Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RITUAL OROM SASADU PADA MASYARAKAT DESA IDAMDEHE GAMSUNGI KECAMATAN JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan sosial budaya terhadap pelaksanaan ritual Orom Sasadu pada masyarakat suku bangsa Sahu di Desa Idamdehe Gamsungi, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Ritual Orom Sasadu merupakan tradisi adat yang memiliki nilai-nilai sosial, religius, dan budaya yang tinggi, serta berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan memperkuat identitas budaya masyarakat Sahu. Namun, dinamika modernisasi, perkembangan pendidikan, agama, dan teknologi komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pelaksanaan dan makna ritual tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menelaah perubahan nilai, fungsi, dan bentuk pelaksanaan ritual Orom Sasadu dalam konteks kehidupan sosial masyarakat masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya telah memengaruhi berbagai aspek ritual Orom Sasadu, baik dari segi pelaksanaan, partisipasi masyarakat, maupun makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Meskipun sebagian unsur tradisi mengalami penyesuaian dengan perkembangan zaman, nilai-nilai dasar seperti kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur masih tetap dipertahankan. Dengan demikian, ritual Orom Sasadu mencerminkan kemampuan masyarakat Sahu dalam beradaptasi terhadap perubahan tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas budaya mereka.
Title: RITUAL OROM SASADU PADA MASYARAKAT DESA IDAMDEHE GAMSUNGI KECAMATAN JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan sosial budaya terhadap pelaksanaan ritual Orom Sasadu pada masyarakat suku bangsa Sahu di Desa Idamdehe Gamsungi, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.
Ritual Orom Sasadu merupakan tradisi adat yang memiliki nilai-nilai sosial, religius, dan budaya yang tinggi, serta berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan memperkuat identitas budaya masyarakat Sahu.
Namun, dinamika modernisasi, perkembangan pendidikan, agama, dan teknologi komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pelaksanaan dan makna ritual tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.
Analisis data dilakukan secara induktif dengan menelaah perubahan nilai, fungsi, dan bentuk pelaksanaan ritual Orom Sasadu dalam konteks kehidupan sosial masyarakat masa kini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya telah memengaruhi berbagai aspek ritual Orom Sasadu, baik dari segi pelaksanaan, partisipasi masyarakat, maupun makna simbolik yang terkandung di dalamnya.
Meskipun sebagian unsur tradisi mengalami penyesuaian dengan perkembangan zaman, nilai-nilai dasar seperti kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur masih tetap dipertahankan.
Dengan demikian, ritual Orom Sasadu mencerminkan kemampuan masyarakat Sahu dalam beradaptasi terhadap perubahan tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas budaya mereka.

Related Results

TRADISI OROM SASADU DALAM SUKU SAHU TALAI DI WORAT-WORAT
TRADISI OROM SASADU DALAM SUKU SAHU TALAI DI WORAT-WORAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang tradisi orom sasadu di Desa Worat-Worat, prosesi tradisi orom sasadu suku Sahu Talai di Desa Worat-worat, sert...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Masjid Gamlamo : Studi Tradisi Lisan Terhadap Dakwah Islam di Jailolo Halmahera Barat Abad XIX
Masjid Gamlamo : Studi Tradisi Lisan Terhadap Dakwah Islam di Jailolo Halmahera Barat Abad XIX
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang masjid Gamlamo dari aspek sejarah dan peranannya. Adapun judul penelitian ini adalah Masjid Gamlamo: Studi Tradisi Lisan Terhadap Da...
Eksistensi Makna Verbal dan Non Verbal pada Tradisi Orom Sasadu
Eksistensi Makna Verbal dan Non Verbal pada Tradisi Orom Sasadu
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi Orom Sasadu, dan makna verbal dan non-verbal pada tradisi Orom  Sasadu yang diselanggarakan oleh Masyarakat Sahudi Halmahe...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Kabupaten Halmahera Barat merupakan salah satu Kabupaten di Maluku Utara yang terus mengembangkan potensi pariwisata yang dimilikinya. Kabupaten Halmahera barat memiliki potensi pa...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) BAGI AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS JAILOLO
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) BAGI AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS JAILOLO
Abstract: One strategy of the implementation of the family planning program stated in the Medium Term Development Plan in 2004-2009 was the increasing use of the long-term contrace...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...

Back to Top