Javascript must be enabled to continue!
Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pencegahan Pernikanan Dini Pasca Covid-19
View through CrossRef
Pernikahan dini yang dialami remaja dibawah 19 tahun masih menjadi fenomena dibeberapa daerah di Indonesia. Pernikahan dini lebih rentang terjadi di desa dibanding di kota. Desa golong merupakan salah satu desa yang angka kasus pernikahan dininya cukup tinggi dan mengalami peningkatan setelah pandemi covid-19. Hal ini perlu dicegah dengan segala tindakan, kegiatan, atau upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, masyarakat, Keluarga, dan Orang Tua serta seluruh stakeholder untuk menurunkan angka pernikahan dini. Pengabdian masyarakat oleh tim STIA Mataram bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bahaya/dampak pernikahan dini serta tentang regulasi-regulasi terkait pencegahan pernikahan dini. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Desa Golong, Kec. Narmada, Kab. Lombok Barat dan dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari Kepala Desa dan perangkat desa, tokoh agama, komunitas remaja, tokoh masyarakat, orang tua hingga anak SMA. Sosialisasi ini sangat penting untuk dilakukan agar kasus pernikahan dini bisa diminimalisir mengingat banyak dampak negatifnya. Bahkan diharapkan dengan adanya sosialisasi ini para remaja dan orang tua sadar bahwa pernikahan dini bukanlah solusi dari masalah ekonomi (kemiskinan) yang dialami, namun sebaliknya malah akan menjadi masalah baru dan merugikan banyak pihak. Dengan memiliki pikiran yang positif, berpendidikan, menjauhi pergaulan bebas dan memiliki motivasi atau tujuan untuk menggapai mimpi maka pernikahan dini dapat diminimalisir.
Kata Kunci: Pernikahan Dini, Peran Komunitas Muda, Regulasi Pencegahan Pernikahan Dini
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok
Title: Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pencegahan Pernikanan Dini Pasca Covid-19
Description:
Pernikahan dini yang dialami remaja dibawah 19 tahun masih menjadi fenomena dibeberapa daerah di Indonesia.
Pernikahan dini lebih rentang terjadi di desa dibanding di kota.
Desa golong merupakan salah satu desa yang angka kasus pernikahan dininya cukup tinggi dan mengalami peningkatan setelah pandemi covid-19.
Hal ini perlu dicegah dengan segala tindakan, kegiatan, atau upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, masyarakat, Keluarga, dan Orang Tua serta seluruh stakeholder untuk menurunkan angka pernikahan dini.
Pengabdian masyarakat oleh tim STIA Mataram bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bahaya/dampak pernikahan dini serta tentang regulasi-regulasi terkait pencegahan pernikahan dini.
Kegiatan ini dilakukan di Kantor Desa Golong, Kec.
Narmada, Kab.
Lombok Barat dan dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari Kepala Desa dan perangkat desa, tokoh agama, komunitas remaja, tokoh masyarakat, orang tua hingga anak SMA.
Sosialisasi ini sangat penting untuk dilakukan agar kasus pernikahan dini bisa diminimalisir mengingat banyak dampak negatifnya.
Bahkan diharapkan dengan adanya sosialisasi ini para remaja dan orang tua sadar bahwa pernikahan dini bukanlah solusi dari masalah ekonomi (kemiskinan) yang dialami, namun sebaliknya malah akan menjadi masalah baru dan merugikan banyak pihak.
Dengan memiliki pikiran yang positif, berpendidikan, menjauhi pergaulan bebas dan memiliki motivasi atau tujuan untuk menggapai mimpi maka pernikahan dini dapat diminimalisir.
Kata Kunci: Pernikahan Dini, Peran Komunitas Muda, Regulasi Pencegahan Pernikahan Dini.
Related Results
Burden of the Beast
Burden of the Beast
Introduction
Throughout the COVID-19 pandemic, and its fluctuating waves of infections and the emergence of new variants, Indigenous populations in Australia and worldwide have re...
Si Peduli TBC Komunitas sebagai Upaya Meningkatkan Deteksi Dini Tuberculosis Paru
Si Peduli TBC Komunitas sebagai Upaya Meningkatkan Deteksi Dini Tuberculosis Paru
ABSTRAK Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Upaya pengendalian TBC masih menjadi perhatian nasional yang serius melalui str...
Hubungan Peran Tokoh Masyarakat Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Civitas Akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung
Hubungan Peran Tokoh Masyarakat Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Civitas Akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRACT Covid-19 prevention behavior needs to involve all elements of society including the campus community (civitas academica). Campus activies in preventing covid-19 require a ...
Eksploitasi Ladies CB Oleh Komunitas CB
Eksploitasi Ladies CB Oleh Komunitas CB
Komunitas CB merupakan salah satu komunitas motor yang memiliki kegemaran terhadap motor klasik. Kontes menjadi salah satu bentuk eksploitasi perempuan (ladies CB) dalam acara komu...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN MASALAH PSIKOLOGIS PADA IBU PASCA MELAHIRKAN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN MASALAH PSIKOLOGIS PADA IBU PASCA MELAHIRKAN
Latar Belakang : Masalah psikologi pasca melahirkan sering dialami oleh sebagian besar ibu. Kondisi psikologis pasca melahirkan menunjukan bahwa sebagian ibu mengalami perubahan em...
Etnografi Etnografi Komunikasi Komunitas Walagri Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Karinding
Etnografi Etnografi Komunikasi Komunitas Walagri Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Karinding
Studi Pada Komunitas Walagri Desa Lame Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka
Penelitian ini mengenai kesenian tradisional pada komunitas Walagri yang merupakan salah satu ke...
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang ...

