Javascript must be enabled to continue!
Kiai Langgar sebagai Episentrum Pendidikan Islam Masyarakat Desa Meninjo Ranuyoso Lumajang
View through CrossRef
Artikel ini hendak mengungkapkan peran Kiai Langgar yang dalam berbagai riset tidak banyak diulas dalam berbagai penelitian sebagaimana Kiai Pesantren. Langgar sebagaimana disebutkan dalam berbagai literatur menjadi penyokong dan penguat pendidikan Islam di level akar rumput. Bahkan, langgar menjadi entrypoint masuknya pendidikan Islam untuk masyarakat yang ingin belajar Islam, jauh sebelum pesantren. Penelitian ini dilakukan di Desa Meninjo Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang dengan pendekatan kualitatif untuk memperdalam hasil temuan. Dari hasil penelitian, didapati kesimpulan sebagai Kiai Langgar memiliki peran yang cukup signifikan antara lain sebagai sarana meningkatkan keimanan masyarakat, penjaga moral dan nilai ke-Islaman di masyarakat hingga menjadi gerbang masuknya ilmu pengetahuan Islam yang akhirnya menjadi norma yang disepakati bersama di tengah-tengah masyarakat. Respon masyarakat terhadap peran Kiai Langgar juga beragam. Tetapi keseluruhan masyarakat menjadikan Kiai Langgar sebagai sosok yang sentral dalam berbagai dinamika kehidupan. Peran inilah yang menjadikan Kiai Langgar sebagai episentrum pendidikan Islam.
Kata kunci: Kiai langgar, pendidikan Islam
Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Title: Kiai Langgar sebagai Episentrum Pendidikan Islam Masyarakat Desa Meninjo Ranuyoso Lumajang
Description:
Artikel ini hendak mengungkapkan peran Kiai Langgar yang dalam berbagai riset tidak banyak diulas dalam berbagai penelitian sebagaimana Kiai Pesantren.
Langgar sebagaimana disebutkan dalam berbagai literatur menjadi penyokong dan penguat pendidikan Islam di level akar rumput.
Bahkan, langgar menjadi entrypoint masuknya pendidikan Islam untuk masyarakat yang ingin belajar Islam, jauh sebelum pesantren.
Penelitian ini dilakukan di Desa Meninjo Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang dengan pendekatan kualitatif untuk memperdalam hasil temuan.
Dari hasil penelitian, didapati kesimpulan sebagai Kiai Langgar memiliki peran yang cukup signifikan antara lain sebagai sarana meningkatkan keimanan masyarakat, penjaga moral dan nilai ke-Islaman di masyarakat hingga menjadi gerbang masuknya ilmu pengetahuan Islam yang akhirnya menjadi norma yang disepakati bersama di tengah-tengah masyarakat.
Respon masyarakat terhadap peran Kiai Langgar juga beragam.
Tetapi keseluruhan masyarakat menjadikan Kiai Langgar sebagai sosok yang sentral dalam berbagai dinamika kehidupan.
Peran inilah yang menjadikan Kiai Langgar sebagai episentrum pendidikan Islam.
Kata kunci: Kiai langgar, pendidikan Islam.
Related Results
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Tradisi Ziarah Kubur Pangeran Wong Agung Wilis Di Pura Langgar Bali
Tradisi Ziarah Kubur Pangeran Wong Agung Wilis Di Pura Langgar Bali
Tradisi ziarah kubur di Pura Langgar yang dilakukan umat Islam Jawa di Kampung Hindu Desa pakraman Bunutin Bangli Bali sebagai perwujudan dari moderasi beragama dan akulturasi buda...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
Komunikasi Pemasaran Destinasi Cagar Budaya di Kabupaten Lumajang
Komunikasi Pemasaran Destinasi Cagar Budaya di Kabupaten Lumajang
Tourism is recently becoming excellent attraction for Indonesia development. Lots of Indonesia region have striven to develop its tourism destination in attracting more tourist, i...
Model Gaya Kepemimpinan dalam Kelompok Musik Kiai Kanjeng
Model Gaya Kepemimpinan dalam Kelompok Musik Kiai Kanjeng
Banyak faktor yang membuat Kiai Kanjeng memiliki banyak prestasi. Salah satu faktor pentingnya adalah gaya kepemimpinan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) dalam memimpin Kiai Kanjeng. Kar...
Potret Ideal Sikap Moderat Kiai di Era Millenial
Potret Ideal Sikap Moderat Kiai di Era Millenial
Abstract Problem pecahnya persatuan menjadi masalah laten sekaligus ancaman keutuhan bangsa. Perpecahan dan konflik ideologi tidak hanya terjadi antar agama, ras, atau kelompok. Pe...

