Javascript must be enabled to continue!
Analisis Sharia Compliance Pendekatan Islamicity Performance Index: Perbandingan BSI dan Bank Muamalat
View through CrossRef
Abstrak. Di tengah perkembangan keuangan syariah yang melesat di seluruh dunia, masyarakat belum memiliki tingkat kepercayaan yang cukup tinggi terhadap bank syariah. Maka kepatuhan syariah atau sharia compliance haruslah ditingkatkan demi mendapatkan kepercayaan masyarakat. Sharia compliance dapat diukur dengan pendekatan Islamicity Performance Index. Artikel ini bertujuan untuk melihat dan membandingkan sharia compliance pada BSI sebagai bank syariah terbesar dan Bank Muamalat sebagai bank syariah tertua di Indonesia. Artikel ini disusun dengan metode kuantitatif dan analisis komparatif yang menghitung lima rasio pada Islamicity Performance Index. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu Laporan Tahunan 2021-2023 yang diakses dari website resmi BSI dan Bank Muamalat. Dari hasil penelitian ini, BSI lebih unggul pada Islamic Income vs Non-Islamic Income, Zakat Performance Ratio, dan Equitable Distribution Ratio pada indikator shareholders dan laba bersih. Sementara Bank Muamalat lebih unggul pada Directors - Employees Welfare Ratio, Profit Sharing Ratio, dan Equitable Distribution Ratio pada indikator qard dan beban karyawan.
Abstract. In the midst of the rapid development of Islamic finance around the world, people do not have a high enough level of trust in Islamic banks. So sharia compliance must be improved in order to gain public trust. Sharia compliance can be measured by the Islamicity Performance Index approach. This article aims to see and compare sharia compliance at BSI as the largest Islamic bank and Bank Muamalat as the oldest Islamic bank in Indonesia. This article is written using quantitative method and comparative analysis that calculates five ratios on Islamicity Performance Index. The data used is secondary data, namely the 2021-2023 Annual Report accessed from the official websites of BSI and Bank Muamalat. From the results of this study, BSI is more excellent at Islamic Income vs Non-Islamic Income, Zakat Performance Ratio, and Equitable Distribution Ratio on shareholders and net profit indicators. While Bank Muamalat is more excellent at the Directors - Employees Welfare Ratio, Profit Sharing Ratio, and Equitable Distribution Ratio on the indicators of qard and employee expenses.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Analisis Sharia Compliance Pendekatan Islamicity Performance Index: Perbandingan BSI dan Bank Muamalat
Description:
Abstrak.
Di tengah perkembangan keuangan syariah yang melesat di seluruh dunia, masyarakat belum memiliki tingkat kepercayaan yang cukup tinggi terhadap bank syariah.
Maka kepatuhan syariah atau sharia compliance haruslah ditingkatkan demi mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Sharia compliance dapat diukur dengan pendekatan Islamicity Performance Index.
Artikel ini bertujuan untuk melihat dan membandingkan sharia compliance pada BSI sebagai bank syariah terbesar dan Bank Muamalat sebagai bank syariah tertua di Indonesia.
Artikel ini disusun dengan metode kuantitatif dan analisis komparatif yang menghitung lima rasio pada Islamicity Performance Index.
Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu Laporan Tahunan 2021-2023 yang diakses dari website resmi BSI dan Bank Muamalat.
Dari hasil penelitian ini, BSI lebih unggul pada Islamic Income vs Non-Islamic Income, Zakat Performance Ratio, dan Equitable Distribution Ratio pada indikator shareholders dan laba bersih.
Sementara Bank Muamalat lebih unggul pada Directors - Employees Welfare Ratio, Profit Sharing Ratio, dan Equitable Distribution Ratio pada indikator qard dan beban karyawan.
Abstract.
In the midst of the rapid development of Islamic finance around the world, people do not have a high enough level of trust in Islamic banks.
So sharia compliance must be improved in order to gain public trust.
Sharia compliance can be measured by the Islamicity Performance Index approach.
This article aims to see and compare sharia compliance at BSI as the largest Islamic bank and Bank Muamalat as the oldest Islamic bank in Indonesia.
This article is written using quantitative method and comparative analysis that calculates five ratios on Islamicity Performance Index.
The data used is secondary data, namely the 2021-2023 Annual Report accessed from the official websites of BSI and Bank Muamalat.
From the results of this study, BSI is more excellent at Islamic Income vs Non-Islamic Income, Zakat Performance Ratio, and Equitable Distribution Ratio on shareholders and net profit indicators.
While Bank Muamalat is more excellent at the Directors - Employees Welfare Ratio, Profit Sharing Ratio, and Equitable Distribution Ratio on the indicators of qard and employee expenses.
Related Results
Peran dan Implementasi Regulasi Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank Muamalat
Peran dan Implementasi Regulasi Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank Muamalat
Abstract. This study analyses the role of the Financial Services Authority (OJK) in the health supervision of Bank Muamalat during 2013-2023 and evaluates the implementation of the...
Incidence, Risk Factors, and Outcomes of Candida Bloodstream Infections in Hematological and Oncological Patients
Incidence, Risk Factors, and Outcomes of Candida Bloodstream Infections in Hematological and Oncological Patients
Candida blood stream infections (BSI) in cancer patients are an important source of morbidity and mortality. While antifungal prophylaxis has reduced the overall incidence, it rema...
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Abstrak. Dalam kaitannya dengan proyeksi kinerja Bank Muamalat, ada tiga faktor yang memainkan peran penting, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Pe...
Fintech (Financial Technology) Dalam Sistem Pembayaran Non Tunai Di Perbankan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Muamalat KCP Lamongan)
Fintech (Financial Technology) Dalam Sistem Pembayaran Non Tunai Di Perbankan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Muamalat KCP Lamongan)
This study aims to find about: (1) fintech service in the mobile banking-based non-cash payment system (Muamalat-DIN) at Bank Muamalat KCP Lamongan: (2) implementation of fintech i...
Sosialisasi dan Pendampingan Pembukaan Rekening Online Bank Muamalat (MDIN)
Sosialisasi dan Pendampingan Pembukaan Rekening Online Bank Muamalat (MDIN)
In an era driven by rapid technological development, human information needs are increasingly complex, so companies must be able to provide technological information facilities to ...
Penerapan Hybrid Contract dalam Aplikasi BSI Mobile Banking (Analisis Hukum Ekonomi Syariah)
Penerapan Hybrid Contract dalam Aplikasi BSI Mobile Banking (Analisis Hukum Ekonomi Syariah)
Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah lembaga keuangan syariah yang menawarkan kemudahan dalam bertransaksi. Berbagai inovasi produk yang ditawarkan untuk bersaing di dunia perbankan...
Implementasi Akad Musyarakah Mutanaqisah pada Produk Pembiayaan BSI Griya
Implementasi Akad Musyarakah Mutanaqisah pada Produk Pembiayaan BSI Griya
Abstract. Home is a basic need for all humans, because home is a place for humans to rest after a long day's activities. However, not everyone can afford to own a house, especially...
The impact of corruption and Islamicity on bank stability and profitability: assessing the moderating effect in dual banking systems
The impact of corruption and Islamicity on bank stability and profitability: assessing the moderating effect in dual banking systems
Purpose
This paper aims to examine the impact of corruption on bank stability and bank profitability separately for Islamic banks as well as conventional banks. Moreover, it also i...

