Javascript must be enabled to continue!
EFISIENSI USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN
View through CrossRef
Usahatani cabai merah di Kabupaten Kebumen sebagian besar berada di Kecamatan Mirit. Produksi cabai merah di Kecamatan Mirit mengalami peningkatan produksi pada tahun 2012 dan mengalami penurunan produksi pada tahun 2013. Penurunan produksi ini terjadi akibat penggunaan faktor produksi yang kurang efisien. Tujuan penelitian ini adalah 1)menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi bibit, pupuk organik, pupuk anorganik, pestisida dan tenaga kerja; 2)menganalisis tingkat efisiensi usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen pada musim tanam Oktober – Desember 2014. Rancangan pengambilan sampel menggunakan metode Cluster Random Sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebagai responden sebanyak 30 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis fungsi produksi Cobb Douglass, analisis efisiensi penggunaan faktor produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga variabel yang berpengaruh terhadap produksi cabai merah yaitu bibit, pupuk anorganik, dan pestisida. Variabel pupuk organiak dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah. Nilai rata-rata efisiensi teknis usahatani cabai merah sebesar 0,9995 yang berarti usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit telah efisien. Efisiensi harga sebesar 155,46 yang berarti bahwa usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit belum efisien. Belum tercapainya efisiensi teknis dan efisiensi harga berakibat pada efisiensi ekonomis, sehingga usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit belum efisien secara ekonomis. Biaya yang digunakan pada usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit sebesar Rp17.286.542 per ha dengan penerimaan sebesar Rp290.666.667 per ha dan pendapatan sebesar Rp273.380.125 per ha.
P4M STIE Putra Bangsa
Title: EFISIENSI USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN
Description:
Usahatani cabai merah di Kabupaten Kebumen sebagian besar berada di Kecamatan Mirit.
Produksi cabai merah di Kecamatan Mirit mengalami peningkatan produksi pada tahun 2012 dan mengalami penurunan produksi pada tahun 2013.
Penurunan produksi ini terjadi akibat penggunaan faktor produksi yang kurang efisien.
Tujuan penelitian ini adalah 1)menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi bibit, pupuk organik, pupuk anorganik, pestisida dan tenaga kerja; 2)menganalisis tingkat efisiensi usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen pada musim tanam Oktober – Desember 2014.
Rancangan pengambilan sampel menggunakan metode Cluster Random Sampling.
Jumlah sampel yang digunakan sebagai responden sebanyak 30 orang.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis fungsi produksi Cobb Douglass, analisis efisiensi penggunaan faktor produksi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga variabel yang berpengaruh terhadap produksi cabai merah yaitu bibit, pupuk anorganik, dan pestisida.
Variabel pupuk organiak dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah.
Nilai rata-rata efisiensi teknis usahatani cabai merah sebesar 0,9995 yang berarti usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit telah efisien.
Efisiensi harga sebesar 155,46 yang berarti bahwa usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit belum efisien.
Belum tercapainya efisiensi teknis dan efisiensi harga berakibat pada efisiensi ekonomis, sehingga usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit belum efisien secara ekonomis.
Biaya yang digunakan pada usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit sebesar Rp17.
286.
542 per ha dengan penerimaan sebesar Rp290.
666.
667 per ha dan pendapatan sebesar Rp273.
380.
125 per ha.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG
Prospek usahatani pembibitan sayuran cabai, di desa Dilem kecamatan Kepanjen cukup besar, namun belum diketahui tingkat kelayakannya. Petani umumnya sudah mengadakan perhitungan ek...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Cabe Rawit Merah di Desa Tapenpah Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Cabe Rawit Merah di Desa Tapenpah Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara
Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) merupakan salah satu kabupaten yang memiliki lahan pertanian yang luas dan potensial untuk berusahatani cabe rawit merah. Desa Tapenpah merupakan...
Analisis Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens) di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut
Analisis Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens) di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut
Cabai merupakan salah satu komoditas holtikultura yang dibutuhkan dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Cabai rawit merupakan jenis cabai yang banyak digunakan dalam masakan se...
Analisis Usahatani Cabai Besar di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala
Analisis Usahatani Cabai Besar di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala
Tujuan peneIitian ini yaitu untuk mengetahui penyelenggaraan usahatani cabai besar dengan menganalisis besar biaya yang dikeluarkan, penerimaan, pendapatan dan keuntungan yang dipe...
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Merah
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Merah
Tanaman cabai merah sebagai salah satu komoditi holtikultura dapat tumbuh subur di berbagai ketinggian tempat mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi tergantung varietasnya...
PENGARUH PENERAPAN SISTEM AGRIBISNIS TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI MENTIMUN (Cucumis sativus L.) DI KECAMATAN RANTAU KABUPATEN ACEH TAMIANG
PENGARUH PENERAPAN SISTEM AGRIBISNIS TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI MENTIMUN (Cucumis sativus L.) DI KECAMATAN RANTAU KABUPATEN ACEH TAMIANG
Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Aceh Tamia...
Pemberdayaan Petani Melalui Usaha Tanaman Bawang Merah (Allium cepa.L) Di Desa Mirit,Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen
Pemberdayaan Petani Melalui Usaha Tanaman Bawang Merah (Allium cepa.L) Di Desa Mirit,Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen
Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan petani dalam budidaya bawang merah di Desa Mirit melalui metode benchmarking, yakni membandingkan penerapan inovasi teknologi budidaya ...

