Javascript must be enabled to continue!
Profesionalisme Guru Agama Kristen dalam Membina Jemaat
View through CrossRef
Education in congregations is often characterized by the lack of exemplary Christian teachers who teach, foster, and educate them. This example is closely related to the professionalism of Christian teachers in fostering congregations in a consistent, dynamic, effective, and enjoyable way. The professionalism of Christian teachers in teaching and nurturing congregations is the key to bringing the congregation to the perfection of life like Christ. The life and character of the Christian religion teacher greatly influence the life and character of the congregation. A Christian teacher who teaches and nurtures congregations must have a spiritual experience with God have the ability of knowledge, skills, and ability to use methods in the learning process. The method of fostering congregations is one of the most professional teachers of Christianity in fostering a very strategic congregation. Because with this ability, it is possible for Christian religious teachers to be able to bring influence to the quality and spiritual life of the church. Thus, the church has the knowledge of faith in the truth of God, which is able to understand the truth well, has a character like the Lord Jesus Christ, which is to love and serve and have the values of Christ that are applied in everyday life. AbstrakPendidikan dalam jemaat seringkali diwarnai dengan kurangnya keteladanan guru agama Kristen yang mengajar, membina dan mendidik mereka. Keteladanan ini berkaitan erat dengan keprofesionalan guru agama Kristen dalam membina jemaat secara konsisten, dinamis, efektif dan menyenangkan. Profesionalisme guru agama Kristen dalam mengajar dan membina jemaat menjadi kunci dalam membawa jemaat kepada kesempurnaan hidup seperti Kristus. Kehidupan dan karakter guru agama Kristen sangat mempengaruhi kehidupan dan karakter jemaat. Seorang guru agama Kristen yang mengajar dan membina jemaat harus memiliki pengalaman rohani dengan Tuhan, memiliki pengetahuan, keterampilan dan kemampuan menggunakan metode dalam proses pembelajarannya. Metode dalam membina jemaat salah satu keprofesionalan guru agama Kristen dalam membina jemaat yang sangat strategis. Sebab dengan kemampuan ini, maka dimungkinkan guru agama Kristen mampu membawa pengaruh terhadap kualitas dan kehidupan rohani jemaat. Dengan demikian, jemaat memiliki pengetahuan iman akan kebenaran Allah, yakni mampu memahami kebenaran dengan baik, memiliki karakter seperti Tuhan Yesus Kristus, yaitu mengasihi dan melayani serta memiliki nilai-nilai Kristus yang diterapkannya dalam hidup sehari-hari
Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan
Title: Profesionalisme Guru Agama Kristen dalam Membina Jemaat
Description:
Education in congregations is often characterized by the lack of exemplary Christian teachers who teach, foster, and educate them.
This example is closely related to the professionalism of Christian teachers in fostering congregations in a consistent, dynamic, effective, and enjoyable way.
The professionalism of Christian teachers in teaching and nurturing congregations is the key to bringing the congregation to the perfection of life like Christ.
The life and character of the Christian religion teacher greatly influence the life and character of the congregation.
A Christian teacher who teaches and nurtures congregations must have a spiritual experience with God have the ability of knowledge, skills, and ability to use methods in the learning process.
The method of fostering congregations is one of the most professional teachers of Christianity in fostering a very strategic congregation.
Because with this ability, it is possible for Christian religious teachers to be able to bring influence to the quality and spiritual life of the church.
Thus, the church has the knowledge of faith in the truth of God, which is able to understand the truth well, has a character like the Lord Jesus Christ, which is to love and serve and have the values of Christ that are applied in everyday life.
AbstrakPendidikan dalam jemaat seringkali diwarnai dengan kurangnya keteladanan guru agama Kristen yang mengajar, membina dan mendidik mereka.
Keteladanan ini berkaitan erat dengan keprofesionalan guru agama Kristen dalam membina jemaat secara konsisten, dinamis, efektif dan menyenangkan.
Profesionalisme guru agama Kristen dalam mengajar dan membina jemaat menjadi kunci dalam membawa jemaat kepada kesempurnaan hidup seperti Kristus.
Kehidupan dan karakter guru agama Kristen sangat mempengaruhi kehidupan dan karakter jemaat.
Seorang guru agama Kristen yang mengajar dan membina jemaat harus memiliki pengalaman rohani dengan Tuhan, memiliki pengetahuan, keterampilan dan kemampuan menggunakan metode dalam proses pembelajarannya.
Metode dalam membina jemaat salah satu keprofesionalan guru agama Kristen dalam membina jemaat yang sangat strategis.
Sebab dengan kemampuan ini, maka dimungkinkan guru agama Kristen mampu membawa pengaruh terhadap kualitas dan kehidupan rohani jemaat.
Dengan demikian, jemaat memiliki pengetahuan iman akan kebenaran Allah, yakni mampu memahami kebenaran dengan baik, memiliki karakter seperti Tuhan Yesus Kristus, yaitu mengasihi dan melayani serta memiliki nilai-nilai Kristus yang diterapkannya dalam hidup sehari-hari .
Related Results
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
AbstractAnalysis of Poetry Themed Guru Sekumpul by Guru Abdul Hakim and Guru Akhmad Syairazi: Heuristics and Hermeneutics. This research aims to describe the results of heuristic a...
KAJIAN TEOLOGIS: KETELADANAN RASUL PAULUS TERKAIT DENGAN PENYELESAIAN KONFLIK DI JEMAAT KORINTUS DITINJAU DARI 1 KORINTUS 3:1-9:18 - 21 SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERANAN GEREJA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DALAM JEMAAT
KAJIAN TEOLOGIS: KETELADANAN RASUL PAULUS TERKAIT DENGAN PENYELESAIAN KONFLIK DI JEMAAT KORINTUS DITINJAU DARI 1 KORINTUS 3:1-9:18 - 21 SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERANAN GEREJA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DALAM JEMAAT
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk melihat bagaimana seharusnya menyelesaikan dan menghadapi konflik yang terjadi di tengah – tengah jemaat berdasarkan keteladanan rasul Pa...
Membangun Jemaat yang Kontekstual menurut Teori Pembangunan Jemaat Jan Hendriks
Membangun Jemaat yang Kontekstual menurut Teori Pembangunan Jemaat Jan Hendriks
Artikel ini membahas tentang membangun jemaat yang kontekstual menurut teori pembangunan jemaat dengan pendekatan lima faktor. Pendekatan ini dapat dipertimbangkan dalam mengembang...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU DI SMA YA BAKII KESUGIHAN
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU DI SMA YA BAKII KESUGIHAN
Penelitian ini membahas tentang bagaimana implementasi manajemen mutu dalam pengembangan kompetensi profesionalisme guru di SMA Ya BAKII Kesugihan, dan apa faktor pendukung dan pen...
Gaya Komunikasi Pemimpin Jemaat Gereja Every Nation Jakarta dalam Membangun Loyalitas Jemaat
Gaya Komunikasi Pemimpin Jemaat Gereja Every Nation Jakarta dalam Membangun Loyalitas Jemaat
The leader of church congregation, has the role that is vital both in a church and a Christian community. This role is considered to be important due to the influence it has in man...
HUBUNGAN SUPERVISI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK SMP DI KOTA DENPASAR
HUBUNGAN SUPERVISI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK SMP DI KOTA DENPASAR
Peningkatan kinerja guru pendidikan agama Hindu yang bersertifikat pendidik SMP di Kota Denpasar berhubungan dengan supervisi pembelajaran pendidikan agama Hindu dan kompetensi gur...
STRATEGI PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DI ERA DIGITAL
STRATEGI PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DI ERA DIGITAL
Penelitian ini membahas strategi pengembangan profesionalisme guru dalam era digital. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, guru perlu mengembangkan keterampilan dan pengetahua...
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peranan Guru Rupaka sangat diperlukan dalam proses pembelajaran agama. Selain sebagai pendorong bagi anak dan pemuda dalam pembelajaran agama Hindu, Guru Rupaka merupakan suri tula...

