Javascript must be enabled to continue!
Sistem Proteksi Petir Eksternal dan Estimasi Kenaikan Tegangan pada Sistem Pentanahan Stasiun Penyimpanan Avtur Pulau Layang
View through CrossRef
Fenomena petir merupakan pertistiwa lepasnya muatan listrik (electric discharge) yang terjadi di atmosfer, diikuti dengan semburan cahaya dan radiasi gelombang elektromagnetik karena efek perpindahan muatan yang terjadi antara bumi dan udara. Sambaran petir yang dapat menimbulkan kerusakan fatal mengakibatkan diciptakanlah usaha proteksi petir guna melindungi dari akibat sambaran petir. Untuk menciptakan proteksi petir yang optimal diperlukan pengetahuan tentang segala hal mengenai petir itu sendiri dan juga proteksi petir yang akan digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem proteksi eksternal petir yang sedang dikerjakan pada Stasiun Penyimpanan Avtur Pulau Layang dengan menggunakan software SketchUp kemudian membuat rangkaian ekivalen SPP petir untuk dilakukan perhitungan besar tegangan saat sambar petir menggunakan software ATP-Draw. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketiga belas bangunan memiliki kebutuhan air termination dan down conductor yang berbeda. Kemudian untuk hasil simulasi besar tegangan yang timbul saat sambaran petir mengenai down conductor bangunan office building, tangki avtur dan lampu jalan secara berurutan yaitu 22.729 kV, 23.506 kV dan 22.798 kV. Nilai tegangan yang timbul pada bangunan tangki avtur lebih besar dibandingkan bangunan office building dan lampu jalan. Nilai tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya yaitu perbedaan struktur dan tinggi bangunan. Perbedaan tersebut membuat rangkaian ekivalen untuk tiap bangunan juga berbeda.
Universitas Sriwijaya - Pusat Inovasi Pembelajaran Unsri
Title: Sistem Proteksi Petir Eksternal dan Estimasi Kenaikan Tegangan pada Sistem Pentanahan Stasiun Penyimpanan Avtur Pulau Layang
Description:
Fenomena petir merupakan pertistiwa lepasnya muatan listrik (electric discharge) yang terjadi di atmosfer, diikuti dengan semburan cahaya dan radiasi gelombang elektromagnetik karena efek perpindahan muatan yang terjadi antara bumi dan udara.
Sambaran petir yang dapat menimbulkan kerusakan fatal mengakibatkan diciptakanlah usaha proteksi petir guna melindungi dari akibat sambaran petir.
Untuk menciptakan proteksi petir yang optimal diperlukan pengetahuan tentang segala hal mengenai petir itu sendiri dan juga proteksi petir yang akan digunakan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem proteksi eksternal petir yang sedang dikerjakan pada Stasiun Penyimpanan Avtur Pulau Layang dengan menggunakan software SketchUp kemudian membuat rangkaian ekivalen SPP petir untuk dilakukan perhitungan besar tegangan saat sambar petir menggunakan software ATP-Draw.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketiga belas bangunan memiliki kebutuhan air termination dan down conductor yang berbeda.
Kemudian untuk hasil simulasi besar tegangan yang timbul saat sambaran petir mengenai down conductor bangunan office building, tangki avtur dan lampu jalan secara berurutan yaitu 22.
729 kV, 23.
506 kV dan 22.
798 kV.
Nilai tegangan yang timbul pada bangunan tangki avtur lebih besar dibandingkan bangunan office building dan lampu jalan.
Nilai tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya yaitu perbedaan struktur dan tinggi bangunan.
Perbedaan tersebut membuat rangkaian ekivalen untuk tiap bangunan juga berbeda.
.
Related Results
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
Evaluasi Pentanahan Terhadap Sambaran Petir Pada SUTT 70 kV Menggunakan Electro Magnetic Transient Program (EMTP)
Evaluasi Pentanahan Terhadap Sambaran Petir Pada SUTT 70 kV Menggunakan Electro Magnetic Transient Program (EMTP)
Sistem transmisi merupakan sistem yang sering mengalami gangguan sambaran petir dan dapat menyebabkan back flashover (BFO) apabila terdapat sambaran langsung pada kawat tanah maupu...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Tugas Geometri
Tugas Geometri
Matematika sebagai mata pelajaran eksak, mengkaji berbagai hal sistematis yang lekat dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.. Materi matematika antara lain mencakup penguk...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Observasi Perubahan Resistansi Batang Pentanahan Dengan Penambahan Limbah Kelapa Sawit
Observasi Perubahan Resistansi Batang Pentanahan Dengan Penambahan Limbah Kelapa Sawit
Sistem pentanahan digunakan sebagai sistem pengamanan bagi perangkat listrik dan manusia apabila terjadi gangguan internal seperti tegangan lebih. [1] [13]. Fa...
PERANCANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR EKSTERNAL POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA
PERANCANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR EKSTERNAL POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA
Petir merupakan salah satu fenomena tegangan dan arus tinggi yang terjadi dalam waktu amat singkat (impuls) yang bermula dari ionisasi hingga loncatan muatan dari awan ke tanah at...
PENGARUH KELEMBABAN TANAH TERHADAP TAHANAN PENTANAHAN STUDI KASUS PADA GARDU INDUK KEMAYORAN 150 kV
PENGARUH KELEMBABAN TANAH TERHADAP TAHANAN PENTANAHAN STUDI KASUS PADA GARDU INDUK KEMAYORAN 150 kV
Abstract
The value of grounding resistance at the substation should be 0 Ω or less than 1 Ω. The value of grounding resistance is influenced by the resistivity and the ground...

