Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
View through CrossRef
Berdasarkan data indeks ketahanan pangan tahun 2019, Kabupaten Kerinci memiliki indeks ketahanan yang baik, akan tetapi persebaran tingkat ketahanan pangan untuk setiap kecamatannya belum diketahui. Kemiskinan yang semakin meningkat dan luas lahan sawah yang semakin berkurang, berbanding terbalik dengan keadaan ketahanan pangan Kabupaten Kerinci di beberapa tahun terakhir. Oleh sebab itu perlu dilakukan pemetaanketahanan pangan agar informasi persebaran tingkat ketahanan pangan masing-masing kecamatan di Kabupaten Kerinci bisa diketahuidan mudah dipahami.Mengacu pada peraturan food security and vulnerability atlas tahun 2020, dan menentukan tingkat ketahanan pangan di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kerinci yang nantinya akan disajikan secara spasial. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan overlay, seluruh parameter yang mempengaruhi tingkat ketahanan pangan. Setelah di overlay dilakukan klasifikasi untuk menentukan ketahanan pangan nya.Hasil perhitungan bobot parameternya yaitu rasio penduduk tingkat kesejahteraan terendah terhadap jumlah penduduk 26%, rasio luas sawah terhadap luas wilayah 25%, rasio sarana dan prasarana penyedia pangan terhadap rumah tangga 16%, kecamatan tidak memiliki akses penghubung memadai 14%, rasio rumah tangga tanpa akses air bersih terhadaprumah tangga 11%, dan rasio tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk 8%. Berdasarkan hasil Analisa menunjukan bahwa daerah dengan kategori pangan sangat tahan terdapat pada 2 kecamatan, kategori cukup tahan 9 kecamatan, kategori cukup rentan 4 kecamatan, kategori sangat rentan 1 kecamatan.Kata Kunci: Ketahanan Pangan, GIS, Analytical Heirarchy Process (AHP), Food Security and Vulnerability atlas tahun 2020, Kabupaten Kerinc
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Description:
Berdasarkan data indeks ketahanan pangan tahun 2019, Kabupaten Kerinci memiliki indeks ketahanan yang baik, akan tetapi persebaran tingkat ketahanan pangan untuk setiap kecamatannya belum diketahui.
Kemiskinan yang semakin meningkat dan luas lahan sawah yang semakin berkurang, berbanding terbalik dengan keadaan ketahanan pangan Kabupaten Kerinci di beberapa tahun terakhir.
Oleh sebab itu perlu dilakukan pemetaanketahanan pangan agar informasi persebaran tingkat ketahanan pangan masing-masing kecamatan di Kabupaten Kerinci bisa diketahuidan mudah dipahami.
Mengacu pada peraturan food security and vulnerability atlas tahun 2020, dan menentukan tingkat ketahanan pangan di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kerinci yang nantinya akan disajikan secara spasial.
Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan overlay, seluruh parameter yang mempengaruhi tingkat ketahanan pangan.
Setelah di overlay dilakukan klasifikasi untuk menentukan ketahanan pangan nya.
Hasil perhitungan bobot parameternya yaitu rasio penduduk tingkat kesejahteraan terendah terhadap jumlah penduduk 26%, rasio luas sawah terhadap luas wilayah 25%, rasio sarana dan prasarana penyedia pangan terhadap rumah tangga 16%, kecamatan tidak memiliki akses penghubung memadai 14%, rasio rumah tangga tanpa akses air bersih terhadaprumah tangga 11%, dan rasio tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk 8%.
Berdasarkan hasil Analisa menunjukan bahwa daerah dengan kategori pangan sangat tahan terdapat pada 2 kecamatan, kategori cukup tahan 9 kecamatan, kategori cukup rentan 4 kecamatan, kategori sangat rentan 1 kecamatan.
Kata Kunci: Ketahanan Pangan, GIS, Analytical Heirarchy Process (AHP), Food Security and Vulnerability atlas tahun 2020, Kabupaten Kerinc.
Related Results
PROBLEMATIKA DALAM PENULISAN NAMA GEOGRAFIS BAHASA INDONESIA DAN RUSIA
PROBLEMATIKA DALAM PENULISAN NAMA GEOGRAFIS BAHASA INDONESIA DAN RUSIA
Perseteruan antara Rusia dan Ukraina dalam beberapa tahun terakhir yang memuncak pada awal tahun 2022 cukup menyita perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat Indon...
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Kedaulatan pangan diartikan sebagai hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas p...
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery
Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
Dinamika Ketahanan Pangan
Dinamika Ketahanan Pangan
Buku ini membahas berbagai aspek ketahanan pangan di Indonesia dengan pendekatan yang komprehensif dan berbasis data menggunakan metode deskriptif dan analisis kualitatif, buku ini...
AKTIVASI PROGRAM KETAHANAN PANGAN PADA MASYARAKAT DESA CILEMBU KABUPATEN SUMEDANG
AKTIVASI PROGRAM KETAHANAN PANGAN PADA MASYARAKAT DESA CILEMBU KABUPATEN SUMEDANG
Abstrak
Ketahanan pangan menjadi isu utama dalam kondisi perubahan iklim dunia saat ini yang tidak menentu. Panjangnya musim kemarau tahun ini (2023) akibat badai El Nino tel...
Analisa Kondisi Ketahanan Pangan di Kabupaten/Kota Provinsi Riau
Analisa Kondisi Ketahanan Pangan di Kabupaten/Kota Provinsi Riau
Provinsi Riau tercatat menempati urutan keenam terbawah dari 34 Provinsi di Indonesia berdasarkan nilai Indeks Ketahanan Pangan (IKP) tahun 2022. Meskipun nilai IKP Provinsi Riau r...
Peran Ibu dalam Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga
Peran Ibu dalam Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga
Permasalahan yang dihadapi dalam rumah tangga ataupun keluarga kerap kali mengalami persoalan-persoalan di mana sistem ketahanan pangan menjadi suatu masalah. Terjadinya kerawanan ...
KAJIAN PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KETAHANAN PANGAN
KAJIAN PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KETAHANAN PANGAN
Ketahanan pangan di Indonesia dapat dikatakan masih rentan, salah satunya ditandai dengan masih adanya angka kelaparan. Kondisi ini disebabkan oleh upaya pemenuhan kebutuhan dan pe...

