Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif untuk Pendidikan Seks Usia Dini bagi Siswa Tunagrahita

View through CrossRef
Anak tunagrahita juga sama seperti anak normal pada umumnya yang memiliki perkembangan seksual. Sayangnya masyarakat masih banyak yang beranggapan bahwa anak tunagrahita tidak memiliki hasrat seksual. Kurangnya pendidikan seks usia dini pada anak tunagrahita merupakan masalah yang serius. Mereka rentan terhadap pelecehan seksual. Anak tunagrahita tidak paham dengan anggota tubuhnya. Karena itu dibutuhkan bimbingan dan strategi untuk memberikan pelayanan pendidikan seks usia dini untuk anak tunagrahita. Penelitian menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test, dimana desain ini melibatkan satu kelompok diberi pre-test, treatment, dan post-test. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan penghitungan statistik t-test berpasangan (paired). Layanan dengan media pembelajaran interaktif untuk pendidikan seks usia dini dilakukan secara 3 tahap, (1) pre-test, (2) perlakuan, (3) post-test agar terlihat apakah ada perkembangan dari pre-test ke post-test. Penelitian dilakukan pada 10 orang anak tunagrahita SLB-C Alpha Kumara Wardhana I Surabaya yang kemudian akan diolah dengan uji statistik t-testberpasangan (paired). Hasil yang didapat dari pre-test dan post-test berdasar nilai signifikansi (Sig.). adalah 0.00 yang berarti Sig.tailed <0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat diambil kesimpulan media pembelajaran interaktif berpengaruh terhadap pendidikan seks usia dini bagi anak tunagrahita di SLB-C Alpha Kumara Wardhana I Surabaya.
Title: Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif untuk Pendidikan Seks Usia Dini bagi Siswa Tunagrahita
Description:
Anak tunagrahita juga sama seperti anak normal pada umumnya yang memiliki perkembangan seksual.
Sayangnya masyarakat masih banyak yang beranggapan bahwa anak tunagrahita tidak memiliki hasrat seksual.
Kurangnya pendidikan seks usia dini pada anak tunagrahita merupakan masalah yang serius.
Mereka rentan terhadap pelecehan seksual.
Anak tunagrahita tidak paham dengan anggota tubuhnya.
Karena itu dibutuhkan bimbingan dan strategi untuk memberikan pelayanan pendidikan seks usia dini untuk anak tunagrahita.
Penelitian menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test, dimana desain ini melibatkan satu kelompok diberi pre-test, treatment, dan post-test.
Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan penghitungan statistik t-test berpasangan (paired).
Layanan dengan media pembelajaran interaktif untuk pendidikan seks usia dini dilakukan secara 3 tahap, (1) pre-test, (2) perlakuan, (3) post-test agar terlihat apakah ada perkembangan dari pre-test ke post-test.
Penelitian dilakukan pada 10 orang anak tunagrahita SLB-C Alpha Kumara Wardhana I Surabaya yang kemudian akan diolah dengan uji statistik t-testberpasangan (paired).
Hasil yang didapat dari pre-test dan post-test berdasar nilai signifikansi (Sig.
).
adalah 0.
00 yang berarti Sig.
tailed <0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat diambil kesimpulan media pembelajaran interaktif berpengaruh terhadap pendidikan seks usia dini bagi anak tunagrahita di SLB-C Alpha Kumara Wardhana I Surabaya.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Description of Risky Sexual Behavior in Men Indicated for HIV
Description of Risky Sexual Behavior in Men Indicated for HIV
Risky sexual behavior is any form of vaginal or anal sexual activity with a sexual partner that makes individuals more vulnerable to contracting sexually transmitted infections (ST...
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil identifikasi kebutuhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) terhadap prototipe asesmen kemampuan membaca permulaan secara tepat bagi siswa tunag...
Strategi Menghadapi Tantangan Dalam Memberikan Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini
Strategi Menghadapi Tantangan Dalam Memberikan Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini
Pendidikan seks pada anak usia dini merupakan isu yang semakin relevan dalam konteks global saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis tantangan ...
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI PADA PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TUNAGRAHITA
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI PADA PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TUNAGRAHITA
Tujuan pada penelitian ini adalah: 1) Validasi produk media Animasi pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Tunagrahita di SLB Angkasa Lan...

Back to Top