Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Optimalisasi Pemanfaatan Dan Pengelolaan Terminal Angkutan Umum Sawerigading Kota Sengkang Kabupaten Wajo

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini yaitu Menganalisis faktor-faktor teridentifikasi yang mempengaruhi ketidakoptimalan pemanfaatan dan pengelolaan terminal angkutan umum Sawerigading Kota Sengkang dan merumuskan konsep dan strategi pengoptimalisasian pemanfaatan dan pengelolaan terminal angkutan umum Sawerigading wilayah Kota Sengkang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam analisis data pada panelitian ini akan digunakan teori dari Bogdan dan Biklen. Hasil penelitian menunjukkan 1. Ketidakoptimalan pemanfataan dan pengelolaan terminal angkutan umum Sawerigading Kota Sengkang dipengaruhi oleh faktor-faktor yakni letak terminal yang cukup jauh dari pusat kegiatan kota, kurangnya keterkaitan terminal dengan sistem transit lokal, kurang tegasnya penertiban yang dilakukan oleh petugas terminal membuat fungsi terminal kurang maksimal sehingga pengguna terminal enggan untuk masuk terminal. 2. Konsep dan strategi pengoptimalisasian pemanfaatan dan pengelolaan terminal angkutan umum Sawerigading Kota Sengkang harus disesuaikan dengan kebijakan pengembangan wilayah Kota Sengkang, keberadaan lokasi terminal Sawerigading kurang sinergi dengan kebijakan yang ada, karena pengembangan wilayah Kota Sengkang lambat dalam mengantisipasi perkembangan kota menjadi pusat pertumbuhan baru. The purpose of this study is to analyze the identified factors that influence the non-optimal utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in Sengkang City and to formulate concepts and strategies for optimizing the utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in the Sengkang City area. This research is field research analyze the identified factors that influence the non-optimal utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in Sengkang City and to formulate concepts and strategies for optimizing the utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in the Sengkang City area. This research is field research. The approach used in this research is descriptive-qualitative. In analyzing the data in this panel, the theory from Bogdan and Biklen will be used. The results of the study show that: 1. The non-optimal utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in Sengkang City is influenced by factors, namely the location of the terminal, which is quite far from the center of city activities; the lack of connection between the terminal and the local transit system; and the lack of strict enforcement by terminal officers, which makes the terminal function less than optimal and makes terminal users reluctant to enter the terminal. 2. The concept and strategy for optimizing the utilization and management of the Sengkang City Sawerigading public transport terminal must be adjusted to the regional development policy of Sengkang City; the existence of the Sawerigading terminal location lacks synergy with existing policies because the development of the Sengkang City area is slow in anticipating the city's development to become a new growth center.
Title: Optimalisasi Pemanfaatan Dan Pengelolaan Terminal Angkutan Umum Sawerigading Kota Sengkang Kabupaten Wajo
Description:
Tujuan dari penelitian ini yaitu Menganalisis faktor-faktor teridentifikasi yang mempengaruhi ketidakoptimalan pemanfaatan dan pengelolaan terminal angkutan umum Sawerigading Kota Sengkang dan merumuskan konsep dan strategi pengoptimalisasian pemanfaatan dan pengelolaan terminal angkutan umum Sawerigading wilayah Kota Sengkang.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research).
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.
Dalam analisis data pada panelitian ini akan digunakan teori dari Bogdan dan Biklen.
Hasil penelitian menunjukkan 1.
Ketidakoptimalan pemanfataan dan pengelolaan terminal angkutan umum Sawerigading Kota Sengkang dipengaruhi oleh faktor-faktor yakni letak terminal yang cukup jauh dari pusat kegiatan kota, kurangnya keterkaitan terminal dengan sistem transit lokal, kurang tegasnya penertiban yang dilakukan oleh petugas terminal membuat fungsi terminal kurang maksimal sehingga pengguna terminal enggan untuk masuk terminal.
2.
Konsep dan strategi pengoptimalisasian pemanfaatan dan pengelolaan terminal angkutan umum Sawerigading Kota Sengkang harus disesuaikan dengan kebijakan pengembangan wilayah Kota Sengkang, keberadaan lokasi terminal Sawerigading kurang sinergi dengan kebijakan yang ada, karena pengembangan wilayah Kota Sengkang lambat dalam mengantisipasi perkembangan kota menjadi pusat pertumbuhan baru.
The purpose of this study is to analyze the identified factors that influence the non-optimal utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in Sengkang City and to formulate concepts and strategies for optimizing the utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in the Sengkang City area.
This research is field research analyze the identified factors that influence the non-optimal utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in Sengkang City and to formulate concepts and strategies for optimizing the utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in the Sengkang City area.
This research is field research.
The approach used in this research is descriptive-qualitative.
In analyzing the data in this panel, the theory from Bogdan and Biklen will be used.
The results of the study show that: 1.
The non-optimal utilization and management of the Sawerigading public transport terminal in Sengkang City is influenced by factors, namely the location of the terminal, which is quite far from the center of city activities; the lack of connection between the terminal and the local transit system; and the lack of strict enforcement by terminal officers, which makes the terminal function less than optimal and makes terminal users reluctant to enter the terminal.
2.
The concept and strategy for optimizing the utilization and management of the Sengkang City Sawerigading public transport terminal must be adjusted to the regional development policy of Sengkang City; the existence of the Sawerigading terminal location lacks synergy with existing policies because the development of the Sengkang City area is slow in anticipating the city's development to become a new growth center.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISA PERBANDINGAN KEPUASAN PENUMPANG ANGKUTAN UMUM DAN ANGKUTAN UMUM BERBASIS APLIKASI ( Studi Kasus : Masyarakat Kota Cianjur )
ANALISA PERBANDINGAN KEPUASAN PENUMPANG ANGKUTAN UMUM DAN ANGKUTAN UMUM BERBASIS APLIKASI ( Studi Kasus : Masyarakat Kota Cianjur )
Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kualitas pelayanan angkutan umum konvensional yang berupa angkutan kota dan angkutan umum berbasis aplikasi dengan sampel dari aplikasi...
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
Munculnya transportasi berbasis online menimbulkan aksi demonstrasi besar diwilayah jawa timur salah satunya dikota Malang,aksi dilakukan oleh para pengemudi angkutan konvensional ...
PENGAWASAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM KOTA LHOKSEUMAWE
PENGAWASAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM KOTA LHOKSEUMAWE
Penelitian ini berjudul “Pengawasan Angkutan Penumpang Umum Di Kota Lhokseumawe”  masih kurangnya pengawasan terhadap angkutan Labi-labi yang menurunkan...
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA PALU
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA PALU
Pelayanan angkutan umum di Kota Palu saat ini mengalami penurunan, yang ditandai dengan jumlah penumpang yang semakin sedikit setiap tahunnya. Namun demikian, angkutan umum m...
Evaluasi Kinerja Angkutan Perkotaan K-02 Kota Bekasi
Evaluasi Kinerja Angkutan Perkotaan K-02 Kota Bekasi
Abstract. The K-02 city transport route is one of the longest route among the 78 city transport routes operating in Bekasi City. The K-02 city transport traverses densely populated...
Model Transformasi Angkutan Umum di Kota Makassar
Model Transformasi Angkutan Umum di Kota Makassar
Abstract. This research aims to determine changes in the choice of public transport in the city of Makassar and directions that can be taken to support its development. This resear...
PERILAKU MEKANIK BALOK BETON BERTULANG TANPA DAN DENGAN SENGKANG PASCABAKAR
PERILAKU MEKANIK BALOK BETON BERTULANG TANPA DAN DENGAN SENGKANG PASCABAKAR
Kebakaran menyebabkan kerusakan pada balok beton bertulang. Pada saat kebakaran terjadiperubahan kimiawi secara bertahap pada beton bertulang. Akibat perubahan kimiamenyebabkan bet...

Back to Top