Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI PEREMPUAN

View through CrossRef
Abstract. This study aims to determine what factors are actually causing early marriage in the village of Bedahan. As well as any impacts arising from early marriage in the village of Bedahan This research is a qualitative study, data collection techniques by conducting observations, interviews and documentation. The sampling technique in this study uses purposive sampling, which is a sampling technique based on criteria, meaning that the natives living in the village of Bedahan are perpetrators of early marriage. The factors causing early marriage in the village of Bedahan are the factors of parents who want to quickly marry off their children, some are pregnant out of wedlock, economics and also education. However, the most dominant factor is due to the parents' factor so that the child can be married quickly and easily understand the proposal of the male candidate. While the impact of early marriage in Bedahan Village is broadly three, namely psychological, health, and social impacts. the economy. When viewed from the psychological impact, they often experience problems such as easy emotions, stress, and burdened, in terms of health due to immature reproductive organs of women prone to giving birth premature babies, if viewed from a socio-economic perspective that is the lack of socialization to the local community shame because of their education disconnected, they only work improvised to meet their needs and are still dependent on their parents.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang sebenarnya mengakibatkan pernikahan dini di Desa Bedahan.  Serta dampak apa saja yang ditimbulkan dari pernikahan dini di Desa Bedahan Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan atas kriteria, maksudnya penduduk asli yang tinggal di Desa Bedahan yang merupakan pelaku pernikahan dini. faktor penyebab terjadinya pernikahan dini di Desa Bedahan yaitu faktor orangtua yang ingin cepat-cepat menikahkan anaknya, ada pula yang hamil diluar nikah, ekonomi dan juga pendidikan. Namun yang paling dominan adalah karena faktor orang tua agar si anak cepat-cepat untuk dinikahkan dan mudah menerimana pinangan si calon pria .Sedangkan dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini di Desa Bedahan secara garis besar ada tiga yaitu dampak psikologis, kesehatan, dan juga sosial-ekonomi. Jika dilihat dari dampak psikologis masih sering mengalami masalah seperti mudah emosi,stress,dan terbebani , dari segi kesehatan karena belum matangnya alat reproduksi perempuan rentan mengalami melahirkan bayi prematur,jika dilihat dari segi sosial-ekonomi yaitu kurangnya bersosialisasi kepada masyarakat setempat malu karena pendidikannya pun terputus, mereka hanya bekerja seadanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan masih bergantung kepada orangtuanya.
LP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Title: DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI PEREMPUAN
Description:
Abstract.
This study aims to determine what factors are actually causing early marriage in the village of Bedahan.
As well as any impacts arising from early marriage in the village of Bedahan This research is a qualitative study, data collection techniques by conducting observations, interviews and documentation.
The sampling technique in this study uses purposive sampling, which is a sampling technique based on criteria, meaning that the natives living in the village of Bedahan are perpetrators of early marriage.
The factors causing early marriage in the village of Bedahan are the factors of parents who want to quickly marry off their children, some are pregnant out of wedlock, economics and also education.
However, the most dominant factor is due to the parents' factor so that the child can be married quickly and easily understand the proposal of the male candidate.
While the impact of early marriage in Bedahan Village is broadly three, namely psychological, health, and social impacts.
the economy.
When viewed from the psychological impact, they often experience problems such as easy emotions, stress, and burdened, in terms of health due to immature reproductive organs of women prone to giving birth premature babies, if viewed from a socio-economic perspective that is the lack of socialization to the local community shame because of their education disconnected, they only work improvised to meet their needs and are still dependent on their parents.
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang sebenarnya mengakibatkan pernikahan dini di Desa Bedahan.
  Serta dampak apa saja yang ditimbulkan dari pernikahan dini di Desa Bedahan Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan atas kriteria, maksudnya penduduk asli yang tinggal di Desa Bedahan yang merupakan pelaku pernikahan dini.
faktor penyebab terjadinya pernikahan dini di Desa Bedahan yaitu faktor orangtua yang ingin cepat-cepat menikahkan anaknya, ada pula yang hamil diluar nikah, ekonomi dan juga pendidikan.
Namun yang paling dominan adalah karena faktor orang tua agar si anak cepat-cepat untuk dinikahkan dan mudah menerimana pinangan si calon pria .
Sedangkan dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini di Desa Bedahan secara garis besar ada tiga yaitu dampak psikologis, kesehatan, dan juga sosial-ekonomi.
Jika dilihat dari dampak psikologis masih sering mengalami masalah seperti mudah emosi,stress,dan terbebani , dari segi kesehatan karena belum matangnya alat reproduksi perempuan rentan mengalami melahirkan bayi prematur,jika dilihat dari segi sosial-ekonomi yaitu kurangnya bersosialisasi kepada masyarakat setempat malu karena pendidikannya pun terputus, mereka hanya bekerja seadanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan masih bergantung kepada orangtuanya.

Related Results

HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
Abstract Background: Early marriage practice in Indonesia is more often found in rural than in urban areas. Objective: The aim of this study is to examine the relationship of socio...
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Latar Belakang: Pernikahan dini menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu kurang dari 2...
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Pernikahan usia anak atau lebih dikenal dengan istilah pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi di berbagai tempat di tanah air, baik di pe...
Problematika Pernikahan Usia Dini
Problematika Pernikahan Usia Dini
Penelitian ini membahas tentang Problematika Pernikahan Usia Dini (Studi Kasus Di Desa Kabubu Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat). Pokok masalah terse...
Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pencegahan Pernikanan Dini Pasca Covid-19
Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pencegahan Pernikanan Dini Pasca Covid-19
Pernikahan dini yang dialami remaja dibawah 19 tahun masih menjadi fenomena dibeberapa daerah di Indonesia. Pernikahan dini lebih rentang terjadi di desa dibanding di kota. Desa go...
Dampak Sosiologis dan Kesehatan Psikologis Masyarakat atas Pernikahan Dini
Dampak Sosiologis dan Kesehatan Psikologis Masyarakat atas Pernikahan Dini
Pernikahan dini adalah masalah umum di banyak masyarakat, termasuk Desa Kayumas, Arjasa Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kesehatan sosiologis dan psi...
Hubungan Antara Religiusitas dan Komitmen Pernikahan dengan Kepuasan Pernikahan Dini pada Remaja
Hubungan Antara Religiusitas dan Komitmen Pernikahan dengan Kepuasan Pernikahan Dini pada Remaja
Marital satisfaction is a feeling of satisfaction or happiness that arises from a balance between individual needs and the needs of a partner. This research is a quantitative study...
REPRESENTASI PERNIKAHAN DINI PADA FILM “YUNI” (Analisis Semiotika Roland Barthes)
REPRESENTASI PERNIKAHAN DINI PADA FILM “YUNI” (Analisis Semiotika Roland Barthes)
Film merupakan sarana komunikasi massa yang dapat dijadikan media penyampaian pesan kepada masyarakat luas, tanda dapat berupa dialog, adegan, mimik, gestur dan latar dalam sebuah ...

Back to Top