Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS JALUR TERPENDEK DALAM EVAKUASI BENCANA TSUNAMI DI DESA TOWARA DENGAN MENGUNAKAN ALOGARITMA A-STAR (A*)
View through CrossRef
Kabupaten Pulau Morotai yang terletak di Maluku Utara merupakan salah satu daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami di Indonesia, sehingga sangat penting untuk mengetahui jalur evakuasi tsunami di wilayah yang berpotensi tsunami di Kabupaten Pulau Morotai, Salah satunya adalah Kecamatan Morotai Jaya. Mengacu pada beberapa sumber penelitian sebelumnya, jalur evakuasi bencana dimodelkan dengan menggunakan Teori Graf, khususnya hubungan atau konektivitas antar objek pada graf berbobot. Persimpangan jalan direpresentasikan sebagai titik dan jalur evakuasi tsunami direpresentasikan sebagai sisi. Pencarian jalur evakuasi tsunami dicari menggunakan algoritma A-Star (A*), disimpulkan bahwa penentuan jalur terpendek untuk evakuasi bencana tsunami, dari titik asal dan ke titik tujuan (terminal vertekx) yaitu dan . memiliki jarak tempuh yang berbeda, oleh sebab itu, apa bila saya berada pada titik dan memililih jalur terpendek dari titik ke titik tujuan dan maka saya akan memilih dari titik menuju ke titik tujuan L karena dari titik A ke L lebih dekat dibandingkan dari titik ke . Begitu pun sebaliknya apabila saya berada pada titik dan maka jalur terpendek yang saya pilih adalah jalur yang menuju ke titik tujuan M, karena dari titik atau ke titik lebih dekat dibandingkan dari titik atau ke titik .
Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII
Title: ANALISIS JALUR TERPENDEK DALAM EVAKUASI BENCANA TSUNAMI DI DESA TOWARA DENGAN MENGUNAKAN ALOGARITMA A-STAR (A*)
Description:
Kabupaten Pulau Morotai yang terletak di Maluku Utara merupakan salah satu daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami di Indonesia, sehingga sangat penting untuk mengetahui jalur evakuasi tsunami di wilayah yang berpotensi tsunami di Kabupaten Pulau Morotai, Salah satunya adalah Kecamatan Morotai Jaya.
Mengacu pada beberapa sumber penelitian sebelumnya, jalur evakuasi bencana dimodelkan dengan menggunakan Teori Graf, khususnya hubungan atau konektivitas antar objek pada graf berbobot.
Persimpangan jalan direpresentasikan sebagai titik dan jalur evakuasi tsunami direpresentasikan sebagai sisi.
Pencarian jalur evakuasi tsunami dicari menggunakan algoritma A-Star (A*), disimpulkan bahwa penentuan jalur terpendek untuk evakuasi bencana tsunami, dari titik asal dan ke titik tujuan (terminal vertekx) yaitu dan .
memiliki jarak tempuh yang berbeda, oleh sebab itu, apa bila saya berada pada titik dan memililih jalur terpendek dari titik ke titik tujuan dan maka saya akan memilih dari titik menuju ke titik tujuan L karena dari titik A ke L lebih dekat dibandingkan dari titik ke .
Begitu pun sebaliknya apabila saya berada pada titik dan maka jalur terpendek yang saya pilih adalah jalur yang menuju ke titik tujuan M, karena dari titik atau ke titik lebih dekat dibandingkan dari titik atau ke titik .
Related Results
PERANCANGAN JALUR EVAKUASI DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA SINGARAJA, BALI
PERANCANGAN JALUR EVAKUASI DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA SINGARAJA, BALI
Jalur evakuasi berperan penting pada bangunan rumah sakit. Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda
Singaraja belum memiliki jalur evakuasi. Hal tersebut mendorong pihak rumah sak...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Evaluasi Kinerja Jalur Evakuasi Tsunami di Wilayah Kota Padang (Studi Kasus Ruas Jalan Sawahan)
Evaluasi Kinerja Jalur Evakuasi Tsunami di Wilayah Kota Padang (Studi Kasus Ruas Jalan Sawahan)
Kota Padang merupakan wilayah rawan tsunami dengan risiko evakuasi tinggi. Penelitian ini mengevaluasi kinerja jalur evakuasi tsunami pada Ruas Jalan Sawahan. Penelitian ini bertuj...
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana
Pembentukan relawan kebencanaan sebagai salah satu program kerja KKN Desa Tanjung Luar sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana terlaksana dengan baik berkat kerjasam...
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
Kesiapan dan pencegahan terhadap bencana alam merupakan salah satu faktor dalam mengurangi dampak kerugian serta korban. Bencana adalah suatu rangkaian peristiwa mengganggu, merusa...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
PKM Jemaat GBI Kolongan Tentang Bencana-Bencana Geologis dan Mitigasinya
PKM Jemaat GBI Kolongan Tentang Bencana-Bencana Geologis dan Mitigasinya
Secara geologis, wilayah Sulawesi Utara merupakan wilayah yang rawan bencana geologis karena merupakan tempat pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, seperti lempeng Filipina, l...

