Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tradisi Ziarah Kubur Pangeran Wong Agung Wilis Di Pura Langgar Bali

View through CrossRef
Tradisi ziarah kubur di Pura Langgar yang dilakukan umat Islam Jawa di Kampung Hindu Desa pakraman Bunutin Bangli Bali sebagai perwujudan dari moderasi beragama dan akulturasi budaya Hindu Bali dan Islam Jawa. Umat Islam Jawa kawitan Pangeran Wong Agung Wilis yang makamnya di Pura Langgar berziarah kubur pada hari sembahyangan umat Hindu. Tujuan kajian ini untuk mengetahui latar belakang ziarah kubur yang dilakukan umat Islam Jawa di Kampung Hindu, mengungkapkan ziarah kubur yang berakulturasi dengan Hindu-Islam Jawa dan mengetahui pemaknaan dari ziarah kubur yang dilakukan oleh umat Islam Jawa di Pura Langgar. Adapun metode penelitian adalah deskriptif interpretatif, menggambarkan fakta dan kenyataan sosial kemudian dianalisis dengan menggunakan pengetahuan, konsep yang ada dalam budaya penganut tradisi ziarah kubur Hindu Bali dan Islam Jawa. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa umat Islam Jawa berziarah kubur ke Pura Langgar sebagai wujud penghormatan kepada leluhur Pangeran Wong Agung Wilis,sebab dalam adat Bali mengetahui kawitan, berbakti kepada leluhur adalah suatu kepatutan. Prosesi ziarah kubur yang dilakukan umat Islam Jawa sesuai dengan tata cara Islam, tetapi mereka juga ikut terlibat dalam adat Bali dana punia dan sajian pesugihan jawa. Tradisi ziarah kubur bagi umat Islam Jawa ke Pura Langgar sebagai wujud penghormatan kepada leluhur, pengakuan ikatan silsilah keturunan dan persaudaraan sesama kawitan Pangeran Wong Agung Wilis, dan berdoa di pelinggih-pelinggih yang ada di Pura Langgar sesuai dengan kebutuhannya.
Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI
Title: Tradisi Ziarah Kubur Pangeran Wong Agung Wilis Di Pura Langgar Bali
Description:
Tradisi ziarah kubur di Pura Langgar yang dilakukan umat Islam Jawa di Kampung Hindu Desa pakraman Bunutin Bangli Bali sebagai perwujudan dari moderasi beragama dan akulturasi budaya Hindu Bali dan Islam Jawa.
Umat Islam Jawa kawitan Pangeran Wong Agung Wilis yang makamnya di Pura Langgar berziarah kubur pada hari sembahyangan umat Hindu.
Tujuan kajian ini untuk mengetahui latar belakang ziarah kubur yang dilakukan umat Islam Jawa di Kampung Hindu, mengungkapkan ziarah kubur yang berakulturasi dengan Hindu-Islam Jawa dan mengetahui pemaknaan dari ziarah kubur yang dilakukan oleh umat Islam Jawa di Pura Langgar.
Adapun metode penelitian adalah deskriptif interpretatif, menggambarkan fakta dan kenyataan sosial kemudian dianalisis dengan menggunakan pengetahuan, konsep yang ada dalam budaya penganut tradisi ziarah kubur Hindu Bali dan Islam Jawa.
Hasil penelitian ini ditemukan bahwa umat Islam Jawa berziarah kubur ke Pura Langgar sebagai wujud penghormatan kepada leluhur Pangeran Wong Agung Wilis,sebab dalam adat Bali mengetahui kawitan, berbakti kepada leluhur adalah suatu kepatutan.
Prosesi ziarah kubur yang dilakukan umat Islam Jawa sesuai dengan tata cara Islam, tetapi mereka juga ikut terlibat dalam adat Bali dana punia dan sajian pesugihan jawa.
Tradisi ziarah kubur bagi umat Islam Jawa ke Pura Langgar sebagai wujud penghormatan kepada leluhur, pengakuan ikatan silsilah keturunan dan persaudaraan sesama kawitan Pangeran Wong Agung Wilis, dan berdoa di pelinggih-pelinggih yang ada di Pura Langgar sesuai dengan kebutuhannya.

Related Results

Ziarah Kubur
Ziarah Kubur
Ziarah kubur adalah tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim untuk mengunjungi dan mendoakan orang-orang yang telah meninggal. Biasanya, ziarah kubur dilakukan pada hari-hari terten...
PEMBENTUKAN WISATA RELIGI DALAM TRADISI ZIARAH KUBUR
PEMBENTUKAN WISATA RELIGI DALAM TRADISI ZIARAH KUBUR
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis pembentukan wisata religi melaui tradisi ziarah kubur. Tradsi ziarah kubur merupakan salah satu tradisi yang masih eksis di t...
TRADISI ZIARAH KUBUR MASYARAKAT SASAK (STUDI KASUS MAKAM LOANG BALOQ)
TRADISI ZIARAH KUBUR MASYARAKAT SASAK (STUDI KASUS MAKAM LOANG BALOQ)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui: (1) Bagaimana persepsi masyarakat  terhadap ziarah kubur (2) motivasi yang mendorong masyarakat  melakukan ziarah   kubur (3) tata cara pe...
TRADISI ZIARAH KUBUR: MOTIF DAN AKTIVITAS PENZIARAH DI MAKAM YANG DIKERAMATKAN
TRADISI ZIARAH KUBUR: MOTIF DAN AKTIVITAS PENZIARAH DI MAKAM YANG DIKERAMATKAN
Artikel ini mengkaji tentang aktivitas dan motif penziarah pada upacara Tradisi Ziarah Kubur di Makam Puyang Muaro Danau, Mande Rubiah dan Syekh Burhanuddin. Tradisi ziarah kubur m...
Daya Tarik Wisata Pura Langgar: Representasi Persaudaraan Hindu-Islam di Bali
Daya Tarik Wisata Pura Langgar: Representasi Persaudaraan Hindu-Islam di Bali
This article discusses the existence of the Langgar Temple in Bunutin Village, Bangli, as a tourist attraction as well as a representation of interfaith fraternity, especially Hind...
PERENCANAAN PENATAAN PURA PENATARAN MANIK GENI SEBAGAI PETANDA AREAL SUCI DI KAWASAN PURA SAD KAHYANGAN LUHUR ANDAKASA, KARANGASEM
PERENCANAAN PENATAAN PURA PENATARAN MANIK GENI SEBAGAI PETANDA AREAL SUCI DI KAWASAN PURA SAD KAHYANGAN LUHUR ANDAKASA, KARANGASEM
Pura Luhur Andakasa adalah salah satu pura bagian dari Sad Khayangan yang ada di Bali. Pura ini terletak di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem. Pura ini terletak di d...
Kiai Langgar sebagai Episentrum Pendidikan Islam Masyarakat Desa Meninjo Ranuyoso Lumajang
Kiai Langgar sebagai Episentrum Pendidikan Islam Masyarakat Desa Meninjo Ranuyoso Lumajang
Artikel ini hendak mengungkapkan peran Kiai Langgar yang dalam berbagai riset tidak banyak diulas dalam berbagai penelitian sebagaimana Kiai Pesantren. Langgar sebagaimana disebutk...

Back to Top