Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KORESPONDENSI BUNYI BAHASA LAMPUNG DIALEK TULANGBAWANG

View through CrossRef
This research discusses the differences of vowel correspondences, vowel, and  consonant variations of Tulangbawang dialect of Lampung language in six research areas. The data collecting technique was conducted by applying  dialectology method. Moreover, this research used the list of questions  that  listed in Swadesh’s basic vocabularies. The result showed that there are  differences in the linguistic elements in Lampung language which include  the  differences in phonology, morphology, and lexicon. In the phonological differences, it was found that there are one vowel correspondence, eleven vowel variations, and twenty three consonant variations. In general, vowel correspondence lies in the end of words, and the tendency of occurring is found  in the research area 1, 3, 4, and 5. All research areas always have similarities  but there are various changes for each correspondence in research area number  six. In the morphological differences, there are differences in the form of suffixes namely correspondences. Besides, there are some lexical differences found in the six research areas.Abstrak Penelitian ini membahas perbedaan korespondensi vokal, variasi vokal, dan variasi konsonan dalam bahasa Lampung dialek Tulangbawang di 6 titik pengamatan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode dialektologi. Selain itu, penelitian ini menggunakan daftar pertanyaan yang digunakan pada 200 kosakata dasar swadesh. Ditemukan perbedaan unsur-unsur kebahasaan dalam bahasa Lampung yang meliputi perbedaan; fonologi, morfologi, dan leksikon. Perbedaan fonologi ditemukan satu korespondensi vokal, sebelas variasi vokal, dan dua puluh tiga variasi konsonan. Umumnya korespondensi vokal posisi akhir kata, ada kecendrungan pada daerah titik pengamatan 1, 3, 4, dan 5. Kesemua itu selalu memiliki kesamaan walaupun pada enam daerah titik pengamatan memiliki perubahan yang berbeda-beda untuk setiap korespondensi yang ditemukan. Dalam perbedaan morfologi terdapat perbedaan bentuk sufiks yang berupa korespondensi. Selain itu, perbedaan leksikon cukup banyak ditemukan pada enam titik daerah pengamatan.
Title: KORESPONDENSI BUNYI BAHASA LAMPUNG DIALEK TULANGBAWANG
Description:
This research discusses the differences of vowel correspondences, vowel, and  consonant variations of Tulangbawang dialect of Lampung language in six research areas.
The data collecting technique was conducted by applying  dialectology method.
Moreover, this research used the list of questions  that  listed in Swadesh’s basic vocabularies.
The result showed that there are  differences in the linguistic elements in Lampung language which include  the  differences in phonology, morphology, and lexicon.
In the phonological differences, it was found that there are one vowel correspondence, eleven vowel variations, and twenty three consonant variations.
In general, vowel correspondence lies in the end of words, and the tendency of occurring is found  in the research area 1, 3, 4, and 5.
All research areas always have similarities  but there are various changes for each correspondence in research area number  six.
In the morphological differences, there are differences in the form of suffixes namely correspondences.
Besides, there are some lexical differences found in the six research areas.
Abstrak Penelitian ini membahas perbedaan korespondensi vokal, variasi vokal, dan variasi konsonan dalam bahasa Lampung dialek Tulangbawang di 6 titik pengamatan.
Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode dialektologi.
Selain itu, penelitian ini menggunakan daftar pertanyaan yang digunakan pada 200 kosakata dasar swadesh.
Ditemukan perbedaan unsur-unsur kebahasaan dalam bahasa Lampung yang meliputi perbedaan; fonologi, morfologi, dan leksikon.
Perbedaan fonologi ditemukan satu korespondensi vokal, sebelas variasi vokal, dan dua puluh tiga variasi konsonan.
Umumnya korespondensi vokal posisi akhir kata, ada kecendrungan pada daerah titik pengamatan 1, 3, 4, dan 5.
Kesemua itu selalu memiliki kesamaan walaupun pada enam daerah titik pengamatan memiliki perubahan yang berbeda-beda untuk setiap korespondensi yang ditemukan.
Dalam perbedaan morfologi terdapat perbedaan bentuk sufiks yang berupa korespondensi.
Selain itu, perbedaan leksikon cukup banyak ditemukan pada enam titik daerah pengamatan.

Related Results

ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
Penelitian ini membahas perbandingan bahasa Sunda Dialek Priangan dengan bahasa Sunda Dialek Indramayu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tekn...
Sinonim Nomina dan Adjektiva pada Dialek O Bahasa Lampung
Sinonim Nomina dan Adjektiva pada Dialek O Bahasa Lampung
Abstrak Bahasa Lampung memiliki dua dialek yaitu dialek A dan dialek O. Dialek bahasa Lampung dialek O berbeda dengan dialek A. Sangat terlihat pada pengucapan  atau pelafala...
Analisis Dialek Kelantan dan Simbol Budaya Masyarakat Dalam Telefilem Ikan Singgang Cicah Budu
Analisis Dialek Kelantan dan Simbol Budaya Masyarakat Dalam Telefilem Ikan Singgang Cicah Budu
Dialek merupakan Bahasa daerah atau setempat yang digunakan di seluruh negara. Setiap negeri mempunya dialek yang tersendiri. Walaupun Masyarakat di Malaysia mempunyai kepelbagaian...
PEMAKAIAN DIALEK BAHASA SUMBAWA : KAJIAN ASPEK SOSIOLINGUISTIK
PEMAKAIAN DIALEK BAHASA SUMBAWA : KAJIAN ASPEK SOSIOLINGUISTIK
Mahsun (2004) membagi Bahasa Sumbawa (BS) ke dalam empat dialek, yaitu Dialek Sumbawa Besar (DSB), Dialek Taliwang (DT), Dialek Jereweh (DJ), dan Dialek Tongo (DTn). Kajian ini ber...
Analisis Dialek Dalam Bentuk Bahasa Percakapan Dalam Film “Imperfect” Karya Meira Anastasia
Analisis Dialek Dalam Bentuk Bahasa Percakapan Dalam Film “Imperfect” Karya Meira Anastasia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan dialek dalam bentuk Bahasa percakapan yang ada di dalam film Im’Perfect karya Meisa Anastasya. Penggunaan Bahasa dialek dalam film i...
Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Bali di Kabupaten Dompu
Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Bali di Kabupaten Dompu
Makalah ini mengkaji disribusi dan pemetaan varian-varian bahasa Bali di Kabupaten Dompu dengan menggunakan pendekatan dialektologi diakronis.Ada empat kantong bahasa (enklave) yan...
LAHJAH ARABIYAH: SEBUAH STUDI DIALEKTOLOGIS
LAHJAH ARABIYAH: SEBUAH STUDI DIALEKTOLOGIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan berbagai macam Dialek Bahasa Arab (lahjah arabiyah) secara deskriptif, apa sebab dan aspek yang melatari sehingga ...
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
<p>Lampung merupakan provinsi yang terletak di ujung timur pulau Sumatera. Lampung juga dilalui oleh jalur lintas Sumatera yang memiliki efek langsung terhadap perekonomian m...

Back to Top