Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PRINSIP BENTUK TARI SAMBUT LAN SERASAN SEKENTENAN DI KABUPATEN MUSI RAWAS

View through CrossRef
Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang prinsip bentuk Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan dengan menggunakan pendekatan koreografi menurut teori Y. Sumandiyo Hadi dalam prinsip bentuk tari, pada salah satu mata kuliah yang ada di semester 6 (enam) di Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang. Yang akan dibahas pada prinsip bentuk gerak pada Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan yaitu meliputi keutuhan, variasi, repetisi, transisi, rangkaian, perbandingan, dan klimaks. Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan merupakan kembangan dari Tari Sambut Silampari Musi Rawas. Kata Lan Serasan Sekentenan memiliki arti yaitu bumi yang damai, saling bekerjasama, toleransi dan bahu membahu. Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan termasuk ke dalam jenis tari tradisional sebagai tari penyambutan tamu khusus. Di mana Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan menggunakan properti tepak berisi sekapur sirih sebagai simbol penghormatan bagi tamu tertentu. Tari Sambut ini di bawakan oleh 8 orang penari, terdiri dari 5 orang penari perempuan dan 3 penari laki-laki. Tata rias dalam tari ini menggunakan make up korektif. Busana pada tari ini menggunakan baju kurung. Penggunaan warna identik yaitu warna merah pada Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan.  Kata  Kunci: Prinsip, Bentuk, Tari Lan Serasan Sekentena Abstract: This study aims to describe the principles of the Sambut Lan Serasan Sekentenan Dance by using a choreographic approach according to Y. Sumandiyo Hadi's theory in the principles of dance form, in one of the courses in semester 6 (six) in the Performing Arts Education Study Program, Faculty of Teaching and PGRI Palembang University of Education. What will be discussed is the principle of the form of motion in Sesentenan's Sambut Lan Serasan Dance, which includes wholeness, variation, repetition, transition, series, comparison, and climax. The Serasan Sekentenan Sambut Lan Dance is a development of the Musi Rawas Welcome Silampari Dance. The word Lan Serasan Sekentenan means a peaceful earth, mutual cooperation, tolerance and hand in hand. The Sambut Lan for special guests. Where the Sambut Lan Serasan Sekentenan Dance uses a tepak property Serasan Sekentenan dance is included in the type of traditional dance as a welcoming dance containing a betel leaf as a symbol of respect for certain guests. This welcoming dance is performed by 8 dancers, consisting of 5 female dancers and 3 male dancers. The make-up in this dance uses corrective make-up. Clothing in this dance uses a bracketed shirt. The use of identical colors, namely red in the sambut lan serasan sekentenan dance. keywords: principle, form, dance Lan Serasan Setentenan
Title: PRINSIP BENTUK TARI SAMBUT LAN SERASAN SEKENTENAN DI KABUPATEN MUSI RAWAS
Description:
Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang prinsip bentuk Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan dengan menggunakan pendekatan koreografi menurut teori Y.
Sumandiyo Hadi dalam prinsip bentuk tari, pada salah satu mata kuliah yang ada di semester 6 (enam) di Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang.
Yang akan dibahas pada prinsip bentuk gerak pada Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan yaitu meliputi keutuhan, variasi, repetisi, transisi, rangkaian, perbandingan, dan klimaks.
Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan merupakan kembangan dari Tari Sambut Silampari Musi Rawas.
Kata Lan Serasan Sekentenan memiliki arti yaitu bumi yang damai, saling bekerjasama, toleransi dan bahu membahu.
Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan termasuk ke dalam jenis tari tradisional sebagai tari penyambutan tamu khusus.
Di mana Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan menggunakan properti tepak berisi sekapur sirih sebagai simbol penghormatan bagi tamu tertentu.
Tari Sambut ini di bawakan oleh 8 orang penari, terdiri dari 5 orang penari perempuan dan 3 penari laki-laki.
Tata rias dalam tari ini menggunakan make up korektif.
Busana pada tari ini menggunakan baju kurung.
Penggunaan warna identik yaitu warna merah pada Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan.
 Kata  Kunci: Prinsip, Bentuk, Tari Lan Serasan Sekentena Abstract: This study aims to describe the principles of the Sambut Lan Serasan Sekentenan Dance by using a choreographic approach according to Y.
Sumandiyo Hadi's theory in the principles of dance form, in one of the courses in semester 6 (six) in the Performing Arts Education Study Program, Faculty of Teaching and PGRI Palembang University of Education.
What will be discussed is the principle of the form of motion in Sesentenan's Sambut Lan Serasan Dance, which includes wholeness, variation, repetition, transition, series, comparison, and climax.
The Serasan Sekentenan Sambut Lan Dance is a development of the Musi Rawas Welcome Silampari Dance.
The word Lan Serasan Sekentenan means a peaceful earth, mutual cooperation, tolerance and hand in hand.
The Sambut Lan for special guests.
Where the Sambut Lan Serasan Sekentenan Dance uses a tepak property Serasan Sekentenan dance is included in the type of traditional dance as a welcoming dance containing a betel leaf as a symbol of respect for certain guests.
This welcoming dance is performed by 8 dancers, consisting of 5 female dancers and 3 male dancers.
The make-up in this dance uses corrective make-up.
Clothing in this dance uses a bracketed shirt.
The use of identical colors, namely red in the sambut lan serasan sekentenan dance.
keywords: principle, form, dance Lan Serasan Setentenan.

Related Results

Principles of the Form of the Welcome and Serasan Sekentenan Dance in Musi Rawas Regency
Principles of the Form of the Welcome and Serasan Sekentenan Dance in Musi Rawas Regency
This study aims to describe the principles of the Sambut Lan Serasan Sekentenan Dance by using a choreographic approach according to Y. Sumandiyo Hadi's theory in the principles of...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
TATA RIAS DAN BUSANA DALAM TARI SAMBUT SRI MAHARAJA LIGOR
TATA RIAS DAN BUSANA DALAM TARI SAMBUT SRI MAHARAJA LIGOR
Abstrak: Penelitian ini mengkaji tata rias dan busana dalam tari Sambut Sri Maharaja Ligor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran tata rias dan busana dalam membent...
Analisis Kelayakan Potensi Ekowisata Bukit Gatan Pada Hutan Desa Sukorejo Kabupaten Musi Rawas
Analisis Kelayakan Potensi Ekowisata Bukit Gatan Pada Hutan Desa Sukorejo Kabupaten Musi Rawas
ABSTRACT Ecotourism is a type of responsible natural tourism development in unspoiled areas or naturally managed areas where the goal, apart from enjoying natural beauty, also invo...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
KONSEP RUANG TARI SAMBUT HEMBA PONGA
KONSEP RUANG TARI SAMBUT HEMBA PONGA
Abstrak:Tari Silampari Khayangan Tinggi berasal dari bahasa Palembang silam yang berarti “hilang” dan pari yang berarti “peri”  khayangan berarti “udara atau langit” dan tinggi ber...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...

Back to Top