Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tipologi Pemikiran Islam Dalam Falsafah Jawa

View through CrossRef
Pemikiran Islam dalam falsafah Jawa berakar dari tiga faktor yang saling terkait: (1) proses Islamisasi di Nusantara melalui pendekatan kultural, (2) ekspresi filosofis dalam falsafah Jawa sebagai bagian integral dari karya sastra Jawa yang bersifat mendidik (didaktis) dan luhur (piwulang), dan (3) kesesuaian antara konsep hubungan harmonis manusia dengan Tuhan dalam konsep tri hita wacana dengan ajaran hubungan baik antara manusia dengan Tuhan (habluminallah) dalam ajaran Islam terkait konsep insan kamil. Kajian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan data dari studi literatur dan analisis deskriptif secara menyeluruh (integral). Hasil kajian ini menunjukkan kesamaan pola pikir antara ekspresi filosofis Jawa dalam falsafah Jawa dengan pemikiran Islam dalam ayat Alquran sebagai bagian dari ajaran Islam dalam memahami tiga konsep hakikat Tuhan, yaitu (1) konsep tan kena kinaya gapa yang berarti Tuhan tidak dapat dibayangkan keadaan dan wujudnya, namun memiliki kekuasaan yang mutlak, (2) konsep Gusti Allah orah sare yang berarti Tuhan tidak tidur dan senantiasa terjaga di setiap masa; pemahaman terhadap konsep ini mendorong sikap untuk selalu berhati-hati dalam bertindak, bertingkah laku, serta sepenuhnya sadar akan pengawasan Tuhan, dan (3) konsep sangkan paran yang memahami bahwa asal muasal penciptaan manusia dan alam semesta berasal dari Tuhan (sangkan) dan akhir dari penciptaan manusia dan alam semesta akan kembali kepada Tuhan (paran).
State Islamic University (UIN) of Sunan Ampel
Title: Tipologi Pemikiran Islam Dalam Falsafah Jawa
Description:
Pemikiran Islam dalam falsafah Jawa berakar dari tiga faktor yang saling terkait: (1) proses Islamisasi di Nusantara melalui pendekatan kultural, (2) ekspresi filosofis dalam falsafah Jawa sebagai bagian integral dari karya sastra Jawa yang bersifat mendidik (didaktis) dan luhur (piwulang), dan (3) kesesuaian antara konsep hubungan harmonis manusia dengan Tuhan dalam konsep tri hita wacana dengan ajaran hubungan baik antara manusia dengan Tuhan (habluminallah) dalam ajaran Islam terkait konsep insan kamil.
Kajian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan data dari studi literatur dan analisis deskriptif secara menyeluruh (integral).
Hasil kajian ini menunjukkan kesamaan pola pikir antara ekspresi filosofis Jawa dalam falsafah Jawa dengan pemikiran Islam dalam ayat Alquran sebagai bagian dari ajaran Islam dalam memahami tiga konsep hakikat Tuhan, yaitu (1) konsep tan kena kinaya gapa yang berarti Tuhan tidak dapat dibayangkan keadaan dan wujudnya, namun memiliki kekuasaan yang mutlak, (2) konsep Gusti Allah orah sare yang berarti Tuhan tidak tidur dan senantiasa terjaga di setiap masa; pemahaman terhadap konsep ini mendorong sikap untuk selalu berhati-hati dalam bertindak, bertingkah laku, serta sepenuhnya sadar akan pengawasan Tuhan, dan (3) konsep sangkan paran yang memahami bahwa asal muasal penciptaan manusia dan alam semesta berasal dari Tuhan (sangkan) dan akhir dari penciptaan manusia dan alam semesta akan kembali kepada Tuhan (paran).

Related Results

Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
Makna Falsafah Budaya Tallu Lolona
Makna Falsafah Budaya Tallu Lolona
Kebudayaan merupakan hakikat hidup manusia. Karena itu manusia sering disebut makhluk berbudaya karena berbudaya adalah tugas dari Allah. Manusia sebagai makhluk yang memiliki akal...
Melacak Makna Kerukunan dalam Etika Jawa Perspektif Franz Magnis Suseno
Melacak Makna Kerukunan dalam Etika Jawa Perspektif Franz Magnis Suseno
Dalam kehidupan tidak selalu berjalan dengan lancar, akan ada konflik yang mewarnai kehidupan manusia. Orang Jawa mengenal prinsip dunia damai, prinsip ini tidak hanya dijadikan fa...
FALSAFAH LOGIK ARISTOTLE: IMPLIKASI, REAKSI DAN INTERAKSI TERHADAPNYA DALAM DUNIA KEINTELEKTUALAN ISLAM
FALSAFAH LOGIK ARISTOTLE: IMPLIKASI, REAKSI DAN INTERAKSI TERHADAPNYA DALAM DUNIA KEINTELEKTUALAN ISLAM
Falsafah logik disinonimkan sebagai metodologi akal dalam keupayaan berfikir seorang  insan. Secara tidak langsungnya, ia menjadi suatu abstrak sejak kewujudan manusia pertama lagi...
The Rational Paradigm in Islam: A Perspective on the Thought of Harun Nasution
The Rational Paradigm in Islam: A Perspective on the Thought of Harun Nasution
The study of Harun Nasution's thought is very important to be studied more deeply because the study never stops being debated. The purpose of this paper is to understand 3 things: ...
ISLAM JAWA: Sufisme dalam Tradisi dan Etika Jawa
ISLAM JAWA: Sufisme dalam Tradisi dan Etika Jawa
<p>Since long ago, Javanese ethnics were strongly related to mysticism. The people believed in the unseen which is out of human’s sense. That belief grew so fast. Hence, anim...
ELEMEN PEMIKIRAN DALAM NOVEL KOMSAS TINGKATAN 5 BERDASARKAN TEORI SPB4K
ELEMEN PEMIKIRAN DALAM NOVEL KOMSAS TINGKATAN 5 BERDASARKAN TEORI SPB4K
Abstrak Karya sastera merupakan wadah penting bagi penulis untuk menyampaikan pelbagai bentuk pemikiran yang dapat memberikan ilmu dan manfaat kepada masyarakat. Aspek yang digarap...
Identifikasi Tipologi Arsitektur Pelinggih Padmasana di Pura Mertasari Denpasar
Identifikasi Tipologi Arsitektur Pelinggih Padmasana di Pura Mertasari Denpasar
Padmasana merupakan salah satu bentuk bangunan suci umat Hindu. Padmasana dinyatakan sebagai pengejawantahan alam semesta. Ditinjau berdasarkan tipologi arsitektur, secara umum ter...

Back to Top