Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengetahuan Masyarakat Desa Cikole Lembang Kecamatan Kabupaten Bandung Barat pada Swamedikasi dalam Mengatasi Penyakit Gastritis

View through CrossRef
Abstract. Public knowledge of disease is important for achieving a better quality of life so that they will care and comply with drug identification, so that errors do not occur, in dealing with health problems or medication errors. Understanding of performing an act of self-medication of disease is very necessary because the slightest mistake made by the patient will be fatal and even death. Based on the survey results, in general, people are more likely to do self-medication if they feel a health symptom. Such as, influenza, fever, diarrhea, ulcers (gastritis) and others, with only minimal educational knowledge and information. light. The perceived benefits of self-medication include drugs that are easy to obtain because they are sold freely in stalls, pharmacies and drug stores. Without having to attach a doctor's prescription. Thus, the cost of treatment is cheaper. According to information, disease data from the Cikole Community Health Center in Lembang District shows that the disease occupies the top 6 every month (Cikole Public Health Center, 2021). The purpose of this study was to determine the extent of understanding of the community in Cikole Village, Lembang District in identifying the right drug, using descriptive research methods through questionnaires. which are often used are Antacids (91.1%), tablet dosage forms (66.6%) and in the use of gastritis drugs and their storage are in the good category (86.43%). Abstrak. Pengetahuan masyarakat terhadap penyakit merupakan hal penting untuk tercapainya kualitas kehidupan yang lebih baik sehingga akan peduli dan patuh terhadap identifikasi obat, agar tidak terjadi kesalahan dalam menangani masalah kesehatan atau medication error. Pemahaman melakukan suatu tindakan swamedikasi penyakit sangatlah diperlukan karena kesalahan sedikit saja yang dilakukan penderita akan berakibat fatal bahkan kematian. Berdasarkan hasil survei pada umumnya masyarakat lebih cenderung melakukan swamedikasi apabila merasakan suatu gejala kesehatan. Seperti, influenza, demam, diare, maag (gastritis) dan lainnya, dengan hanya berbekal pengetahuan edukasi dan informasi yang minim. swamedikasi merupakan penggunaan obat oleh seseorang untuk pengobatan diri sendiri berdasarkan diagnosa gejala sendiri, tanpa berkonsultasi dengan dokter biasanya dilakukan dalam mengatasi keluhan penyakit ringan. keuntungan yang dirasakan dari swamedikasi obat mudah didapat karena dijual bebas diwarung, Apotek dan toko obat. tanpa harus dilampirkan resep dokter. Sehingga, biaya berobatpun lebih murah. Menurut informasi data penyakit dari Puskesmas Cikole Kecamatan lembang bahwa penyakit gastritis setiap bulannya menempati 6 besar (Puskesmas Cikole, 2021). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat Desa Cikole Kecamatan lembang dalam mengidentifikasi obat yang tepat, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. dan penyebaran melalui kuesioner, dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat Desa Cikole pada swamedikasi penyakit gastritis termasuk kategori baik (90,79%) obat yang sering digunakan adalah golongan Antasida (91,1%), bentuk sediaan tablet (66,6%) dan dalam penggunaan obat gastritis dan penyimpanannya termasuk kategori baik (86,43%).
Title: Pengetahuan Masyarakat Desa Cikole Lembang Kecamatan Kabupaten Bandung Barat pada Swamedikasi dalam Mengatasi Penyakit Gastritis
Description:
Abstract.
Public knowledge of disease is important for achieving a better quality of life so that they will care and comply with drug identification, so that errors do not occur, in dealing with health problems or medication errors.
Understanding of performing an act of self-medication of disease is very necessary because the slightest mistake made by the patient will be fatal and even death.
Based on the survey results, in general, people are more likely to do self-medication if they feel a health symptom.
Such as, influenza, fever, diarrhea, ulcers (gastritis) and others, with only minimal educational knowledge and information.
light.
The perceived benefits of self-medication include drugs that are easy to obtain because they are sold freely in stalls, pharmacies and drug stores.
Without having to attach a doctor's prescription.
Thus, the cost of treatment is cheaper.
According to information, disease data from the Cikole Community Health Center in Lembang District shows that the disease occupies the top 6 every month (Cikole Public Health Center, 2021).
The purpose of this study was to determine the extent of understanding of the community in Cikole Village, Lembang District in identifying the right drug, using descriptive research methods through questionnaires.
which are often used are Antacids (91.
1%), tablet dosage forms (66.
6%) and in the use of gastritis drugs and their storage are in the good category (86.
43%).
Abstrak.
Pengetahuan masyarakat terhadap penyakit merupakan hal penting untuk tercapainya kualitas kehidupan yang lebih baik sehingga akan peduli dan patuh terhadap identifikasi obat, agar tidak terjadi kesalahan dalam menangani masalah kesehatan atau medication error.
Pemahaman melakukan suatu tindakan swamedikasi penyakit sangatlah diperlukan karena kesalahan sedikit saja yang dilakukan penderita akan berakibat fatal bahkan kematian.
Berdasarkan hasil survei pada umumnya masyarakat lebih cenderung melakukan swamedikasi apabila merasakan suatu gejala kesehatan.
Seperti, influenza, demam, diare, maag (gastritis) dan lainnya, dengan hanya berbekal pengetahuan edukasi dan informasi yang minim.
swamedikasi merupakan penggunaan obat oleh seseorang untuk pengobatan diri sendiri berdasarkan diagnosa gejala sendiri, tanpa berkonsultasi dengan dokter biasanya dilakukan dalam mengatasi keluhan penyakit ringan.
keuntungan yang dirasakan dari swamedikasi obat mudah didapat karena dijual bebas diwarung, Apotek dan toko obat.
tanpa harus dilampirkan resep dokter.
Sehingga, biaya berobatpun lebih murah.
Menurut informasi data penyakit dari Puskesmas Cikole Kecamatan lembang bahwa penyakit gastritis setiap bulannya menempati 6 besar (Puskesmas Cikole, 2021).
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat Desa Cikole Kecamatan lembang dalam mengidentifikasi obat yang tepat, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif.
dan penyebaran melalui kuesioner, dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat Desa Cikole pada swamedikasi penyakit gastritis termasuk kategori baik (90,79%) obat yang sering digunakan adalah golongan Antasida (91,1%), bentuk sediaan tablet (66,6%) dan dalam penggunaan obat gastritis dan penyimpanannya termasuk kategori baik (86,43%).

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Stres psikologis dengan kejadian gastritis pada narapidana di sukadana, Lampung
Stres psikologis dengan kejadian gastritis pada narapidana di sukadana, Lampung
Psychological stress in gastritis occurrence among prisoners at sukadana, LampungBackground: Based on Indonesia's health profile in 2011, gastritis is one of the 10 most common dis...
Community Involvement (Keterlibatan Masyarakat) dalam Pengembangan Destinasi Wisata
Community Involvement (Keterlibatan Masyarakat) dalam Pengembangan Destinasi Wisata
Abstract. In the process of developing Lembang Park Zoo tourist destinations, the community has been involved from the beginning so that the local community has a responsibility in...
Keterlibatan Guru PAI dalam Menangani Perilaku Bullying Siswa di SDN Lembang
Keterlibatan Guru PAI dalam Menangani Perilaku Bullying Siswa di SDN Lembang
Abstract. This study is motivated by the problem of student bullying behavior that occurs in SDN Lembang, PAI teachers have involvement in dealing with and preventing bullying beha...
Pendekatan Ekologi Lanskap dalam Pemanfaatan Ruang Kawasan Wisata Alam Desa Cikole
Pendekatan Ekologi Lanskap dalam Pemanfaatan Ruang Kawasan Wisata Alam Desa Cikole
Abstract. The Natural Tourism Area of Cikole Village plays a vital ecological role as a mountainous forest, a water catchment area, and a nature-based tourism destination. However,...
Perilaku Swamedikasi
Perilaku Swamedikasi
Latar belakang: Swamedikasi merupakan perilaku mengkonsumsi obat sendiri berdasarkan diagnosis terhadap gejala sakit yang terjadi. Swamedikasi sendiri merupakan bagian dari “self c...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top