Javascript must be enabled to continue!
Kerentanan Bangunan di Wilayah Bencana Banjir Kecamatan Cakung Jakarta Timur
View through CrossRef
Abstrak : Adanya bencana banjir DKI Jakarta yang terulang setiap musim hujan tiba menimbulkan dampak negatif terutama pada fisik bangunan dikawasan rawan banjir di wilayah Kecamatan Cakun, Jakarta Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan fisik bangunan wilayah bencana banjir guna mengurangi risiko di wilayah Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah wilayah permukiman di Kecamatan Cakung dengan sampel kelurahan di Kecamatan Cakung yang teridentifikasi wilayah bahaya banjir.Teknik Pegumpulan data dan informasi dalam penelitian ini diambil dari data sekunder yang berasal dari data Pemerintahan . Metode penelitian ini menggunakan analisis deskritif kuantitatif dengan menghitung parameter fisik/bangunan dari nilai penggantian berdasarkan ketentuan Bappenas. Teknik pengambilan data yaitu mengumpulkan data-data sekunder yang dibutuhkan sesuai dengan parameter kerentanan fisik bangunan wilayah banjir. Hasil dari penelitian ini bahwa Kerentanan fisik/bangunan Di Kecamatan Cakung terdapat 3 kelas kerentanan yaitu kelas rendah berada di kelurahan Penggilingan dan Kelurahan Cakung Timur. Kelas sedang berada di Kelurahan Cakung Barat. Kelas tinggi berada di Kelurahan Rawa Terate. Mengidentifikasi bangunan yang terdampak rumah sebanyak 34341, sekolah 57, kesehatan 2, peribadatan 64, dan pemerintahan 6 dengan menggunakan penilaian kerusakan dengan nilai penggantian Bappenas. Didapat hasil kerugian kecamatan cakung sebesar Rp 215.878.337.959.
Kata kunci : Kerentanan Fisik, Banjir, Bencana
Abstract : The existence of the DKI Jakarta flood disaster which is repeated every rainy season has a negative impact, especially on the physical buildings in flood-prone areas in the Cakun District, East Jakarta. This study aims to analyze the physical vulnerability of buildings in the flood disaster area in order to reduce the risk in the Cakung District, East Jakarta. The population used in this study is a residential area in Cakung District with a sample of villages in Cakung District identified as flood hazard areas. Data and information collection techniques in this study were taken from secondary data derived from Government data. This research method uses quantitative descriptive analysis by calculating the physical/building parameters of the replacement value based on the provisions of Bappenas. The data collection technique is collecting secondary data needed in accordance with the parameters of the physical vulnerability of the flood area building. The results of this study show that there are 3 vulnerability classes in the physical/building vulnerability in Cakung sub-district, namely the low class is located in the village of Grinding and the village of East Cakung. The class is in the West Cakung Village. The high class is in the Rawa Terate Village. Identifying buildings affected by 34341 houses, 57 schools, 2 health, 64 worship, and 6 government buildings using a damage assessment with the replacement value of Bappenas. The result of the loss in Cakung sub-district was Rp. 215,878,337,959.
Keywords: Physical Vulnerability, Flood, Disaster
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Title: Kerentanan Bangunan di Wilayah Bencana Banjir Kecamatan Cakung Jakarta Timur
Description:
Abstrak : Adanya bencana banjir DKI Jakarta yang terulang setiap musim hujan tiba menimbulkan dampak negatif terutama pada fisik bangunan dikawasan rawan banjir di wilayah Kecamatan Cakun, Jakarta Timur.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan fisik bangunan wilayah bencana banjir guna mengurangi risiko di wilayah Kecamatan Cakung Jakarta Timur.
Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah wilayah permukiman di Kecamatan Cakung dengan sampel kelurahan di Kecamatan Cakung yang teridentifikasi wilayah bahaya banjir.
Teknik Pegumpulan data dan informasi dalam penelitian ini diambil dari data sekunder yang berasal dari data Pemerintahan .
Metode penelitian ini menggunakan analisis deskritif kuantitatif dengan menghitung parameter fisik/bangunan dari nilai penggantian berdasarkan ketentuan Bappenas.
Teknik pengambilan data yaitu mengumpulkan data-data sekunder yang dibutuhkan sesuai dengan parameter kerentanan fisik bangunan wilayah banjir.
Hasil dari penelitian ini bahwa Kerentanan fisik/bangunan Di Kecamatan Cakung terdapat 3 kelas kerentanan yaitu kelas rendah berada di kelurahan Penggilingan dan Kelurahan Cakung Timur.
Kelas sedang berada di Kelurahan Cakung Barat.
Kelas tinggi berada di Kelurahan Rawa Terate.
Mengidentifikasi bangunan yang terdampak rumah sebanyak 34341, sekolah 57, kesehatan 2, peribadatan 64, dan pemerintahan 6 dengan menggunakan penilaian kerusakan dengan nilai penggantian Bappenas.
Didapat hasil kerugian kecamatan cakung sebesar Rp 215.
878.
337.
959.
Kata kunci : Kerentanan Fisik, Banjir, Bencana
Abstract : The existence of the DKI Jakarta flood disaster which is repeated every rainy season has a negative impact, especially on the physical buildings in flood-prone areas in the Cakun District, East Jakarta.
This study aims to analyze the physical vulnerability of buildings in the flood disaster area in order to reduce the risk in the Cakung District, East Jakarta.
The population used in this study is a residential area in Cakung District with a sample of villages in Cakung District identified as flood hazard areas.
Data and information collection techniques in this study were taken from secondary data derived from Government data.
This research method uses quantitative descriptive analysis by calculating the physical/building parameters of the replacement value based on the provisions of Bappenas.
The data collection technique is collecting secondary data needed in accordance with the parameters of the physical vulnerability of the flood area building.
The results of this study show that there are 3 vulnerability classes in the physical/building vulnerability in Cakung sub-district, namely the low class is located in the village of Grinding and the village of East Cakung.
The class is in the West Cakung Village.
The high class is in the Rawa Terate Village.
Identifying buildings affected by 34341 houses, 57 schools, 2 health, 64 worship, and 6 government buildings using a damage assessment with the replacement value of Bappenas.
The result of the loss in Cakung sub-district was Rp.
215,878,337,959.
Keywords: Physical Vulnerability, Flood, Disaster.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Indonesia memiliki kondisi topografi yang beragam dan beriklim tropis dengan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga rentan terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir....
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Dalam rangka meningkatkan kapasitas mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dan informasi...
KAJIAN KERENTANAN WILAYAH KECAMATAN JATIASIH BERDASARKAN ANALISIS MANAJEMEN BENCANA
KAJIAN KERENTANAN WILAYAH KECAMATAN JATIASIH BERDASARKAN ANALISIS MANAJEMEN BENCANA
Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menjadi titik pertemuan dua sungai, yaitu Sungai Cileungsi-Cikeas. Ketika debit air kedua sungai tersebut tinggi dan bertemu di titik pertemuan yan...
Kerentanan Sosial pada Wilayah Potensi Bencana Tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Kerentanan Sosial pada Wilayah Potensi Bencana Tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Wilayah pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi bencana tsunami karena berbatasan langsung dengan Selat Sunda Utara yang terdapat Gunung Anak Krakatau...
ANALISIS KERENTANAN DAN STRATEGI MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW
ANALISIS KERENTANAN DAN STRATEGI MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW
ABSTRAK
Intensitas hujan yang tinggi dan juga wilayah ini berada di dataran rendah menyebabkan bahwa sungai di tiap kecamatan meluap. Akibatnya permukiman warga terendam banjir...
KAJIAN (Δ)KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI BERDASARKAN PERSPEKTIF MULTITEMPORAL
KAJIAN (Δ)KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI BERDASARKAN PERSPEKTIF MULTITEMPORAL
Daerah yang dilalui oleh lempeng Indo-Australia, termasuk Kabupaten Malang di Provinsi Jawa Timur, memiliki potensi kerentanan bencana gempa bumi yang signifikan. Contoh konkret te...
KAJIAN KERENTANAN SOSIAL TERHADAP BENCANA BANJIR
KAJIAN KERENTANAN SOSIAL TERHADAP BENCANA BANJIR
ABSTRACTFlood is a natural phenomenon that occurs due to high rainfall intensity which causes excess water that is not accommodated by the drainage network of an area (Rachmat &...

