Javascript must be enabled to continue!
Terapi Inhalasi pada Asma Anak
View through CrossRef
Pemberian obat pada asma dapat berbagai macamn cara yaitu parenteral, per oral, atauperinhalasi. Pemberian per inhalasi adalah pernberian obat secara langsung ke dalamsaluran nafas melalui penghisapan. Pernberian obat secara inhalasi mempunyai beberapakeuntungan yaitu obat bekerja langsung pada saluran nafas, onset kerjanya cepat, dosisobat yang digunakan kecil, serta efek samping yang minimal karena konsentrasi obat didalam darah sedikit atau rendah. Pemberian aerosol yang ideal adalah dengan alat yangsederhana, mudah dibawa, tidak mahal, secara selektif mencapai saluran nafas bawah,hanya sedikit yang tertinggal di saluran nafas atas serta dapat digunakan oleh anak,orang cacat atau orang tua. Namun keadaan ideal tersebut tidak dapat sepenuhnya tercapaidengan adanya beberapa keuntungan dan kerugian masing-masing jenis alat terapiinhalasi. Terapi inhalasi dapat diberikan dengan inhaler dosis terukur (metered doseinhaler=MDI), MDI dengan bantuan spacer, nebulizer, intermitten positive pressurebreathing, rotahaler, atau diskhaler. Jenis terapi inhalasi di atas mempunyai keuntungandan kerugian masing-masing. Keberhasilan terapi inhalasi ditentukan oleh indikasi, carapemilihan obat, jenis obat, dan cara pemberiannya. Pada asma anak, baik tatalaksanaserangan (Pereda, reliever) maupun tatalaksana jangka panjang (pengendali, controller)sangat dianjurkan penggunaan secara inhalasi. Penggunaan terapi inhalasi merupakanpilihan tepat pada asma karena banyak manfaat yang didapat seperti onset kerjanyacepat, dosis obat kecil, efek samping minimal, dan langsung mencapai target. Namundemikian, terapi inhalasi ini mempunyai beberapa kendala yaitu tehnik dan carapemberian yang kurang tepat sehingga masih banyak yang tidak menggunakannya.Dengan mengetahui hal di atas diharapkan pengobatan asma mencapai kemajuan yangcukup berarti.
Paediatrica Indonesiana - Indonesian Pediatric Society
Title: Terapi Inhalasi pada Asma Anak
Description:
Pemberian obat pada asma dapat berbagai macamn cara yaitu parenteral, per oral, atauperinhalasi.
Pemberian per inhalasi adalah pernberian obat secara langsung ke dalamsaluran nafas melalui penghisapan.
Pernberian obat secara inhalasi mempunyai beberapakeuntungan yaitu obat bekerja langsung pada saluran nafas, onset kerjanya cepat, dosisobat yang digunakan kecil, serta efek samping yang minimal karena konsentrasi obat didalam darah sedikit atau rendah.
Pemberian aerosol yang ideal adalah dengan alat yangsederhana, mudah dibawa, tidak mahal, secara selektif mencapai saluran nafas bawah,hanya sedikit yang tertinggal di saluran nafas atas serta dapat digunakan oleh anak,orang cacat atau orang tua.
Namun keadaan ideal tersebut tidak dapat sepenuhnya tercapaidengan adanya beberapa keuntungan dan kerugian masing-masing jenis alat terapiinhalasi.
Terapi inhalasi dapat diberikan dengan inhaler dosis terukur (metered doseinhaler=MDI), MDI dengan bantuan spacer, nebulizer, intermitten positive pressurebreathing, rotahaler, atau diskhaler.
Jenis terapi inhalasi di atas mempunyai keuntungandan kerugian masing-masing.
Keberhasilan terapi inhalasi ditentukan oleh indikasi, carapemilihan obat, jenis obat, dan cara pemberiannya.
Pada asma anak, baik tatalaksanaserangan (Pereda, reliever) maupun tatalaksana jangka panjang (pengendali, controller)sangat dianjurkan penggunaan secara inhalasi.
Penggunaan terapi inhalasi merupakanpilihan tepat pada asma karena banyak manfaat yang didapat seperti onset kerjanyacepat, dosis obat kecil, efek samping minimal, dan langsung mencapai target.
Namundemikian, terapi inhalasi ini mempunyai beberapa kendala yaitu tehnik dan carapemberian yang kurang tepat sehingga masih banyak yang tidak menggunakannya.
Dengan mengetahui hal di atas diharapkan pengobatan asma mencapai kemajuan yangcukup berarti.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Pengalaman Anak Jalanan Usia Remaja Dalam Perilaku Inhalasi Lysergic Acid Diethylamide
Pengalaman Anak Jalanan Usia Remaja Dalam Perilaku Inhalasi Lysergic Acid Diethylamide
Seorang anak bisa menjadi anak jalanan tentu mempunyai hal yang melatarbelakangi dalam kehidupannya. Sehingga anak jalanan sangat rentan untuk terjerumus kedalam perilaku menyimpan...
Rancang Bangun Sistem Terapi Infrared Otomatis Untuk Terapi Far-Infrared Pada Spinal Cord
Rancang Bangun Sistem Terapi Infrared Otomatis Untuk Terapi Far-Infrared Pada Spinal Cord
Terapi infrared adalah terapi yang banyak dilakukan dengan memanfaatkan efek panas yang ditimbulkan pada tubuh manusia terutama pada permukaan kulit yang terpapar secara langsung. ...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Prevalência e gravidade de asma brônquica em adultos obesos com indicação de cirurgia bariátrica
Prevalência e gravidade de asma brônquica em adultos obesos com indicação de cirurgia bariátrica
OBJETIVO: Determinar a prevalência de asma em um grupo de adultos obesos, candidatos a cirurgia bariátrica e avaliar a gravidade da asma neste grupo de pacientes. MÉTODOS: Estudo t...
Hubungan antara kadar kalsium dengan serangan asma pada anak
Hubungan antara kadar kalsium dengan serangan asma pada anak
Abstract: Asthma is a chronic inflammatory disorder of the respiratory tract that can cause an increased response and activity within the airway which is characterized by the recur...
Penatalaksanaan Asma Varian Batuk
Penatalaksanaan Asma Varian Batuk
Batuk adalah salah satu refleks primitif bawaan yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh untuk melindungi tubuh dari benda asing. Batuk merupakan manifestasi keluhan yang ...
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Pendahuluan. Pada negara dengan keterbatasan sumber daya, pengukuran viral load (VL) sebagai prediktor efektivitas terapi antiretroviral (ARV) tidak selalu mudah untuk diakses oleh...

