Javascript must be enabled to continue!
Dampak Covid-19 Terhadap Konsumsi Dan Distribusi Daging Ayam Broiler di Kota Bengkulu
View through CrossRef
ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has had an impact on various sectors of people's lives, one of which is the broiler farming sector. Health efforts to tackle the spread of Covid-19, such as the Large-Scale Social Restriction policy, have limited economic activities and activities, resulting in market uncertainty. This study aims to analyze the impact of the pandemic on the consumption and distribution of chicken meat in Bengkulu City. The method in this research uses literature study and descriptive analysis. The results of the analysis show that during the pandemic there was a decline in demand for chicken meat from 509,385 in 2019 to 498,367 chickens in 2020 and was followed by a decrease in chicken meat consumption in Bengkulu City. In addition, the price of chicken meat is more volatile when compared to before the pandemic. The distribution of chicken meat has an impact on constraints in the distribution flow of chicken meat, changes in the pattern of the distribution chain of chicken meat, and difficulties in finding consumers/consumer demand instability. This pandemic still has the potential to change the dynamics of people's lives with new variant mutations. For this reason, there is a need for risk mitigation strategies for livestock businesses such as training on diversification of processed chicken meat products and marketing training using digital platforms. The Covid-19 pandemic has greatly affected various aspects of life, one of which is the broiler farming sector. During the pandemic there was a decrease in demand for chicken meat compared to before the pandemic, followed by a decrease in the average consumption of chicken meat in the community. Key words: Chicken distribution, chicken consumption, covid-19, sosial distancing ABSTRAKPandemi Covid 19 berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, salah satunya sektor peternakan ayam broiler. Upaya kesehatan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 seperti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar telah menyebabkan terbatasnya aktivitas dan kegiatan ekonomi sehingga terjadinya ketidakpastian pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi terhadap konsumsi dan distribusi daging ayam di Kota Bengkulu. Metode dalam penelitian ini menggunakan studi literatur dan analisis deskriptif. Hasil analisa menunjukkan bahwa selama pandemi terjadi penurunan permintaan daging ayam dari 509.385 ekor pada tahun 2019 menjadi 498.367 ekor ayam pada tahun 2020 dan diikuti dengan penurunan konsumsi daging ayam pada masyarakat di Kota Bengkulu. Selain itu, harga daging ayam lebih fluktuasi jika dibandingkan sebelum terjadi pandemi. Pada distribusi daging ayam berdampak terhadap kendala pada alur distribusi daging ayam, perubahan pola rantai distribusi daging ayam, dan kesulitan mencari konsumen/ketidakstabilan permintaan konsumen. Pandemi ini masih berpotensi mengubah dinamika kehidupan masyarakat dengan adanya mutasi varian baru. Untuk itu, perlunya strategi mitigasi risiko bagi usaha peternakan seperti pelatihan mengenaidiversifikasi produk olahan daging ayam dan pelatihan pemasaran menggunakan platform digital. Pandemi Covid 19 sangat berpengaruh terhadap berbagi aspek kehidupan, salah satunya sektor peternakan ayam broiler. Selama pandemi terjadi penurunan permintaan daging ayam jika dibandingkan sebelum terjadi pandemi, diikuti dengan penurunan rata-rata konsumsi daging ayam masyarakat. Kata kunci: covid-19, distribusi ayam, konsumsi ayam, pembatasan sosial
Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP) Universitas Bengkulu
Title: Dampak Covid-19 Terhadap Konsumsi Dan Distribusi Daging Ayam Broiler di Kota Bengkulu
Description:
ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has had an impact on various sectors of people's lives, one of which is the broiler farming sector.
Health efforts to tackle the spread of Covid-19, such as the Large-Scale Social Restriction policy, have limited economic activities and activities, resulting in market uncertainty.
This study aims to analyze the impact of the pandemic on the consumption and distribution of chicken meat in Bengkulu City.
The method in this research uses literature study and descriptive analysis.
The results of the analysis show that during the pandemic there was a decline in demand for chicken meat from 509,385 in 2019 to 498,367 chickens in 2020 and was followed by a decrease in chicken meat consumption in Bengkulu City.
In addition, the price of chicken meat is more volatile when compared to before the pandemic.
The distribution of chicken meat has an impact on constraints in the distribution flow of chicken meat, changes in the pattern of the distribution chain of chicken meat, and difficulties in finding consumers/consumer demand instability.
This pandemic still has the potential to change the dynamics of people's lives with new variant mutations.
For this reason, there is a need for risk mitigation strategies for livestock businesses such as training on diversification of processed chicken meat products and marketing training using digital platforms.
The Covid-19 pandemic has greatly affected various aspects of life, one of which is the broiler farming sector.
During the pandemic there was a decrease in demand for chicken meat compared to before the pandemic, followed by a decrease in the average consumption of chicken meat in the community.
Key words: Chicken distribution, chicken consumption, covid-19, sosial distancing ABSTRAKPandemi Covid 19 berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, salah satunya sektor peternakan ayam broiler.
Upaya kesehatan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 seperti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar telah menyebabkan terbatasnya aktivitas dan kegiatan ekonomi sehingga terjadinya ketidakpastian pasar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi terhadap konsumsi dan distribusi daging ayam di Kota Bengkulu.
Metode dalam penelitian ini menggunakan studi literatur dan analisis deskriptif.
Hasil analisa menunjukkan bahwa selama pandemi terjadi penurunan permintaan daging ayam dari 509.
385 ekor pada tahun 2019 menjadi 498.
367 ekor ayam pada tahun 2020 dan diikuti dengan penurunan konsumsi daging ayam pada masyarakat di Kota Bengkulu.
Selain itu, harga daging ayam lebih fluktuasi jika dibandingkan sebelum terjadi pandemi.
Pada distribusi daging ayam berdampak terhadap kendala pada alur distribusi daging ayam, perubahan pola rantai distribusi daging ayam, dan kesulitan mencari konsumen/ketidakstabilan permintaan konsumen.
Pandemi ini masih berpotensi mengubah dinamika kehidupan masyarakat dengan adanya mutasi varian baru.
Untuk itu, perlunya strategi mitigasi risiko bagi usaha peternakan seperti pelatihan mengenaidiversifikasi produk olahan daging ayam dan pelatihan pemasaran menggunakan platform digital.
Pandemi Covid 19 sangat berpengaruh terhadap berbagi aspek kehidupan, salah satunya sektor peternakan ayam broiler.
Selama pandemi terjadi penurunan permintaan daging ayam jika dibandingkan sebelum terjadi pandemi, diikuti dengan penurunan rata-rata konsumsi daging ayam masyarakat.
Kata kunci: covid-19, distribusi ayam, konsumsi ayam, pembatasan sosial.
Related Results
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...
Uji Kualitas Fisik dan Mikroskopis (pH, Kadar Air dan Jumlah Total Mikroba) Daging Broiler di Kabupaten Jember
Uji Kualitas Fisik dan Mikroskopis (pH, Kadar Air dan Jumlah Total Mikroba) Daging Broiler di Kabupaten Jember
Daging broiler adalah salah satu produk pangan asal peternakan yang banyak diminati masyarakat karena merupakan sumber protein hewani yang mengandung asam amino esensial dan nilai ...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

