Javascript must be enabled to continue!
Makna Maulid Nabi Dalam Al-Qur’an Tinjauan Intertekstualitas Julia Kristeva
View through CrossRef
Kajian ini membahas tentang peringatan Maulid Nabi yang terkandung dalam al-Qur’an yang ditinjau dengan menggunakan teori intertekstualitas Julia Kristeva. Tujuan dari penelitian ini ialah mencari keterkaitan antara pembahasan Maulid Nabi dalam al-Qur’an dan kitab Husnul Maqoshidi fii 'Amalil Maulidi karya JalaluddinnAs-Syuyuthi. Metode yang digunakan dalam penulisan ini ialah deskriptif kualitatif. Penelitian ini termasuk kategori kajian pustaka (library research), yang mana pengumpulan datanya melalui beberapa buku, artikel jurnal, dan tulisan lainnya yang berhubungan dengan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembahasan Maulid Nabi dalam kitab Husnul Maqoshidi fii 'Amalil Maulidi karya Jalaluddin As-Syuyuthi memiliki transposisi hubungan teks dengan pembahasan maulid Nabi dalam al-Qur’an dengan kategori transformasi, modifikasi, dan ekspansi. Dan dalam peringatan Maulid nabi mengandung ajaran-ajaran al-Qur’an yang telah diperluas hingga tambah menarik serta tidak bertentangan dengan al-Qur’an.
Title: Makna Maulid Nabi Dalam Al-Qur’an Tinjauan Intertekstualitas Julia Kristeva
Description:
Kajian ini membahas tentang peringatan Maulid Nabi yang terkandung dalam al-Qur’an yang ditinjau dengan menggunakan teori intertekstualitas Julia Kristeva.
Tujuan dari penelitian ini ialah mencari keterkaitan antara pembahasan Maulid Nabi dalam al-Qur’an dan kitab Husnul Maqoshidi fii 'Amalil Maulidi karya JalaluddinnAs-Syuyuthi.
Metode yang digunakan dalam penulisan ini ialah deskriptif kualitatif.
Penelitian ini termasuk kategori kajian pustaka (library research), yang mana pengumpulan datanya melalui beberapa buku, artikel jurnal, dan tulisan lainnya yang berhubungan dengan penelitian.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembahasan Maulid Nabi dalam kitab Husnul Maqoshidi fii 'Amalil Maulidi karya Jalaluddin As-Syuyuthi memiliki transposisi hubungan teks dengan pembahasan maulid Nabi dalam al-Qur’an dengan kategori transformasi, modifikasi, dan ekspansi.
Dan dalam peringatan Maulid nabi mengandung ajaran-ajaran al-Qur’an yang telah diperluas hingga tambah menarik serta tidak bertentangan dengan al-Qur’an.
Related Results
Fenomena Keberagamaan Maulid Nabi Dan Kegiatan Keagamaan Sebagai Pembentuk Karakter Santri Di Pondok Pesantren Al-Fahd
Fenomena Keberagamaan Maulid Nabi Dan Kegiatan Keagamaan Sebagai Pembentuk Karakter Santri Di Pondok Pesantren Al-Fahd
Tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu praktik keagamaan yang menempati posisi penting dalam kehidupan pesantren, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan ke...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Nilai Kearifan Lokal dan Strata Sosial Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka
Nilai Kearifan Lokal dan Strata Sosial Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka
Maulid nabi merupakan peringatan kelahiran baginda Rasul Muhammad SAW yang diadakan setiap tanggal 12 rabi’ul awal. Oleh sebagian masyarakat, maulid nabi diperingati sebagai ulasan...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
MENINGKATKAN RELIGIUS SEKALIGUS MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW MELALUI CERAMAH AGAMA TENTANG ILMU KEHIDUPAN NABI MUHAMMAD SAW DI AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN
MENINGKATKAN RELIGIUS SEKALIGUS MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW MELALUI CERAMAH AGAMA TENTANG ILMU KEHIDUPAN NABI MUHAMMAD SAW DI AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN
Abstract
Maulid Nabi is a commemoration of the birth of the Prophet Muhammad. namely on 12 Rabiul Awal. The Prophet Muhammad SAW was born to a mother named Aminah bint Wahb and a ...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
The Representation of Āzar and Terah in the Qur'an and the Bible: Julia Kristeva's Intertextuality Perspective
The Representation of Āzar and Terah in the Qur'an and the Bible: Julia Kristeva's Intertextuality Perspective
This paper examines the representation of the figure of Prophet Ibrahim's father in the Qur'an and the Bible through Julia Kristeva's intertextuality approach. The focus of the stu...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...

