Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERMAINAN TRADISIONAL BAGI ANAK USIA DINI DI KALIMANTAN BARAT

View through CrossRef
Wealth owned by the people of West Kalimantan (Kalbar) is a potential that needs to be maintained and developed, one of which is the wealth of traditional games. The focus of this research is to conduct an inventory of traditional games for early childhood in Kalbar. This study uses a qualitative approach. This research activity is located in Kalbar. The source of this research is the community consisting of: Community Leaders of Kalbar, Communities, children, parents. The research methods used were in-depth interviews, observation; and documentation studies. Analysis of qualitative research data through three stages that are mutually integrated, namely: reduction, display and verification. This study concludes that traditional Kalbar games have potential for early childhood development, namely Gasing, Jajak Sisir, Ukau, Jangkak Tempurung, Lantak/leletop, Tabak Oka/Dengkak, Jangko, Stabbing Rusak, Galah Kepung/Galasin, and Tapok Beleg/Canned. (1) The types of games found in the ten traditional games are divided into two types. namely solitary play and cooperative play. (2) The characteristics of the traditional games found are the cultural heritage of the Kalbar’s people. (3) The game is identical to the use of natural materials as a medium. (4) Each game has its own rules of play. (5) Traditional games have development potential for early childhood. Keywords: Traditional Games, Early Childhood, West Kalimantan AbstrakKekayaan yang dimiliki oleh masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) merupakan potensi yang perlu dijaga serta dikembangkan, salah satunya kekayaan permainan tradisional. Fokus penelitian ini adalah melakukan inventarisasi permainan tradisioanl bagi anak usia dini di Kalbar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Kegiatan penelitian ini berlokasi di Kalbar. Sumber dari penelitian ini adalah masyarakat yang terdiri dari: Tokoh Masyarakat Kalbar, Komunitas-komunitas, Federasi Olahraga Rakyat Masyarakat Indonesia (FORMI), anak-anak, para orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi; dan studi dokumentasi. Analisis data penelitian kualitatif melalui tiga tahapan yang saling terintegrasi, yakni: reduction, display dan verification. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional Kalbar menjadi potensi bagi pengembangan anak usia dini yaitu Gasing, Jajak Sisir, Ukau, Jangkak Tempurung, Lantak/ leletop, Tabak Oka/ Dengkak, Jangko, Tikam Rusak, Galah Kepung/ Galasin, dan Tapok Beleg/ Kaleng. (1) Jenis-jenis permainan yang ditemukan dalam sepuluh permainan tradisonal terbagi dalam dua jenis. yaitu solitary play dan cooperative play. (2) Karakteristik permainan tardisional yang ditemukan merupakan warisan budaya masyarakat Kalbar. (3) Permainan identik dengan pemanfataan bahan alam sebagai medianya. (4) Setiap permainan memiliki aturan bermainnya masing-masing. (5) Permainan tradisional memiliki potensi pengembangan bagi anak usia dini. 
Title: PERMAINAN TRADISIONAL BAGI ANAK USIA DINI DI KALIMANTAN BARAT
Description:
Wealth owned by the people of West Kalimantan (Kalbar) is a potential that needs to be maintained and developed, one of which is the wealth of traditional games.
The focus of this research is to conduct an inventory of traditional games for early childhood in Kalbar.
This study uses a qualitative approach.
This research activity is located in Kalbar.
The source of this research is the community consisting of: Community Leaders of Kalbar, Communities, children, parents.
The research methods used were in-depth interviews, observation; and documentation studies.
Analysis of qualitative research data through three stages that are mutually integrated, namely: reduction, display and verification.
This study concludes that traditional Kalbar games have potential for early childhood development, namely Gasing, Jajak Sisir, Ukau, Jangkak Tempurung, Lantak/leletop, Tabak Oka/Dengkak, Jangko, Stabbing Rusak, Galah Kepung/Galasin, and Tapok Beleg/Canned.
(1) The types of games found in the ten traditional games are divided into two types.
namely solitary play and cooperative play.
(2) The characteristics of the traditional games found are the cultural heritage of the Kalbar’s people.
(3) The game is identical to the use of natural materials as a medium.
(4) Each game has its own rules of play.
(5) Traditional games have development potential for early childhood.
 Keywords: Traditional Games, Early Childhood, West Kalimantan AbstrakKekayaan yang dimiliki oleh masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) merupakan potensi yang perlu dijaga serta dikembangkan, salah satunya kekayaan permainan tradisional.
Fokus penelitian ini adalah melakukan inventarisasi permainan tradisioanl bagi anak usia dini di Kalbar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Kegiatan penelitian ini berlokasi di Kalbar.
Sumber dari penelitian ini adalah masyarakat yang terdiri dari: Tokoh Masyarakat Kalbar, Komunitas-komunitas, Federasi Olahraga Rakyat Masyarakat Indonesia (FORMI), anak-anak, para orang tua.
Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi; dan studi dokumentasi.
Analisis data penelitian kualitatif melalui tiga tahapan yang saling terintegrasi, yakni: reduction, display dan verification.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional Kalbar menjadi potensi bagi pengembangan anak usia dini yaitu Gasing, Jajak Sisir, Ukau, Jangkak Tempurung, Lantak/ leletop, Tabak Oka/ Dengkak, Jangko, Tikam Rusak, Galah Kepung/ Galasin, dan Tapok Beleg/ Kaleng.
(1) Jenis-jenis permainan yang ditemukan dalam sepuluh permainan tradisonal terbagi dalam dua jenis.
yaitu solitary play dan cooperative play.
(2) Karakteristik permainan tardisional yang ditemukan merupakan warisan budaya masyarakat Kalbar.
(3) Permainan identik dengan pemanfataan bahan alam sebagai medianya.
(4) Setiap permainan memiliki aturan bermainnya masing-masing.
(5) Permainan tradisional memiliki potensi pengembangan bagi anak usia dini.
 .

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Latar belakang: Aktivitas bermain anak semakin berubah akibat kemajuan teknologi yang semakin pesat, khususnya bagi mereka yang duduk di bangku sekolah dasar. Anak-anak zaman sekar...
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) di YMCA pada tanggal ...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
Melestarikan Permainan Tradisional sebagai Kearifan Lokal dalam Menstimulasi Perkembangan Anak Usia Dini di SPS Tunas Mulia Bantar Gebang
Melestarikan Permainan Tradisional sebagai Kearifan Lokal dalam Menstimulasi Perkembangan Anak Usia Dini di SPS Tunas Mulia Bantar Gebang
Satuan PAUD Sejenis (SPS) Tunas Mulia merupakan lembaga pendidikan nonformal yang mengelola pembelajaran bagi anak usia dini di Bekasi Jawa Barat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyar...
DOLANAN SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR
DOLANAN SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Dolanan merupakan satu permainan tradisional yang diadopsi dari keadaan kehidupan lingkungan sosial kehidupan anak – anak di daerah pedesaan. Dalam Permainan dolanan ada banyak nil...
Permainan Marlumbung Sebagai Media Penanaman Karakter Anak Usia Sekolah Dasar
Permainan Marlumbung Sebagai Media Penanaman Karakter Anak Usia Sekolah Dasar
Latar belakang: Pada dasarnya, permainan merupakan bagian integral dari dunia anak-anak karena memungkinkan mereka menemukan kepuasan pribadi. Salah satu jenis aktivitas fisik yang...
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK TRAUMA HEALING PASCA BENCANA PADA ANAK USIA DINI
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK TRAUMA HEALING PASCA BENCANA PADA ANAK USIA DINI
Abstract:. Indonesia is a country prone to natural disasters. The impact of a natural disaster can happen to anyone, be it adults or younger children. Especially for young children...

Back to Top