Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Program Pembinaan Prestasi PBSI di Kabupaten Batanghari

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil program pembinaan prestasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia di Kabupaten Batanghari. Pada penelitian ini menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan pendekatan Metode Deskriptif Kuantitatif yang menekankan pengukuran pada konteks, masukan, proses dan hasil dari program yang dilaksanakan. Berdasarkan hasil analisis data dari penyebaran angket pada atlet dan pengurus PBSI di Kabupaten Batanghari menunjukkan bahwa dari empat aspek CIPP yang telah digunakan memperoleh skor masing-masing yaitu konteks memperoleh total skor (mentah) sebesar 222, dengan skor maksimal (max) 250 sehingga diperoleh skor persentase sebesar 89%, pada angket input memperoleh total skor (mentah) sebesar 221, dengan skor maksimal (max) 250 sehingga diperoleh skor persentase sebesar 88%, pada angket memperoleh skor (mentah) sebesar 228, dengan skor maksimal (max) 250 sehingga diperoleh skor persentase sebesar 91%, pada angket produk memperoleh skor (mentah) sebesar 215, dengan skor maksimal (max) 250 sehingga diperoleh skor persentase sebesar 86%. Kesimpulan Penelitian ini yaitu untuk aspek konteks diperoleh skor persentase sebesar 89%, untuk aspek input diperoleh skor persentase sebesar 88% dengan kategori baik, untuk aspek proses diperoleh skor persentase sebesar 91% dengan kategori baik sekali, untuk aspek produk diperoleh skor persentase sebesar 86% dengan kategori sangat baik.  Kata kunci: Evaluasi Program Pembinaan Prestasi PBSI
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: Evaluasi Program Pembinaan Prestasi PBSI di Kabupaten Batanghari
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil program pembinaan prestasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia di Kabupaten Batanghari.
Pada penelitian ini menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan pendekatan Metode Deskriptif Kuantitatif yang menekankan pengukuran pada konteks, masukan, proses dan hasil dari program yang dilaksanakan.
Berdasarkan hasil analisis data dari penyebaran angket pada atlet dan pengurus PBSI di Kabupaten Batanghari menunjukkan bahwa dari empat aspek CIPP yang telah digunakan memperoleh skor masing-masing yaitu konteks memperoleh total skor (mentah) sebesar 222, dengan skor maksimal (max) 250 sehingga diperoleh skor persentase sebesar 89%, pada angket input memperoleh total skor (mentah) sebesar 221, dengan skor maksimal (max) 250 sehingga diperoleh skor persentase sebesar 88%, pada angket memperoleh skor (mentah) sebesar 228, dengan skor maksimal (max) 250 sehingga diperoleh skor persentase sebesar 91%, pada angket produk memperoleh skor (mentah) sebesar 215, dengan skor maksimal (max) 250 sehingga diperoleh skor persentase sebesar 86%.
Kesimpulan Penelitian ini yaitu untuk aspek konteks diperoleh skor persentase sebesar 89%, untuk aspek input diperoleh skor persentase sebesar 88% dengan kategori baik, untuk aspek proses diperoleh skor persentase sebesar 91% dengan kategori baik sekali, untuk aspek produk diperoleh skor persentase sebesar 86% dengan kategori sangat baik.
  Kata kunci: Evaluasi Program Pembinaan Prestasi PBSI.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Evaluasi program pembinaan prestasi cabang olahraga bola voli pantai
Evaluasi program pembinaan prestasi cabang olahraga bola voli pantai
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembinaan prestasi cabang olahraga bola voli pantai di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Daerah Istimewa Yogyak...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBINAAN PRESTASI OLAHRAGA OLEH KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA DI KABUPATEN CIAMIS
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBINAAN PRESTASI OLAHRAGA OLEH KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA DI KABUPATEN CIAMIS
Latar belakang penelitian ini adalah pembinaan Prestasi Olahraga Oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia di Kabupaten Ciamis mengalami pasang surut, adanya cabang olahraga yang kur...
MANAJEMEN PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER VOICE OF PUJA DI SDN PUCANG JAJAR SURABAYA
MANAJEMEN PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER VOICE OF PUJA DI SDN PUCANG JAJAR SURABAYA
Voice of Puja merupakan ekstrakurikuler paduan suara SDN Pucang Jajar, dalam keberlangsungannya memiliki manajemen pembinaan yang perlu untuk ditinjau melalui sebuah penelitian. Pe...
POLA PEMBINAAN PROGRAM PENDIDIKAN NON FORMAL
POLA PEMBINAAN PROGRAM PENDIDIKAN NON FORMAL
Pembinaan program pendidikan non formal di Kabupaten Gresik masih lemah sehingga program belum dapat berkembang. Akan tetapi program PNF di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik ber...
Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika
Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika
Skripsi ini berjudul: Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika Di Lapas Kelas II A Sumbawa Besar. Latar belakang penulis melakukan penelitian ini dari permasa...
KAJIAN SOSIOPRAGMATIK INTERAKSI VERBAL PADA PROGRAM STUDI PBSI
KAJIAN SOSIOPRAGMATIK INTERAKSI VERBAL PADA PROGRAM STUDI PBSI
Sosiopragmatik related research study aims to describe: 1) forms of speech acts that occurred in the course of verbal interaction Prodi PBSI STKIP Hamzanwadi; 2). a violation of th...
Manajemen Pembinaan Prestasi Sekolah Sepak Bola Sempati Muda Patikraja Kabupaten Banyumas
Manajemen Pembinaan Prestasi Sekolah Sepak Bola Sempati Muda Patikraja Kabupaten Banyumas
Pembinaan prestasi merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan atlet agar mencapai hasil yang optimal dalam olahraga. Sempati Muda merupakan sekolah ...

Back to Top