Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Perempuan dalam Pendidikan pada Masa Bani Abbasiyah

View through CrossRef
Abstract: Women in education during the Abbasid period where at that time women tended not to enjoy the same level of freedom as women during the Umayah Dynasty and the early Abbasid Daulah. The purpose of this study is to find out the role of women in education during the Abbasid period. This research uses the literature study method. This research was conducted in 2023. The data sources in this research are primary and secondary data. Primary data are books about the Abbasid period and the role of women during the Abbasid period. While secondary data is in the form of scientific journals related to the results of research on the Abbasid period and the role of women during the Abbasid period. The data collection method uses documentation techniques. Data analysis uses content analysis, including (1) determining the problem; (2) compiling a framework; (3) compiling methodological tools; (4) data analysis; (5) data interpretation. The results of the study revealed that the women of the Abbasid period were divided into three, namely the special class, general, and slaves. Special class women were those who belonged to the Palace family, aristocrats, Bani Hashim family, ministers, governors, and those who were equal to them. For this special class, they were heavily involved in political affairs at the Palace. The importance of the development of women's participation in the development of education, and also the increase in knowledge for the women's community, because women (mothers) are "schools" for their children.Abstrak: Perempuan dalam pendidikan pada masa Bani Abbasiyah dimana waktu itu perempuan cenderung tidak bisa menikmati tingkat kebebasan yang sama dengan kaum perempuan masa Dinasti Umayah dan Daulah Abbasiyah masa awal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuai peran kaum perempuan dalam pendidikan pada masa Bani Abbasiyah. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Penelitian ini dilakukan pada taun 2023. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data prmer dan sekunder. Data primer berupa buku-buku tentang Daulah Abbasiyah dan peran perempuan pada masa Daulah Abbasiyah. Sedangkan data sekunder berupa jurnal ilmiah yang berkaitan hasil penelitian tentang Daulah Abbasiyah dan peran perempuan pada masa Daulah Abbasiyah. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis isi, meliputi (1) menentukan permasalahan; (2) menyusun kerangka pemikiran; (3) menyusun perangkat metodologi; (4) analisis data; (5) interpretasi data. Hasil penelitian mengungkap bahwa Kaum perempuan masa Daulah Abbasiyah terbagi menjadi tiga, yakni golongan kelas khusus, umum, dan budak. Perempuan kelas khusus adalah mereka yang termaasuk dalam keluarga Istana, bangsawan, keluarga Bani Hasyim, menteri, gubernur, dan yang sejajar dengan itu. Untuk kalangan kelas khusus ini, mereka banyak terlibat dalam urusan politik di Istana. Begitu pentingnya perkembangan partisipasi dari perempuan terhadap perkembangan dunia pendidikan, dan juga peningkatan pengetahuan bagi kelompok masyarakat kaum perempuan, karena perempuan (Ibu) ialah “sekolah” bagi anak-anak mereka.
Title: Peran Perempuan dalam Pendidikan pada Masa Bani Abbasiyah
Description:
Abstract: Women in education during the Abbasid period where at that time women tended not to enjoy the same level of freedom as women during the Umayah Dynasty and the early Abbasid Daulah.
The purpose of this study is to find out the role of women in education during the Abbasid period.
This research uses the literature study method.
This research was conducted in 2023.
The data sources in this research are primary and secondary data.
Primary data are books about the Abbasid period and the role of women during the Abbasid period.
While secondary data is in the form of scientific journals related to the results of research on the Abbasid period and the role of women during the Abbasid period.
The data collection method uses documentation techniques.
Data analysis uses content analysis, including (1) determining the problem; (2) compiling a framework; (3) compiling methodological tools; (4) data analysis; (5) data interpretation.
The results of the study revealed that the women of the Abbasid period were divided into three, namely the special class, general, and slaves.
Special class women were those who belonged to the Palace family, aristocrats, Bani Hashim family, ministers, governors, and those who were equal to them.
For this special class, they were heavily involved in political affairs at the Palace.
The importance of the development of women's participation in the development of education, and also the increase in knowledge for the women's community, because women (mothers) are "schools" for their children.
Abstrak: Perempuan dalam pendidikan pada masa Bani Abbasiyah dimana waktu itu perempuan cenderung tidak bisa menikmati tingkat kebebasan yang sama dengan kaum perempuan masa Dinasti Umayah dan Daulah Abbasiyah masa awal.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahuai peran kaum perempuan dalam pendidikan pada masa Bani Abbasiyah.
Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka.
Penelitian ini dilakukan pada taun 2023.
Sumber data dalam penelitian ini yaitu data prmer dan sekunder.
Data primer berupa buku-buku tentang Daulah Abbasiyah dan peran perempuan pada masa Daulah Abbasiyah.
Sedangkan data sekunder berupa jurnal ilmiah yang berkaitan hasil penelitian tentang Daulah Abbasiyah dan peran perempuan pada masa Daulah Abbasiyah.
Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi.
Analisis data menggunakan analisis isi, meliputi (1) menentukan permasalahan; (2) menyusun kerangka pemikiran; (3) menyusun perangkat metodologi; (4) analisis data; (5) interpretasi data.
Hasil penelitian mengungkap bahwa Kaum perempuan masa Daulah Abbasiyah terbagi menjadi tiga, yakni golongan kelas khusus, umum, dan budak.
Perempuan kelas khusus adalah mereka yang termaasuk dalam keluarga Istana, bangsawan, keluarga Bani Hasyim, menteri, gubernur, dan yang sejajar dengan itu.
Untuk kalangan kelas khusus ini, mereka banyak terlibat dalam urusan politik di Istana.
Begitu pentingnya perkembangan partisipasi dari perempuan terhadap perkembangan dunia pendidikan, dan juga peningkatan pengetahuan bagi kelompok masyarakat kaum perempuan, karena perempuan (Ibu) ialah “sekolah” bagi anak-anak mereka.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI
ABSTRAK: Penelitian ini membahas tentang peran perempuan dalam keluarga. Perempuan memiliki peran dan kontribusi yang sangat penting dalam kehidupan, baik secara individual, keluar...
Pemikiran Ekonomi Islam pada Masa Daulah Abbasiyah
Pemikiran Ekonomi Islam pada Masa Daulah Abbasiyah
Daulah Abbasiyah adalah dinasti ketiga dalam perkembangan sejarah peradaban Islam. Periode Dinasti Abbasiyah, kemajuan peradaban Islam berada di puncak kejayaan dan dianggap sebaga...
KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PARTAI POLITIK PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH
KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PARTAI POLITIK PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH
Peran perempuan Indonesia saat ini dapat digambarkan sebagai manusia yang hidup dalam situasi dramatis. Disatu sisi perempuan Indonesia dituntut untuk berperan dalam semua sektor, ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
The Implementation of Parties Autonomy and Authority of Bani Region of Business Disputes Resolution
The Implementation of Parties Autonomy and Authority of Bani Region of Business Disputes Resolution
Badan Arbitrase Nasional Indonesia so called BANI Arbitration Center (“BAC”) is an independent institution that provides services in settling disputes outside the state court. BANI...

Back to Top