Javascript must be enabled to continue!
Penguatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga pada Kelompok Wanita Tani Sidoluhur-Tiyasan melalui Kewirausahaan Sosial
View through CrossRef
Pengabdian pada masyarakat di Kelompok Wanita Tani Sidoluhur, Tiyasan, Condong Catur, Sleman, Yogyakarta ini bertujuan untuk mendorong kelompok wanita tani tangguh sebagai mitra Perguruan Tinggi. Kemitraan dalam bentuk kolaborasi ini bertujuan untuk menggali kearifan lokal untuk menguatkan kegiatan kelompok wanita tani dan ketahanan pangan rumah tangga KWT. Kewirausahaan sosial yang dikembangkan memberikan kemampuan mereka untuk bekerja bersama dan saling berbagi pengetahuan terkait keragaman tanaman dan budidaya tanaman yang dikelola di lahan-lahan yang tidak dipakai seperti lahan penduduk atau tanah kas dusun atau desa. Problem solving merupakan metode atau teknik dalam pemecahan masalah yang dihadapi Kelompk Wanita Tani (KWT). Problem solving dilakukan dengan cara diskusi dalam pertemuan KWT di akhir bulan dan saling berbagi pengetahuan bersama antara tim abdimas dan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Sidoluhur. Selanjutnya akan diadakan pelatihan kewirausahaan sosial secara partisipatif. Penyusunan program dan kegiatan organisasi KWT Sidoluhur. Pelaksanaan inventarisasi pekarangan yang sudah ditanami dan berpotensi ditanami. Selanjutnya melakukan negosiasi pemilik tanah dan meningkatkan produksi tanaman pangan yang beragam di pekarangan penduduk.
Kata Kunci – Gender, Kelompok Wanita Tani, Ketahanan Pangan, Kewirausahaan Sosial, Sosiologi
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Title: Penguatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga pada Kelompok Wanita Tani Sidoluhur-Tiyasan melalui Kewirausahaan Sosial
Description:
Pengabdian pada masyarakat di Kelompok Wanita Tani Sidoluhur, Tiyasan, Condong Catur, Sleman, Yogyakarta ini bertujuan untuk mendorong kelompok wanita tani tangguh sebagai mitra Perguruan Tinggi.
Kemitraan dalam bentuk kolaborasi ini bertujuan untuk menggali kearifan lokal untuk menguatkan kegiatan kelompok wanita tani dan ketahanan pangan rumah tangga KWT.
Kewirausahaan sosial yang dikembangkan memberikan kemampuan mereka untuk bekerja bersama dan saling berbagi pengetahuan terkait keragaman tanaman dan budidaya tanaman yang dikelola di lahan-lahan yang tidak dipakai seperti lahan penduduk atau tanah kas dusun atau desa.
Problem solving merupakan metode atau teknik dalam pemecahan masalah yang dihadapi Kelompk Wanita Tani (KWT).
Problem solving dilakukan dengan cara diskusi dalam pertemuan KWT di akhir bulan dan saling berbagi pengetahuan bersama antara tim abdimas dan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Sidoluhur.
Selanjutnya akan diadakan pelatihan kewirausahaan sosial secara partisipatif.
Penyusunan program dan kegiatan organisasi KWT Sidoluhur.
Pelaksanaan inventarisasi pekarangan yang sudah ditanami dan berpotensi ditanami.
Selanjutnya melakukan negosiasi pemilik tanah dan meningkatkan produksi tanaman pangan yang beragam di pekarangan penduduk.
Kata Kunci – Gender, Kelompok Wanita Tani, Ketahanan Pangan, Kewirausahaan Sosial, Sosiologi.
Related Results
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
<p>Kelompok tani adalah kelembagaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, sumberdaya, dan keakraban untuk meningkatkan dan men...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
AKTIVITAS PARTISIPATIF PEREMPUAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA
AKTIVITAS PARTISIPATIF PEREMPUAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai aktivitas partisipatif Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur dalam mendorong kemandirian masyarakat di Desa Beratwetan Ke...
Pengaruh Motivasi Anggota Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Di Kabupaten Sukoharjo
Pengaruh Motivasi Anggota Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Di Kabupaten Sukoharjo
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh motivasi anggota kelompok wanita tani terhadap kinerja kelompok wanita tani di Kabupaten Sukoharjo. Metode dasar p...
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rumahtangga Rawan Pangan di Kota Pekanbaru
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rumahtangga Rawan Pangan di Kota Pekanbaru
Abstraksi: Ketahanan pangan rumah tangga merupakan bagian penting dalam membentuk ketahanan pangan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruh...
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MELALUI IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DAN MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MELALUI IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DAN MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN
Pemberdayaan kelompok wanita tani memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian skala rumah tangga dan memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas. Namun, ...
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan Di Kota Padang
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan Di Kota Padang
ABSTRAK
Padi merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang cukup strategis untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasioal. Padi merupakan komoditas unggulan di Kota Pad...

