Javascript must be enabled to continue!
RELASI KUASA POLITIK TOKOH AGAMA DALAM HEGEMONI PEMILUKADA 2020
View through CrossRef
AbstrakArtikel ini menggambarkan relasi kuasa politik yang dilakukan tokoh agama di Kabupaten Malang dalam rangka pemilihan kepala daerah. Dalam wilayah sosial kemasyarakatan, tokoh agama memiliki status yang tinggi sampai akhirnya disebut sebagai elit lokal. Status sosial itu berupa kekuasaan yang lahir dari legitimasi masyarakat. Selain itu kekuasaan politik yang di miliki berasal dari jaringan yang dibangun dengan latar belakang organisasi. Meskipun tulisan ini berawal dari hasil survey, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus. Dimana yang menjadi sumber data berasal hasil wawancara tokoh, masyarakat serta pelaku yang tinggal dan mengenal tokoh agama yang masuk dalam politik. Dalam konteks lokalitas masyarakat Kabupaten Malang, tokoh agama menjadi rujukan alternatif pemecahan masalah. Kekuasaan tokoh agama menjadi modal awal dipilih oleh masyarakat. Oleh karena itu sangatlah wajar apabila tokoh agama memiliki posisi yang penting dalam kontestasi politik lokal. Dengan dimensi kekuasaan yang dijelaskan oleh Gaventa dalam teori Powercube serta tokoh filsafat politik lain. Menunjukkan kekuasaan tokoh agama berada dalam wilayah yang disebutkan Gaventa, terlihat didalam struktur kekuasaan, tidak terlihat diluar sebagai penasehat dan tersembunyi dengan melakukan gerakan bawah tanah. Oleh karena itu posisi tokoh agama dalam berpolitik juga menjadi kian digemari oleh para elit politik dalam dukung mendukung.
Title: RELASI KUASA POLITIK TOKOH AGAMA DALAM HEGEMONI PEMILUKADA 2020
Description:
AbstrakArtikel ini menggambarkan relasi kuasa politik yang dilakukan tokoh agama di Kabupaten Malang dalam rangka pemilihan kepala daerah.
Dalam wilayah sosial kemasyarakatan, tokoh agama memiliki status yang tinggi sampai akhirnya disebut sebagai elit lokal.
Status sosial itu berupa kekuasaan yang lahir dari legitimasi masyarakat.
Selain itu kekuasaan politik yang di miliki berasal dari jaringan yang dibangun dengan latar belakang organisasi.
Meskipun tulisan ini berawal dari hasil survey, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus.
Dimana yang menjadi sumber data berasal hasil wawancara tokoh, masyarakat serta pelaku yang tinggal dan mengenal tokoh agama yang masuk dalam politik.
Dalam konteks lokalitas masyarakat Kabupaten Malang, tokoh agama menjadi rujukan alternatif pemecahan masalah.
Kekuasaan tokoh agama menjadi modal awal dipilih oleh masyarakat.
Oleh karena itu sangatlah wajar apabila tokoh agama memiliki posisi yang penting dalam kontestasi politik lokal.
Dengan dimensi kekuasaan yang dijelaskan oleh Gaventa dalam teori Powercube serta tokoh filsafat politik lain.
Menunjukkan kekuasaan tokoh agama berada dalam wilayah yang disebutkan Gaventa, terlihat didalam struktur kekuasaan, tidak terlihat diluar sebagai penasehat dan tersembunyi dengan melakukan gerakan bawah tanah.
Oleh karena itu posisi tokoh agama dalam berpolitik juga menjadi kian digemari oleh para elit politik dalam dukung mendukung.
Related Results
Tinjauan Yuridis terhadap Penggunaan Surat Kuasa Jual sebagai Dasar Peralihan Hak
Tinjauan Yuridis terhadap Penggunaan Surat Kuasa Jual sebagai Dasar Peralihan Hak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepastian hukum surat kuasa menjual dalam peralihan hak, prosedur sah dalam peralihan hak melalui akta kuasa menjual, serta langkah h...
Relasi Kuasa dalam Novel Gadis Pesisir Karya Nunuk Y. Kusmiana: Kajian Hegemoni Antonio Gramsci
Relasi Kuasa dalam Novel Gadis Pesisir Karya Nunuk Y. Kusmiana: Kajian Hegemoni Antonio Gramsci
Rosyidah, Yuni Kholifatul. 2022. Relasi Kuasa dalam Novel Gadis Pesisir Karya Nunuk Y. Kusmiana: Kajian Hegemoni Antonio Gramsci. Skrispi. Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas ...
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
Abstract : Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana karakter tokoh dalam novel “Sogi karya Faika Burhan?”Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Sog...
HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL 86 KARYA OKKY MADASARI
HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL 86 KARYA OKKY MADASARI
ABSTRAK: Teori hegemoni Gramsci memberikan pengaruh terhadap studi sastra. Sastra tidak hanya dipandang sebagai gejala yang diciptakan masyarakat saja, tetapi sastra mampu memberik...
Konstelasi Politik Klientelisme Gus Ali :Studi Relasi Kuasa Patron – Klien Gus Ali di dalam Pilkada Sidoarjo 2020 dan Pengaruhnya terhadap Pemerintahan Gus Mudhlor - Subandi
Konstelasi Politik Klientelisme Gus Ali :Studi Relasi Kuasa Patron – Klien Gus Ali di dalam Pilkada Sidoarjo 2020 dan Pengaruhnya terhadap Pemerintahan Gus Mudhlor - Subandi
Konstelasi Pilkada Sidoarjo 2020 diikuti oleh tiga kandidat yaitu pasangan Bambang Haryo – Moh.Taufiqulbar, Ahmad Mudhlor – Subandi dan Kelana – Dwi Astutik. Pemenang pilkada yaitu...
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperj...
Peran Politik Tokoh Agama pada Pemilu
Peran Politik Tokoh Agama pada Pemilu
ABSTRAK
Kajian tentang tokoh agama dan juga perananya dalam politik selalu menarik untuk dibahas.Karena tokoh agama sendiri memiliki kharismatik dan juga pengetahuan agama ya...

