Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Kepala Sekolah dalam Mengelola Bisnis Center Technopark Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga Sekolah

View through CrossRef
Penelitian ini mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengembangkan bisnis center berbasis Technopark di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan menganalisis kontribusinya terhadap kesejahteraan warga sekolah. Berangkat dari keterbatasan sumber pendanaan dan kebutuhan penguatan fasilitas praktik vokasi, sekolah menginisiasi Technopark sebagai unit usaha yang terintegrasi dengan kurikulum dan praktik produksi (teaching factory). Metode yang dipakai adalah pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, direktur Technopark, guru produktif, siswa, dan stakeholder mitra. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi; validitas diperkuat melalui triangulasi. Hasil menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) secara sistematis sehingga Technopark menjadi wahana pembelajaran sekaligus sumber pembiayaan alternatif. Surplus usaha dialokasikan untuk insentif guru, beasiswa siswa, peningkatan sarana praktik, dan program pengembangan kompetensi. Kendala utama ditemukan pada keterbatasan SDM manajerial dan belum terformulasinya indikator kinerja terukur. Penelitian merekomendasikan perumusan KPI, penguatan kapasitas manajerial, dan diversifikasi produk untuk menjaga keberlanjutan.
Title: Strategi Kepala Sekolah dalam Mengelola Bisnis Center Technopark Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga Sekolah
Description:
Penelitian ini mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengembangkan bisnis center berbasis Technopark di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan menganalisis kontribusinya terhadap kesejahteraan warga sekolah.
Berangkat dari keterbatasan sumber pendanaan dan kebutuhan penguatan fasilitas praktik vokasi, sekolah menginisiasi Technopark sebagai unit usaha yang terintegrasi dengan kurikulum dan praktik produksi (teaching factory).
Metode yang dipakai adalah pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, direktur Technopark, guru produktif, siswa, dan stakeholder mitra.
Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi; validitas diperkuat melalui triangulasi.
Hasil menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) secara sistematis sehingga Technopark menjadi wahana pembelajaran sekaligus sumber pembiayaan alternatif.
Surplus usaha dialokasikan untuk insentif guru, beasiswa siswa, peningkatan sarana praktik, dan program pengembangan kompetensi.
Kendala utama ditemukan pada keterbatasan SDM manajerial dan belum terformulasinya indikator kinerja terukur.
Penelitian merekomendasikan perumusan KPI, penguatan kapasitas manajerial, dan diversifikasi produk untuk menjaga keberlanjutan.

Related Results

GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
Gaya kepemimpinan adalah cara pemimpin mempengaruhi bawahannya yang diekspresikan dalam bentuk perilaku atau pola kepribadian. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki program dan y...
Teaching Factory sebagai Bagian dari Edupreneurship: Strategi Revitalisasi SMK melalui Technopark
Teaching Factory sebagai Bagian dari Edupreneurship: Strategi Revitalisasi SMK melalui Technopark
Tekno Park merupakan salah satu strategi pengembangan edupreneurship dan teaching factory pada sekolah menengah kejuruan melalui kerjasama dan kolaborasi yang terjalin antara sekol...
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Salah satu kompetensi yang berkaitan dengan tugas kepala sekolah adalah kompetensi pengembangan sekolah, salah satu butir kompetensi ini diantaranya ada...
Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MTs Al-Ikhwan Pekanbaru (Studi Kasus di MTs Al-Ikhwan Pekanbaru)
Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MTs Al-Ikhwan Pekanbaru (Studi Kasus di MTs Al-Ikhwan Pekanbaru)
Keberhasilan atau kegagalan suatu sekolah tergantung pada kepemimpinan kepala sekolahnya, Faktor yang melatar belakangi antara lain, adanya administrasi sekolah yang kurang baik,pe...
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Di SDN SUMPUT SIDOARJO
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Di SDN SUMPUT SIDOARJO
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Peran Kepala Sekolah, mendeskripsikan Bentuk-bentuk Kedisiplinan Peserta Didik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kual...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG
Latar belakang masalah: (1) bagaimana mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang?; (2) bagaimana peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu SD Islam Al Azhar 25 Semara...
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan
Kepemimpinan Kepala Sekolah memiliki peran sangat penting dalam mengelola sumber daya yang dimiliki sekolah. Kepala Sekolah memiliki tugas dan wewenangnya yang harus dilaksanakan d...

Back to Top