Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TATA RIAS DAN BUSANA DALAM TARI SAMBUT SRI MAHARAJA LIGOR

View through CrossRef
Abstrak: Penelitian ini mengkaji tata rias dan busana dalam tari Sambut Sri Maharaja Ligor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran tata rias dan busana dalam membentuk karakteristik dan makna tarian tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias dan busana dalam tari Sambut Sri Maharaja Ligor memiliki fungsi yang penting dalam menciptakan identitas karakter tokoh, menyampaikan cerita, dan memperkuat ekspresi gerakan. Tata rias meliputi penggunaan riasan wajah, topeng, dan aksesori lainnya yang secara visual menggambarkan karakter dan status sosial tokoh dalam cerita. Sedangkan busana meliputi pilihan warna, desain, dan material yang mencerminkan aspek budaya dan nilai estetika dari daerah asal tarian. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai budaya dan seni yang terkandung dalam tata rias dan busana tari Sambut Sri Maharaja Ligor, serta memberikan wawasan bagi para penari, desainer kostum, dan peneliti seni dalam memahami dan mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia. Kata kunci: tata rias, busana, tari, tari Sambut Sri Maharaja Ligor, Indonesia Abstract: This research examines the makeup and costumes in the dance "Sambut Sri Maharaja Ligor," a traditional dance originating from Indonesia. The aim of this study is to analyze the role of makeup and costumes in shaping the characteristics and meaning of the dance. The research method employed is qualitative research with data collection through direct observation and literature review. The findings reveal that makeup and costumes in the dance "Sambut Sri Maharaja Ligor" play a crucial role in creating the identity of the characters, conveying the story, and reinforcing the expression of movements. Makeup includes the use of facial makeup, masks, and other accessories that visually depict the characters' traits and social status within the narrative. Meanwhile, costumes encompass the choice of colors, designs, and materials that reflect the cultural aspects and aesthetic values of the dance's place of origin. This study provides a deeper understanding of the cultural and artistic values inherent in the makeup and costumes of "Sambut Sri Maharaja Ligor" dance, and offers insights for dancers, costume designers, and art researchers to comprehend and appreciate Indonesia's cultural richness.   Keywords: makeup, costumes, dance, Sambut Sri Maharaja Ligor dance, Indonesia
Title: TATA RIAS DAN BUSANA DALAM TARI SAMBUT SRI MAHARAJA LIGOR
Description:
Abstrak: Penelitian ini mengkaji tata rias dan busana dalam tari Sambut Sri Maharaja Ligor.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran tata rias dan busana dalam membentuk karakteristik dan makna tarian tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan studi pustaka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias dan busana dalam tari Sambut Sri Maharaja Ligor memiliki fungsi yang penting dalam menciptakan identitas karakter tokoh, menyampaikan cerita, dan memperkuat ekspresi gerakan.
Tata rias meliputi penggunaan riasan wajah, topeng, dan aksesori lainnya yang secara visual menggambarkan karakter dan status sosial tokoh dalam cerita.
Sedangkan busana meliputi pilihan warna, desain, dan material yang mencerminkan aspek budaya dan nilai estetika dari daerah asal tarian.
Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai budaya dan seni yang terkandung dalam tata rias dan busana tari Sambut Sri Maharaja Ligor, serta memberikan wawasan bagi para penari, desainer kostum, dan peneliti seni dalam memahami dan mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia.
Kata kunci: tata rias, busana, tari, tari Sambut Sri Maharaja Ligor, Indonesia Abstract: This research examines the makeup and costumes in the dance "Sambut Sri Maharaja Ligor," a traditional dance originating from Indonesia.
The aim of this study is to analyze the role of makeup and costumes in shaping the characteristics and meaning of the dance.
The research method employed is qualitative research with data collection through direct observation and literature review.
The findings reveal that makeup and costumes in the dance "Sambut Sri Maharaja Ligor" play a crucial role in creating the identity of the characters, conveying the story, and reinforcing the expression of movements.
Makeup includes the use of facial makeup, masks, and other accessories that visually depict the characters' traits and social status within the narrative.
Meanwhile, costumes encompass the choice of colors, designs, and materials that reflect the cultural aspects and aesthetic values of the dance's place of origin.
This study provides a deeper understanding of the cultural and artistic values inherent in the makeup and costumes of "Sambut Sri Maharaja Ligor" dance, and offers insights for dancers, costume designers, and art researchers to comprehend and appreciate Indonesia's cultural richness.
  Keywords: makeup, costumes, dance, Sambut Sri Maharaja Ligor dance, Indonesia.

Related Results

PRINSIP BENTUK TARI SAMBUT LAN SERASAN SEKENTENAN DI KABUPATEN MUSI RAWAS
PRINSIP BENTUK TARI SAMBUT LAN SERASAN SEKENTENAN DI KABUPATEN MUSI RAWAS
Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang prinsip bentuk Tari Sambut Lan Serasan Sekentenan dengan menggunakan pendekatan koreografi menurut teori Y. Sumandiyo...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
IDENTIFIKASI TATA RIAS TARI REJANG PANDE SUCI WEDANA, DESA TIHINGAN, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG
IDENTIFIKASI TATA RIAS TARI REJANG PANDE SUCI WEDANA, DESA TIHINGAN, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias wajah, tata rias rambut, busana, dan aksesoris yang digunakan dalam Tari Rejang Pande Suci Wedana di Desa Tihingan, Kabupat...
KONSEP RUANG TARI SAMBUT HEMBA PONGA
KONSEP RUANG TARI SAMBUT HEMBA PONGA
Abstrak:Tari Silampari Khayangan Tinggi berasal dari bahasa Palembang silam yang berarti “hilang” dan pari yang berarti “peri”  khayangan berarti “udara atau langit” dan tinggi ber...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...
Video Tutorial Tata Rias Pegantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat
Video Tutorial Tata Rias Pegantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat
HANIFI ZIL AFI NASRIL, Video Tutorial Tata Rias Pengantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat, Tugas Akhir : Jakarta Program Studi Diploma 3 Tata Rias, Jurusan Tata Rias, Fakulta...
REKONSTRUKSI TARI BEDHAYA SUKOHARJO OLEH M. TH. SRI MULYANI
REKONSTRUKSI TARI BEDHAYA SUKOHARJO OLEH M. TH. SRI MULYANI
Artikel ini dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa Rekonstruksi tari Bedhaya Sukoharjo oleh M.Th. Sri Mulyani yang fungsinya sebagai penyambutan tamu resmi, telah mengalami rekonstruk...

Back to Top