Javascript must be enabled to continue!
SOBOKARTI JAVANESE DANCE CENTER IN SEMARANG WITH VERNACULAR ARCHITECTURE APPROACH PERANCANGAN PUSAT KESENIAN TARI JAWA SOBOKARTI DI SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR VERNAKULAR
View through CrossRef
Kota Semarang merupakan kota yang sangat heterogen dalam bebagai unsur tak terkecuali bidang kebudayaan dan kesenian. Terdapat salah satu bangunan yang berfungsi sebagai bangunan pertunjukan kesenian yaitu Gedung Sobokartti yang dibangun pada tahun 1920. Pada tahun 1992, dengan SK No. 646/50 Walikota Tingkat II Semarang tentang Perlindungan Bangunan Purbakala atau Bersejarah di Kotamadya Tingkat II, Gedung Sobokartti ditetapkan sebagai Cagar Budaya. semarang. Fasilitas yang terdapat di Gedung Sobokartti belum dapat memfasilitasi secara maksimal kegiatan kesenian yang diselenggarakan, serta adanya bangunan ruko yang berada di depan gedung sobokartti namun kegiatan perekonomian yang ada di dalamnya kurang berkembang. Tujuan dari penulisan ini ialah untuk mendapatkan landasan konseptual dalam perancangan Bangunan Sobokartti yang sesuai dengan pendekatan yang akan digunakan pada bangunan. Serta diharapkan dapat menjadi salah satu pusat kesenian yang berada di kota Semarang, khususnya seni pertunjukan tari khas jawa. Metode yang digunakan yaitu menganalisis lokasi tapak, analisa kebisingan, analisa klimatologi, analisa aksesbilitas, dan analisa vegetasi. Dalam perancangan Pusat Kesenian Tari Jawa Sobokarti di Semarang dengan Pendekatan Arsitektuer Vernakular. Adapun bentuk fasad yang ingin ditonjolkan dengan dasar langgam arsitektur vernakular yang berusaha memperlihatkan ciri khas dan jati diri dari bangunan tersebut.
Prodi Arsitektur Universitas Pandanaran
Title: SOBOKARTI JAVANESE DANCE CENTER IN SEMARANG WITH VERNACULAR ARCHITECTURE APPROACH PERANCANGAN PUSAT KESENIAN TARI JAWA SOBOKARTI DI SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR VERNAKULAR
Description:
Kota Semarang merupakan kota yang sangat heterogen dalam bebagai unsur tak terkecuali bidang kebudayaan dan kesenian.
Terdapat salah satu bangunan yang berfungsi sebagai bangunan pertunjukan kesenian yaitu Gedung Sobokartti yang dibangun pada tahun 1920.
Pada tahun 1992, dengan SK No.
646/50 Walikota Tingkat II Semarang tentang Perlindungan Bangunan Purbakala atau Bersejarah di Kotamadya Tingkat II, Gedung Sobokartti ditetapkan sebagai Cagar Budaya.
semarang.
Fasilitas yang terdapat di Gedung Sobokartti belum dapat memfasilitasi secara maksimal kegiatan kesenian yang diselenggarakan, serta adanya bangunan ruko yang berada di depan gedung sobokartti namun kegiatan perekonomian yang ada di dalamnya kurang berkembang.
Tujuan dari penulisan ini ialah untuk mendapatkan landasan konseptual dalam perancangan Bangunan Sobokartti yang sesuai dengan pendekatan yang akan digunakan pada bangunan.
Serta diharapkan dapat menjadi salah satu pusat kesenian yang berada di kota Semarang, khususnya seni pertunjukan tari khas jawa.
Metode yang digunakan yaitu menganalisis lokasi tapak, analisa kebisingan, analisa klimatologi, analisa aksesbilitas, dan analisa vegetasi.
Dalam perancangan Pusat Kesenian Tari Jawa Sobokarti di Semarang dengan Pendekatan Arsitektuer Vernakular.
Adapun bentuk fasad yang ingin ditonjolkan dengan dasar langgam arsitektur vernakular yang berusaha memperlihatkan ciri khas dan jati diri dari bangunan tersebut.
Related Results
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA SELASAR SUNARYO ART SPACE
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA SELASAR SUNARYO ART SPACE
Abstract: Neo-Vernacular architecture is a concept within the postmodern movement that combines two styles, modern and vernacular. In an increasingly advanced and modern era, moder...
MEMBACA DAN MEMAKNAI RUH KEBERLANJUTAN DALAM ARSITEKTUR VERNAKULAR
MEMBACA DAN MEMAKNAI RUH KEBERLANJUTAN DALAM ARSITEKTUR VERNAKULAR
Abstract: The human view of nature is infinite creating an exploitative attitude like industry towards the natural world and causing chronic damage to nature. Modern humans need to...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
PRINSIP BENTUK TARI SAMBUT LAN SERASAN SEKENTENAN DI KABUPATEN MUSI RAWAS
PRINSIP BENTUK TARI SAMBUT LAN SERASAN SEKENTENAN DI KABUPATEN MUSI RAWAS
Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang prinsip bentuk Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan dengan menggunakan pendekatan koreografi menurut teori Y. Sumandiyo...
Arsitektur Vernakular Berdasarkan Aspek Sosial-Budaya Pada Ruko Di Kota Medan
Arsitektur Vernakular Berdasarkan Aspek Sosial-Budaya Pada Ruko Di Kota Medan
Arsitektur vernakular merupakan arsitektur yang terlahir dari masyarakat sebagai cerminan tradisi lokal dan terus berkembang dikarenakan sifatnya yang fleksibel dengan potensi seki...
KARAWITAN TARI SEKAR PUDYASTUTI KARYA K.R.T. SASMINTADIPURA: STRUKTUR PENYAJIAN DAN GARAP KENDHANGAN
KARAWITAN TARI SEKAR PUDYASTUTI KARYA K.R.T. SASMINTADIPURA: STRUKTUR PENYAJIAN DAN GARAP KENDHANGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan pola penyajian dan garap kendhangan Tari Sekar Pudyastuti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrip...
Tari Manyakok, Tari Turun Mandi, dan Tari Podang Perisai sebagai Ekspresi Budaya Masyarakat Melayu Riau
Tari Manyakok, Tari Turun Mandi, dan Tari Podang Perisai sebagai Ekspresi Budaya Masyarakat Melayu Riau
ABSTRAKTulisan ini merupakan hasil penelitian tentang nilai-nilai budaya masyarakat Melayu melalui tiga tari tradisional di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Tiga bentuk ta...
Kreativitas Rd. Tjetje Somantri dalam Tari Puja
Kreativitas Rd. Tjetje Somantri dalam Tari Puja
ABSTRACTThe Puja dance is the product of Raden Tjetje Somantri’s creativity, in which there is a touch of SundanesePriyayi culture and Javanese dance. The dance is included in the ...

