Javascript must be enabled to continue!
Eksistensi Roman Sacuwil dalam Sastra Jawa Modern
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hakikat roman sacuwil sebagai karya sastra, mendeskripsikan kondisi lingkungan cerita tersebut lahir, yakni penerbit dan pengarangnya, dan mendeskripsikan nilai dan fungsi roman sacuwil bagi pembacanya. Untuk mencapai ketiga hal tersebut digunakan pendekatan struktural dan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian ini adalah delapan puluh tiga cerita Roman Sacuwil hasil karya sepuluh pengarang produktif yang terbit tahun 2001-2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat roman sacuwil merupakan sastra remaja yang memiliki mutu populer. Unsur-unsur pembangunnya diolah secara ngambang. Meskipun ada beberapa karya yang diolah dengan bagus, namun tidak mam- pu mengangkat roman sacuwil. Roman sacuwil memiliki ciri khusus, yakni dihuni oleh tokoh muda-mudi, bercerita tentang cinta dan persahabatan. Para pengarang roman sacuwil sebagian besar hanya mengarang di rubrik tersebut. Nilai-nilai persahabatan muda-mudi yang terkandung dalam roman sacuwil merupakan media pendidikan bagi muda-mudi dalam membentuk karakter pergaulan muda-mudi Jawa yang jauh dari pergaulan bebas seperti di Barat.
Abstract:
This paper aims to describe the essence of roman sacuwil as a literary work, background of roman sacuwil i.e. the publisher and the author, and value and the function of roman sacuwil for the reader. To capture those problems, structural approach and the theory of sociology of literature are used in the analysis. The data of this research are eighty three works of roman sacuwil, written by ten authors that published in 2001-2005. The research shows that roman sacuwil is a teenage literature which is potentially enough to be quite popular. However, the elements of the story in roman sacuwil are not written well, that make the development indolence. Roman sacuwil has specific characteristics such as the character is teenager and the theme is about love and friendship. Therefore, roman sacuwil has its own rubric in Jaya Baya. The glorious value of friendship among teenager is a media to educate and build a good characteristic of the young generations.
Key Words: teenage literature, the essence, the value, the function
Title: Eksistensi Roman Sacuwil dalam Sastra Jawa Modern
Description:
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hakikat roman sacuwil sebagai karya sastra, mendeskripsikan kondisi lingkungan cerita tersebut lahir, yakni penerbit dan pengarangnya, dan mendeskripsikan nilai dan fungsi roman sacuwil bagi pembacanya.
Untuk mencapai ketiga hal tersebut digunakan pendekatan struktural dan pendekatan sosiologi sastra.
Sumber data penelitian ini adalah delapan puluh tiga cerita Roman Sacuwil hasil karya sepuluh pengarang produktif yang terbit tahun 2001-2005.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat roman sacuwil merupakan sastra remaja yang memiliki mutu populer.
Unsur-unsur pembangunnya diolah secara ngambang.
Meskipun ada beberapa karya yang diolah dengan bagus, namun tidak mam- pu mengangkat roman sacuwil.
Roman sacuwil memiliki ciri khusus, yakni dihuni oleh tokoh muda-mudi, bercerita tentang cinta dan persahabatan.
Para pengarang roman sacuwil sebagian besar hanya mengarang di rubrik tersebut.
Nilai-nilai persahabatan muda-mudi yang terkandung dalam roman sacuwil merupakan media pendidikan bagi muda-mudi dalam membentuk karakter pergaulan muda-mudi Jawa yang jauh dari pergaulan bebas seperti di Barat.
Abstract:
This paper aims to describe the essence of roman sacuwil as a literary work, background of roman sacuwil i.
e.
the publisher and the author, and value and the function of roman sacuwil for the reader.
To capture those problems, structural approach and the theory of sociology of literature are used in the analysis.
The data of this research are eighty three works of roman sacuwil, written by ten authors that published in 2001-2005.
The research shows that roman sacuwil is a teenage literature which is potentially enough to be quite popular.
However, the elements of the story in roman sacuwil are not written well, that make the development indolence.
Roman sacuwil has specific characteristics such as the character is teenager and the theme is about love and friendship.
Therefore, roman sacuwil has its own rubric in Jaya Baya.
The glorious value of friendship among teenager is a media to educate and build a good characteristic of the young generations.
Key Words: teenage literature, the essence, the value, the function.
Related Results
Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
<p><em><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-langua...
Increased life expectancy of heart failure patients in a rural center by a multidisciplinary program
Increased life expectancy of heart failure patients in a rural center by a multidisciplinary program
Abstract
Funding Acknowledgements
Type of funding sources: None.
INTRODUCTION Patients with heart failure (HF)...
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru. Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra. Botani sastra adalah selukd b...
PROBLEMATIKA DUNIA KEPENGARANGAN SASTRA JAWA PERIODE 1980—1997: SEBUAH STUDI KASUS (Problems of Javanese Literary Authorship World in the Period of 1980—1997: A Case Study)
PROBLEMATIKA DUNIA KEPENGARANGAN SASTRA JAWA PERIODE 1980—1997: SEBUAH STUDI KASUS (Problems of Javanese Literary Authorship World in the Period of 1980—1997: A Case Study)
Dunia kepengarangan sastra Jawa periode 1980—1997 ditopang oleh media berbahasa Jawa (koran dan majalah). Kehadiran institusi itu ternyata mampu memberikan kontribusi yang sangat l...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS SASTRA
PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS SASTRA
Proses pembelajaran yang merupakan inti dari proses pendidikan, harus dilakukan dengan menitikberatkan pada pengembangan potensi yang dimiliki mahasiswa sehingga mahasiswa memperol...
Crescimento de feijoeiro sob influência de carvão vegetal e esterco bovino
Crescimento de feijoeiro sob influência de carvão vegetal e esterco bovino
<p align="justify"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span><span lang="pt-BR">É indiscutível a import...
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pendekatan sastra dalam mengembangkan apresiasi mahasiswa terhadap karya sastra Bahasa Indonesia. Menggunakan pendekatan kual...

