Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Respon Masyarakat Terhadap Usaha Budidaya Jamur Tiram oleh Kelompok Shodaqoh Sampah Di Desa Karangsari

View through CrossRef
Desa Karangsari merupakan salah satu desa yang mengembangkan usaha budidaya jamur tiram melalui Kelompok Shodaqoh Sampah. Keberhasilan usaha ini tidak hanya ditentukan oleh teknis budidaya saja, tetapi juga oleh respon masyarakat terhadap usaha tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis respon masyarakat terhadap usaha budidaya jamur tiram serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkorelasi dengan respon masyarakat. Respon masyarakat dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan konatif. Metode yang digunakan menekankan pada pendekatan partisipatif. Data respon didapatkan melalui FGD, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kecenderungan respon masyarakat Hasil menunjukkan bahwa respon masyarakat pada aspek kognitif, afektif, dan konatif berada dalam kategori sangat baik. Uji korelasi menunjukkan bahwa faktor usia memiliki hubungan negatif signifikan terhadap respon, sedangkan pendapatan berhubungan positif signifikan. Faktor eksternal, yaitu akses informasi dan dukungan sosial, memiliki pengaruh positif yang lebih dominan terhadap semua aspek respon. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan usaha budidaya jamur tiram di Desa Karangsari dapat diperkuat melalui peningkatan akses informasi dan penguatan dukungan sosial masyarakat.
Title: Respon Masyarakat Terhadap Usaha Budidaya Jamur Tiram oleh Kelompok Shodaqoh Sampah Di Desa Karangsari
Description:
Desa Karangsari merupakan salah satu desa yang mengembangkan usaha budidaya jamur tiram melalui Kelompok Shodaqoh Sampah.
Keberhasilan usaha ini tidak hanya ditentukan oleh teknis budidaya saja, tetapi juga oleh respon masyarakat terhadap usaha tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis respon masyarakat terhadap usaha budidaya jamur tiram serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkorelasi dengan respon masyarakat.
Respon masyarakat dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan konatif.
Metode yang digunakan menekankan pada pendekatan partisipatif.
Data respon didapatkan melalui FGD, penyebaran kuesioner, dan wawancara.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kecenderungan respon masyarakat Hasil menunjukkan bahwa respon masyarakat pada aspek kognitif, afektif, dan konatif berada dalam kategori sangat baik.
Uji korelasi menunjukkan bahwa faktor usia memiliki hubungan negatif signifikan terhadap respon, sedangkan pendapatan berhubungan positif signifikan.
Faktor eksternal, yaitu akses informasi dan dukungan sosial, memiliki pengaruh positif yang lebih dominan terhadap semua aspek respon.
Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan usaha budidaya jamur tiram di Desa Karangsari dapat diperkuat melalui peningkatan akses informasi dan penguatan dukungan sosial masyarakat.

Related Results

Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
EDUKASI BUDIDAYA JAMUR TIRAM PADA KELOMPOK WANITA TANI JAMUR TIRAM JAWA GADUT SAIYO LIMAU MANIS KOTA PADANG
EDUKASI BUDIDAYA JAMUR TIRAM PADA KELOMPOK WANITA TANI JAMUR TIRAM JAWA GADUT SAIYO LIMAU MANIS KOTA PADANG
Usaha budidaya jamur tiram dapat memberikan beragam keuntungan yang sangat menjanjikan baik dalam usaha skala besar ataupun usaha kecil.  Permintaan dan nilai jualnya sangat baik d...
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI IOT DI KM 15 KARANG JOANG BALIKPAPAN
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI IOT DI KM 15 KARANG JOANG BALIKPAPAN
Budidaya jamur tiram di Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara, bisa menjadi alternatif untuk memberdayakan komunitas lokal untuk menjadi masyarakat yang lebih produktif serta seb...
TEKNOLOGI BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN JAMUR TIRAM BERBASIS MEDIA LIMBAH GERGAJI KAYU UNTUK MENCIPTAKAN WIRAUSAHA BARU
TEKNOLOGI BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN JAMUR TIRAM BERBASIS MEDIA LIMBAH GERGAJI KAYU UNTUK MENCIPTAKAN WIRAUSAHA BARU
Desa Koto Agung Kecamatan Keliling Danau merupakan daerah pegunungan yang berhawa sejuk dengan curah hujan cukup tinggi. maka sangat mendukung sekali  dalam membudidayakan jamur ti...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...

Back to Top