Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

REPRESENTASI PERNIKAHAN DINI PADA FILM “YUNI” (Analisis Semiotika Roland Barthes)

View through CrossRef
Film merupakan sarana komunikasi massa yang dapat dijadikan media penyampaian pesan kepada masyarakat luas, tanda dapat berupa dialog, adegan, mimik, gestur dan latar dalam sebuah adegan. Banyak film yang mengangkat isu sosial di masyarakat, hal ini diharapkan dapat mengubah perspektif dan pola pemikiran masyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia pernikahan dini, perempuan putus sekolah dan menjadi ibu rumah tangga adalah hal yang lumrah. Namun di sisi lain pernikahan dini nyatanya menjadi penyebab banyaknya kasus KDRT dan pelecehan seksual yang merugikan kaum perempuan. Menurut UNICEF 2018 terdapat 650 juta anak perempuan menikah sebelum usia 18 tahun dan Indonesia merupakan negara ke-8 dengan angka pernikahan dini tertinggi di dunia. Dalam film Yuni membahas berbagai isu mengenai kaum perempuan yang menjadi korban atas maraknya pernikahan dini yang masih menjadi budaya pada beberapa kalangan masyarakat Indonesia. Penelitian berupa kualitatif deskriptif dengan metode Roland Barthes yang mengkaji makna denotasi, konotasi dan mitos dari objek. Hasil dari penelitian ini adalah pernikahan dini tanpa persiapan yang cukup, baik secara mental, biologis dan ekonomi akan menimbulkan tindak kekerasan dalam rumah tangga serta sulitnya mencapai kehidupan yang layak. Yuni, Suci, Tika dan Sarah merupakan contoh korban pernikahan dini. Pernikahan dengan persiapan yang matang dan di usia yang cukup akan menekan angka kasus KDRT, perceraian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.Kata Kunci: Film, Pernikahan Dini, KDRT, Roland Barthes
Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta
Title: REPRESENTASI PERNIKAHAN DINI PADA FILM “YUNI” (Analisis Semiotika Roland Barthes)
Description:
Film merupakan sarana komunikasi massa yang dapat dijadikan media penyampaian pesan kepada masyarakat luas, tanda dapat berupa dialog, adegan, mimik, gestur dan latar dalam sebuah adegan.
Banyak film yang mengangkat isu sosial di masyarakat, hal ini diharapkan dapat mengubah perspektif dan pola pemikiran masyarakat.
Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia pernikahan dini, perempuan putus sekolah dan menjadi ibu rumah tangga adalah hal yang lumrah.
Namun di sisi lain pernikahan dini nyatanya menjadi penyebab banyaknya kasus KDRT dan pelecehan seksual yang merugikan kaum perempuan.
Menurut UNICEF 2018 terdapat 650 juta anak perempuan menikah sebelum usia 18 tahun dan Indonesia merupakan negara ke-8 dengan angka pernikahan dini tertinggi di dunia.
Dalam film Yuni membahas berbagai isu mengenai kaum perempuan yang menjadi korban atas maraknya pernikahan dini yang masih menjadi budaya pada beberapa kalangan masyarakat Indonesia.
Penelitian berupa kualitatif deskriptif dengan metode Roland Barthes yang mengkaji makna denotasi, konotasi dan mitos dari objek.
Hasil dari penelitian ini adalah pernikahan dini tanpa persiapan yang cukup, baik secara mental, biologis dan ekonomi akan menimbulkan tindak kekerasan dalam rumah tangga serta sulitnya mencapai kehidupan yang layak.
Yuni, Suci, Tika dan Sarah merupakan contoh korban pernikahan dini.
Pernikahan dengan persiapan yang matang dan di usia yang cukup akan menekan angka kasus KDRT, perceraian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Kata Kunci: Film, Pernikahan Dini, KDRT, Roland Barthes.

Related Results

Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Latar Belakang: Pernikahan dini menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu kurang dari 2...
Representasi Maskulinitas pada Sosok Ayah dalam Film (Studi Semiotika Roland Barthes pada Film Fatherhood)
Representasi Maskulinitas pada Sosok Ayah dalam Film (Studi Semiotika Roland Barthes pada Film Fatherhood)
Film is the dominant form of visual mass communication in this world. In general, films are built upon signs, which include images and sounds. On June 18, 2021, Netflix released th...
Semiotika Roland Barthes: Gerak tari pada pertunjukan Bedug Kerok di kampung seni Yudha Asri
Semiotika Roland Barthes: Gerak tari pada pertunjukan Bedug Kerok di kampung seni Yudha Asri
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengkategorikan tanda-tanda dalam pertunjukan gendang kerok dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Pertunjukan b...
Analisis Budaya Patriarki pada Film Layar Lebar Yuni
Analisis Budaya Patriarki pada Film Layar Lebar Yuni
This research seeks to reveal the patriarchal cultural hegemony in Yuni's film. The film, which was released on December 9, 2021, uses Jaseng (Javanese Attack)...
Analisis Semiotika Nilai Kolektivitas Remaja dalam Anime Wind Breaker (Perspektif Roland Barthes)
Analisis Semiotika Nilai Kolektivitas Remaja dalam Anime Wind Breaker (Perspektif Roland Barthes)
Film is an effective medium to introduce a country's culture to other countries as well as acting as a form of literary work. This research aims to analyze the representation of Sh...
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
Abstract Background: Early marriage practice in Indonesia is more often found in rural than in urban areas. Objective: The aim of this study is to examine the relationship of socio...
Makna Komunikasi Antarpersona dalam Membina Hubungan Persahabatan
Makna Komunikasi Antarpersona dalam Membina Hubungan Persahabatan
Abstract. This research is entitled Interpersonal Communication Meaning in Building Friendship (Roland Barthes' Semiotics Analysis in The Bad Guys Film). The purpose of this resear...
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
ABSTRACTThe importance of fashion campaigns in the process of political communication in Indonesia has gained its own spotlight over the years. Clothing is seen to have an artifact...

Back to Top