Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI PENGELOLAAN MODEL BISNIS BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN JOMBANG
View through CrossRef
Sejauh ini level Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Jombang tergolong maju, akan tetapi dengan munculnya tantangan berbagai masalah yang semakin kompleks diperlukan strategi pengelolaan model bisnis yang tepat pula. Tanpa strategi pengelolaan yang tepat, fungsi BUMDes untuk membantu mempercepat kesejahteraan desa akan semakin lambat tercapai. Oleh karena itu studi ini menganalisis berbagai masalah dasar dalam pengelolaan model bisnis BUMDEs di Kabupaten Jombang dan kemudian memberikan rekomendasi tentang rumusan strategi penting untuk mengelola model bisnis BUMDes di Kabupaten Jombang agar lebih baik lagi. Peneliti menerapkan metode kualitatif untuk mengambil data hasil wawancara dari berbagai pemangku kepentingan yang memahami tentang pengelolaan model bisnis BUMDes di Kabupaten Jombang. Hasil wawancara digunakan karena peneliti mengharapkan kedalaman data yang tidak dapat ditangkap oleh data umum hasil statistik. Pada akhirnya peneliti menarik kesimpulan bahwa strategi yang diperlukan untuk meningkatkan pengelolaan model bisnis BUMDes di Kabupaten Jombang terdiri dari strategi kelembagaan dan strategi partisipasi masyarakat.
Kata kunci: BUMDes, Ekonomi Desa, Pengelolaan, Bisnis Model
So far, the level of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Jombang Regency is considered advanced, but with the emergence of challenges, various problems that are increasingly complex require appropriate business model management strategies. Without the right management strategy, the function of BUMDes to help accelerate village welfare will be slower to achieve. Therefore, this study analyzes various basic problems in the management of business model BUMDes in Jombang Regency and then provides recommendations on the formulation of important strategies for managing business model BUMDes in Jombang Regency to be even better. Researchers applied qualitative methods to collect data from interviews from various stakeholders who understand the management of business model BUMDes in Jombang Regency. Interview results are used because researchers expect a depth of data that cannot be captured by general statistical data. In the end, the researcher concluded that the strategies needed to improve the management of business model BUMDes in Jombang Regency consisted of institutional strategies and community participation strategies.
Keywords: Village-Owned Enterprises, Village Economic, management, business model
Title: STRATEGI PENGELOLAAN MODEL BISNIS BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN JOMBANG
Description:
Sejauh ini level Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Jombang tergolong maju, akan tetapi dengan munculnya tantangan berbagai masalah yang semakin kompleks diperlukan strategi pengelolaan model bisnis yang tepat pula.
Tanpa strategi pengelolaan yang tepat, fungsi BUMDes untuk membantu mempercepat kesejahteraan desa akan semakin lambat tercapai.
Oleh karena itu studi ini menganalisis berbagai masalah dasar dalam pengelolaan model bisnis BUMDEs di Kabupaten Jombang dan kemudian memberikan rekomendasi tentang rumusan strategi penting untuk mengelola model bisnis BUMDes di Kabupaten Jombang agar lebih baik lagi.
Peneliti menerapkan metode kualitatif untuk mengambil data hasil wawancara dari berbagai pemangku kepentingan yang memahami tentang pengelolaan model bisnis BUMDes di Kabupaten Jombang.
Hasil wawancara digunakan karena peneliti mengharapkan kedalaman data yang tidak dapat ditangkap oleh data umum hasil statistik.
Pada akhirnya peneliti menarik kesimpulan bahwa strategi yang diperlukan untuk meningkatkan pengelolaan model bisnis BUMDes di Kabupaten Jombang terdiri dari strategi kelembagaan dan strategi partisipasi masyarakat.
Kata kunci: BUMDes, Ekonomi Desa, Pengelolaan, Bisnis Model
So far, the level of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Jombang Regency is considered advanced, but with the emergence of challenges, various problems that are increasingly complex require appropriate business model management strategies.
Without the right management strategy, the function of BUMDes to help accelerate village welfare will be slower to achieve.
Therefore, this study analyzes various basic problems in the management of business model BUMDes in Jombang Regency and then provides recommendations on the formulation of important strategies for managing business model BUMDes in Jombang Regency to be even better.
Researchers applied qualitative methods to collect data from interviews from various stakeholders who understand the management of business model BUMDes in Jombang Regency.
Interview results are used because researchers expect a depth of data that cannot be captured by general statistical data.
In the end, the researcher concluded that the strategies needed to improve the management of business model BUMDes in Jombang Regency consisted of institutional strategies and community participation strategies.
Keywords: Village-Owned Enterprises, Village Economic, management, business model.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) ATAS KERJASAMA BADAN USAHA MILIK SWASTA
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) ATAS KERJASAMA BADAN USAHA MILIK SWASTA
Abstrak. Badan usaha milik desa muncul sebagai kekuatan ekonomi baru di wilayah perdesaan. Badan usaha milik desa hadir sebagai wadah dalam menggerakan potensi ekonomi lokal bagi p...
PENGELOLAAN MODAL USAHA BAGI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) BUANA MEKAR DESA MEKAR BUANA KECAMATAN TEGAL WARU
PENGELOLAAN MODAL USAHA BAGI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) BUANA MEKAR DESA MEKAR BUANA KECAMATAN TEGAL WARU
BUMDes merupakan salah satu lembaga ekonomi yang diharapkan dapat menjadi salah satu yang berkontribusi pada sumber pendapatan Desa. Dalam Undang-Undang Desa dan peraturan Pelaksan...
Eksistensi Perekonomian Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa dalam Tinjauan Ekonomi Islam di Desa Siendeng
Eksistensi Perekonomian Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa dalam Tinjauan Ekonomi Islam di Desa Siendeng
Penelitian ini membahas bagaimana eksistensi perekonomian desa melalui Badan usaha milik desa dalam tinjauan ekonomi Islam dan penerapan perekonomian desa melalui badan usaha milik...
PENTINGNYA PENGELOLAAN MANAJEMEN SDM BAGI SEBUAH ORGANISASI DI BUMDES AMANAH
PENTINGNYA PENGELOLAAN MANAJEMEN SDM BAGI SEBUAH ORGANISASI DI BUMDES AMANAH
Peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2021 tentang Badan usaha milik desa dikeluarkan untuk melaksakan ketentuan pasal 117 dan pasal 185 huruf b undang-undang nomor 11 tahun 2021 ten...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
Perbedaan Koperasi dengan Organisasi lainnya
Perbedaan Koperasi dengan Organisasi lainnya
Suatu badan usaha didefenisikan sebagai organisasi yang terstruktur dalam mengelola faktor-faktor produksi untuk mendapatkan keuntungan. Salah satu karakteristik yang penting dari ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...

