Javascript must be enabled to continue!
PEMBENTUKAN WISATA RELIGI DALAM TRADISI ZIARAH KUBUR
View through CrossRef
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis pembentukan wisata religi melaui tradisi ziarah kubur. Tradsi ziarah kubur merupakan salah satu tradisi yang masih eksis di tengah Masyarakat muslim di Indonesia. Tradisi ini berkembang menjadi salah satu pusat kunjungan terbesar yang kemudian menjadi wisata religi. Ada dua fokus kajian artikel ini yaitu apa hubungan tradisi ziarah kubur dengan wisata religi dan apa faktor penyebab tradisi ziarah kubur di makam Syekh Burhanuddin, Mande Rubiyah dan Puyang Muaro Danau bisa menjadi aktifitas wisata religi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi yang sekaligus sebagai participant observation yaitu peneliti sebagai alat instrument secara langsung, kemudian Teknik wawancara dan studi dokumentasi atau literatur, kesemua data tersebut diklasifikasi dan dianalisis secara mendalam dan disimpulkan. Temuannya adalah bahwa pembentukan wisata religi pada tradisi ziarah kubur disebabkab beberapa faktor yaitu pertama ziarah kubur berkaitan dengan agama, kedua ziarah kubur berkaitan dengan kemuliaan dan kekaromahan, ketiga makam yang diziarahi merupakan tokoh yang berpengaruh atau memiliki sejarah yang besar, keempat adanya motif tersendiri bagi penziarah terhadap makam yang diziarahi. Faktor tersebut merupakan alasan penziarah mengunjungi makam dan terbentuklah wisata religi.
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh
Title: PEMBENTUKAN WISATA RELIGI DALAM TRADISI ZIARAH KUBUR
Description:
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis pembentukan wisata religi melaui tradisi ziarah kubur.
Tradsi ziarah kubur merupakan salah satu tradisi yang masih eksis di tengah Masyarakat muslim di Indonesia.
Tradisi ini berkembang menjadi salah satu pusat kunjungan terbesar yang kemudian menjadi wisata religi.
Ada dua fokus kajian artikel ini yaitu apa hubungan tradisi ziarah kubur dengan wisata religi dan apa faktor penyebab tradisi ziarah kubur di makam Syekh Burhanuddin, Mande Rubiyah dan Puyang Muaro Danau bisa menjadi aktifitas wisata religi.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi yang sekaligus sebagai participant observation yaitu peneliti sebagai alat instrument secara langsung, kemudian Teknik wawancara dan studi dokumentasi atau literatur, kesemua data tersebut diklasifikasi dan dianalisis secara mendalam dan disimpulkan.
Temuannya adalah bahwa pembentukan wisata religi pada tradisi ziarah kubur disebabkab beberapa faktor yaitu pertama ziarah kubur berkaitan dengan agama, kedua ziarah kubur berkaitan dengan kemuliaan dan kekaromahan, ketiga makam yang diziarahi merupakan tokoh yang berpengaruh atau memiliki sejarah yang besar, keempat adanya motif tersendiri bagi penziarah terhadap makam yang diziarahi.
Faktor tersebut merupakan alasan penziarah mengunjungi makam dan terbentuklah wisata religi.
Related Results
Ziarah Kubur
Ziarah Kubur
Ziarah kubur adalah tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim untuk mengunjungi dan mendoakan orang-orang yang telah meninggal. Biasanya, ziarah kubur dilakukan pada hari-hari terten...
Tradisi Ziarah Kubur Pangeran Wong Agung Wilis Di Pura Langgar Bali
Tradisi Ziarah Kubur Pangeran Wong Agung Wilis Di Pura Langgar Bali
Tradisi ziarah kubur di Pura Langgar yang dilakukan umat Islam Jawa di Kampung Hindu Desa pakraman Bunutin Bangli Bali sebagai perwujudan dari moderasi beragama dan akulturasi buda...
TRADISI ZIARAH KUBUR MASYARAKAT SASAK (STUDI KASUS MAKAM LOANG BALOQ)
TRADISI ZIARAH KUBUR MASYARAKAT SASAK (STUDI KASUS MAKAM LOANG BALOQ)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui: (1) Bagaimana persepsi masyarakat terhadap ziarah kubur (2) motivasi yang mendorong masyarakat melakukan ziarah kubur (3) tata cara pe...
TRADISI ZIARAH KUBUR: MOTIF DAN AKTIVITAS PENZIARAH DI MAKAM YANG DIKERAMATKAN
TRADISI ZIARAH KUBUR: MOTIF DAN AKTIVITAS PENZIARAH DI MAKAM YANG DIKERAMATKAN
Artikel ini mengkaji tentang aktivitas dan motif penziarah pada upacara Tradisi Ziarah Kubur di Makam Puyang Muaro Danau, Mande Rubiah dan Syekh Burhanuddin. Tradisi ziarah kubur m...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Pengembangan Wisata Religi Banten Lama
Pengembangan Wisata Religi Banten Lama
Abstract. The issue which states that there are indications that Banten Lama religious tourism cannot develop from now on because stakeholders have not made efforts to develop reli...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
Perkembangan Religi Prasejarah: Tradisi Masyarakat Gayo.
Perkembangan Religi Prasejarah: Tradisi Masyarakat Gayo.
Abstract. Prehistoric Religion Development: Gayo Communities Tradition. Religion lived out by Gayo communities has been practiced since the prehistoric period. The religion of that...

