Javascript must be enabled to continue!
GAMBARAN SWAMEDIKASI PENYAKIT MAAG PADA MAHASISWA DI KOTA MEDAN
View through CrossRef
Maag adalah penyakit gangguan pencernaan yang dianggap sebagai salah satu jenis penyakit ringan dan dapat ditangani dengan swamedikasi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran swamedikasi maag dikalangan mahasiswa universitas negeri Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survei, data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner kepada 106 responden dari tiga jurusan berbeda menggunakan google form yang selanjutnya, data tersebut dianalisis untuk menggambarkan hasil penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi mahasiswa di Kota Medan termasuk dalam kategori kurang baik, di mana 51,9% mahasiswa belum familiar dengan istilah swamedikasi, hal ini berbanding terbalik dengan upaya swamedikasi maag yang dikategorikan baik dimana 69,8% mahasiswa mengetauhi bahwa antasida termasuk obat maag yang bisa dibeli tanpa preskripsi medis. Langkah swamedikasi oleh mahasiswa di Kota Medan dikategorikan sebagai cukup baik karena 58,5% mahasiswa membeli obat ke apotek sesuai keluhan jika mengalami sakit ringan seperti maag, 67% mahasiswa menentukan merek obat yang digunakan berdasarkan saran dari apoteker atau asisten apoteker dan 22,6% mahasiswa mengetauhi dari kemasan obat yang sering digunakan. Kesimpulan dari studi ini tingkat pengetahuan swamedikasi maag mahasiswa di Kota Medan secara keseluruhan termasuk kategori sangat baik (46,6%), baik (41,5%), cukup baik (12,2%) dan upaya swamedikasi maag termasuk kategori sangat baik (48,1%), baik (29,2%), cukup baik (16%). Bentuk obat yang paling banyak disukai adalah tablet (50%) dan sirup (35,8%).
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: GAMBARAN SWAMEDIKASI PENYAKIT MAAG PADA MAHASISWA DI KOTA MEDAN
Description:
Maag adalah penyakit gangguan pencernaan yang dianggap sebagai salah satu jenis penyakit ringan dan dapat ditangani dengan swamedikasi.
Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran swamedikasi maag dikalangan mahasiswa universitas negeri Kota Medan.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survei, data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner kepada 106 responden dari tiga jurusan berbeda menggunakan google form yang selanjutnya, data tersebut dianalisis untuk menggambarkan hasil penelitian.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi mahasiswa di Kota Medan termasuk dalam kategori kurang baik, di mana 51,9% mahasiswa belum familiar dengan istilah swamedikasi, hal ini berbanding terbalik dengan upaya swamedikasi maag yang dikategorikan baik dimana 69,8% mahasiswa mengetauhi bahwa antasida termasuk obat maag yang bisa dibeli tanpa preskripsi medis.
Langkah swamedikasi oleh mahasiswa di Kota Medan dikategorikan sebagai cukup baik karena 58,5% mahasiswa membeli obat ke apotek sesuai keluhan jika mengalami sakit ringan seperti maag, 67% mahasiswa menentukan merek obat yang digunakan berdasarkan saran dari apoteker atau asisten apoteker dan 22,6% mahasiswa mengetauhi dari kemasan obat yang sering digunakan.
Kesimpulan dari studi ini tingkat pengetahuan swamedikasi maag mahasiswa di Kota Medan secara keseluruhan termasuk kategori sangat baik (46,6%), baik (41,5%), cukup baik (12,2%) dan upaya swamedikasi maag termasuk kategori sangat baik (48,1%), baik (29,2%), cukup baik (16%).
Bentuk obat yang paling banyak disukai adalah tablet (50%) dan sirup (35,8%).
Related Results
Hubungan Pengetahuan Batuk dan Common Cold dengan Perilaku Swamedikasi Batuk dan Common Cold pada Mahasiswa Kedokteran, Jakarta Utara
Hubungan Pengetahuan Batuk dan Common Cold dengan Perilaku Swamedikasi Batuk dan Common Cold pada Mahasiswa Kedokteran, Jakarta Utara
Pendahuluan: Swamedikasi yang salah akan menimbulkan dampak negatif. Pengetahuan adalah salah satu faktor pembentuk tindakan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ga...
Perilaku Swamedikasi
Perilaku Swamedikasi
Latar belakang: Swamedikasi merupakan perilaku mengkonsumsi obat sendiri berdasarkan diagnosis terhadap gejala sakit yang terjadi. Swamedikasi sendiri merupakan bagian dari “self c...
Pengetahuan Mahasiswa Non-Kesehatan tentang Penggunaan Obat Antipiretik secara Swamedikasi
Pengetahuan Mahasiswa Non-Kesehatan tentang Penggunaan Obat Antipiretik secara Swamedikasi
Swamedikasi merupakan upaya pengobatan sendiri tanpa resep dokter. Antipiretik menempati posisi pertama sebagai obat yang paling banyak dibeli dalam pelaksanaan swamedikasi. Swamed...
TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT RASIONAL DALAM SWAMEDIKASI PADA MAHASISWA FARMASI IIK BHAKTI WIYATA KEDIRI
TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT RASIONAL DALAM SWAMEDIKASI PADA MAHASISWA FARMASI IIK BHAKTI WIYATA KEDIRI
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, masyarakat mendapat kemudahan dalam mengakses informasi, termasuk informasi mengenai kesehatan. Disamping itu adanya kemudahan dala...
Penyuluhan Interaktif Partisipatif untuk Meningkatkan Literasi Pengobatan Mandiri Sakit Maag di Desa Wairkoja, Kabupaten Sikka
Penyuluhan Interaktif Partisipatif untuk Meningkatkan Literasi Pengobatan Mandiri Sakit Maag di Desa Wairkoja, Kabupaten Sikka
Pengobatan mandiri atau swamedikasi sakit maag merupakan upaya mandiri masyarakat dalam mengatasi keluhan maag menggunakan obat tanpa resep dokter. Penggunaan obat tanpa pengawasan...
Pengaruh Pengetahuan terhadap Rasionalitas Penggunaan Obat Swamedikasi dalam Pengobatan Common Cold
Pengaruh Pengetahuan terhadap Rasionalitas Penggunaan Obat Swamedikasi dalam Pengobatan Common Cold
Common cold merupakan infeksi ringan saluran pernapasan atas yang sering ditangani melalui swamedikasi. Swamedikasi merupakan tindakan perawatan mandiri tanpa resep dokter. Common ...
ANALISIS PENGARUH PENERIMAAN INFORMASI PADA KETEPATAN SWAMEDIKASI
ANALISIS PENGARUH PENERIMAAN INFORMASI PADA KETEPATAN SWAMEDIKASI
Swamedikasi dikalangan masyarakat cenderung meningkat. Oleh karena itu, sebagai pelaku swamedikasi harus tepat dalam melakukan swamedikasi untuk menghindari kesalahan dalam penggun...
Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi pada Mahasiswa di Pondok Pesantren Nurul Hakim Jatinangor
Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi pada Mahasiswa di Pondok Pesantren Nurul Hakim Jatinangor
Swamedikasi adalah pemilihan dan penggunaan obat sendiri oleh seorang inidividu untuk mengatasi penyakit atau gejala penyakit. Banyaknya mahasiswa yang tinggal sendiri (kos) jauh d...

