Javascript must be enabled to continue!
Teknologi Cerdas Untuk Pengendali Polusi Udara Pada Peternakan Ayam
View through CrossRef
Polusi udara di lingkungan sekitar peternakan ayam menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan manusia, khususnya bagi pekerja dan masyarakat yang bermukim di area tersebut. Faktor utama penyebab buruknyapolusi adalah tingginya kadar ammonia (NH3), karbon monoksida (CO) dan Karbondioksida (CO2). Tingginya konsentrasi ammonia berbanding kurus dengan tingginya kelembaban udara disekitar limbah kotoran ayam (feces) yang menimbulkan bau busuk yang menyengat. Untuk itu diperlukan kajian yang komprehensif untuk memonitoring dan mengontrol kualitas udara di area tersebut agar kualiatas udara tidak mengganggu aktifitas manusia di sekitar. Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi alat monitoring polusi udara berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor MQ-135, untuk pengukuran konsentrasi polusi udara pada kandang ayam. Alat ini dikembangkan dengan menggunakan NodeMCU ESP8266 untuk mengakuisisi data dari sensor dan mentransmisikannya secara nirkabel melalui jaringan internet. Pengiriman data dilakukan ke platform Thing speak sebagai server pengolahan dan penyimpanan data sensor. Pengguna dapat memantau kualitas udara secara real-time melalui antarmuka web. Dengan mengukur konsentrasi ammonia (NH3), Karbondioksida (CO2), Benzena, karbon monoksida (CO), Alcohol, gas belerang (H2S), alat ini memberikan informasi penting terkait tingkat polusi udara yang dapat berdampak pada kesehatan manusia dan lingkungan. Hasil eksperimen menunjukkan keefektifan alat dalam menyediakan data yang dapat digunakan untuk pemantauan dan manajemen kualitas udara. Implementasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pemahaman dan pengendalian polusi udara pada kandang ayam sesuai dengan SK Dirjen Peternakan No: 774/KPTS/DEPTAN/1982 dan Kepmen LH No: 50 Tahun 1996.
Title: Teknologi Cerdas Untuk Pengendali Polusi Udara Pada Peternakan Ayam
Description:
Polusi udara di lingkungan sekitar peternakan ayam menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan manusia, khususnya bagi pekerja dan masyarakat yang bermukim di area tersebut.
Faktor utama penyebab buruknyapolusi adalah tingginya kadar ammonia (NH3), karbon monoksida (CO) dan Karbondioksida (CO2).
Tingginya konsentrasi ammonia berbanding kurus dengan tingginya kelembaban udara disekitar limbah kotoran ayam (feces) yang menimbulkan bau busuk yang menyengat.
Untuk itu diperlukan kajian yang komprehensif untuk memonitoring dan mengontrol kualitas udara di area tersebut agar kualiatas udara tidak mengganggu aktifitas manusia di sekitar.
Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi alat monitoring polusi udara berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor MQ-135, untuk pengukuran konsentrasi polusi udara pada kandang ayam.
Alat ini dikembangkan dengan menggunakan NodeMCU ESP8266 untuk mengakuisisi data dari sensor dan mentransmisikannya secara nirkabel melalui jaringan internet.
Pengiriman data dilakukan ke platform Thing speak sebagai server pengolahan dan penyimpanan data sensor.
Pengguna dapat memantau kualitas udara secara real-time melalui antarmuka web.
Dengan mengukur konsentrasi ammonia (NH3), Karbondioksida (CO2), Benzena, karbon monoksida (CO), Alcohol, gas belerang (H2S), alat ini memberikan informasi penting terkait tingkat polusi udara yang dapat berdampak pada kesehatan manusia dan lingkungan.
Hasil eksperimen menunjukkan keefektifan alat dalam menyediakan data yang dapat digunakan untuk pemantauan dan manajemen kualitas udara.
Implementasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pemahaman dan pengendalian polusi udara pada kandang ayam sesuai dengan SK Dirjen Peternakan No: 774/KPTS/DEPTAN/1982 dan Kepmen LH No: 50 Tahun 1996.
Related Results
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBERADAAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR, DI DESA SENGANAN, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN
DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBERADAAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR, DI DESA SENGANAN, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN
Usaha peternakan ayam ras petelur memiliki dampak positif dan negatif tehadap lingkungan, khususnya masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar usaha peternakan ayam ras petelur. ...
Dampak Covid-19 Terhadap Konsumsi Dan Distribusi Daging Ayam Broiler di Kota Bengkulu
Dampak Covid-19 Terhadap Konsumsi Dan Distribusi Daging Ayam Broiler di Kota Bengkulu
ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has had an impact on various sectors of people's lives, one of which is the broiler farming sector. Health efforts to tackle the spread of Covid-19, s...
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...

