Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POLA PEMBINAAN PROGRAM PENDIDIKAN NON FORMAL

View through CrossRef
Pembinaan program pendidikan non formal di Kabupaten Gresik masih lemah sehingga program belum dapat berkembang. Akan tetapi program PNF di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik berkembang dengan baik dikarenakan pembinaan dari penilik PLS, tokoh masyarakat dan pengelola PKBM. Pembinaan dilakukan dengan maksud agar kegiatan atau program yang sedang dilaksanakan sesuai dengan rencana atau tidak menyimpang dari rencana yang telah ditetapkan. Berdasarkan rasional diatas betapa pentingnya suatu pembinaan yang dilakukan oleh pihak-pihak baik dari pemerintah maupun masyarakat. Sehingga pola pembinaan pada penyelenggaraan program pendidikan non formal di PKBM Baitul Muslimin sangat menarik untuk dikaji. Penelitian ini difokuskan pada pertanyaan besar yaitu bagaimana �Pola pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non formal di PKBM Baitul Muslimin Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik�. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: (1) bagaimana indikator keberhasilan PKBM Baitul Muslimin (2) bagaimana faktor pendukung keberhasilan PKBM Baitul Muslimin (3) bagaimana bentuk pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non formal di PKBM Baitul Muslimin (4) rasional penerapan pola pembinaan di PKBM Baitul Muslimin. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (studi kasus). Teknik yang digunakan untuk menentukan informan adalah Snowball Sampling Technique. Subyek penelitian adalah seluruh unsur yang mendukung terlaksananya program-program PNF di PKBM Baitul Muslimin antara lain penilik, tokoh masyarakat, pengelola PKBM, tutor, TLD dan penyelenggara program. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencakup tiga tahap kegiatan yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil temuanya adalah sebagai berikut: Pertama, ada sepuluh indikator keberhasilan PKBM Baitul Muslimin sesuai dengan indikator keberhasilan PKBM menurut patokan Diknas. Kedua, faktor pendukung keberhasilan PKBM Baitul Muslimin adalah (a) kelembagaan PKBM, (b) sarana prasarana yang memadai, (c) sumber daya manusia yang berkualitas, (d) strategi manajemen, (e) partisipasi masyarakat, (f) pendanaan dari kerjasama, (g) sosialisasi, (h) keterkaitan semua unsur, (i) manfaat untuk masyarakat. Ketiga, pola pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non formal di PKBM Baitul Muslimin terdiri dari empat hal yaitu: a. penyelenggaraan program pendidikan non formal melibatkan tokoh masyarakat b. program pendidikan non formal berdasarkan pada kebutuhan masyarakat, c. program pendidikan non formal berbasis agama artinya pembelajaran disisipi dengan pengetahuan agama dan d. menerapkan strategi manajemen PDCA (Plan, Do, Check dan Action). Keempat, rasional penerapan pola pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non forma di PKBM Baitul Muslimin adalah karena adanya kecocokan antara strategi manajeman yang digunakan dengan kondisi program pendidikan non formal dan di padukan dengan latar belakang masyarakat.
FKIP The University of Jember
Title: POLA PEMBINAAN PROGRAM PENDIDIKAN NON FORMAL
Description:
Pembinaan program pendidikan non formal di Kabupaten Gresik masih lemah sehingga program belum dapat berkembang.
Akan tetapi program PNF di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik berkembang dengan baik dikarenakan pembinaan dari penilik PLS, tokoh masyarakat dan pengelola PKBM.
Pembinaan dilakukan dengan maksud agar kegiatan atau program yang sedang dilaksanakan sesuai dengan rencana atau tidak menyimpang dari rencana yang telah ditetapkan.
Berdasarkan rasional diatas betapa pentingnya suatu pembinaan yang dilakukan oleh pihak-pihak baik dari pemerintah maupun masyarakat.
Sehingga pola pembinaan pada penyelenggaraan program pendidikan non formal di PKBM Baitul Muslimin sangat menarik untuk dikaji.
Penelitian ini difokuskan pada pertanyaan besar yaitu bagaimana �Pola pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non formal di PKBM Baitul Muslimin Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik�.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: (1) bagaimana indikator keberhasilan PKBM Baitul Muslimin (2) bagaimana faktor pendukung keberhasilan PKBM Baitul Muslimin (3) bagaimana bentuk pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non formal di PKBM Baitul Muslimin (4) rasional penerapan pola pembinaan di PKBM Baitul Muslimin.
Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (studi kasus).
Teknik yang digunakan untuk menentukan informan adalah Snowball Sampling Technique.
Subyek penelitian adalah seluruh unsur yang mendukung terlaksananya program-program PNF di PKBM Baitul Muslimin antara lain penilik, tokoh masyarakat, pengelola PKBM, tutor, TLD dan penyelenggara program.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencakup tiga tahap kegiatan yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data dan 3) penarikan kesimpulan.
Hasil temuanya adalah sebagai berikut: Pertama, ada sepuluh indikator keberhasilan PKBM Baitul Muslimin sesuai dengan indikator keberhasilan PKBM menurut patokan Diknas.
Kedua, faktor pendukung keberhasilan PKBM Baitul Muslimin adalah (a) kelembagaan PKBM, (b) sarana prasarana yang memadai, (c) sumber daya manusia yang berkualitas, (d) strategi manajemen, (e) partisipasi masyarakat, (f) pendanaan dari kerjasama, (g) sosialisasi, (h) keterkaitan semua unsur, (i) manfaat untuk masyarakat.
Ketiga, pola pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non formal di PKBM Baitul Muslimin terdiri dari empat hal yaitu: a.
penyelenggaraan program pendidikan non formal melibatkan tokoh masyarakat b.
program pendidikan non formal berdasarkan pada kebutuhan masyarakat, c.
program pendidikan non formal berbasis agama artinya pembelajaran disisipi dengan pengetahuan agama dan d.
menerapkan strategi manajemen PDCA (Plan, Do, Check dan Action).
Keempat, rasional penerapan pola pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non forma di PKBM Baitul Muslimin adalah karena adanya kecocokan antara strategi manajeman yang digunakan dengan kondisi program pendidikan non formal dan di padukan dengan latar belakang masyarakat.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...
Pola Pembinaan Pendidikan Islam terhadap Masyarakat Korban Likufaksi di Kelurahan Petobo
Pola Pembinaan Pendidikan Islam terhadap Masyarakat Korban Likufaksi di Kelurahan Petobo
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Deskripsi pola pembinaan pendidikan islam terhadap masyarakat korban likuifaksi dikelurahan Petobo. Dan untuk mengetahui Implikasi pol...
Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika
Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika
Skripsi ini berjudul: Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika Di Lapas Kelas II A Sumbawa Besar. Latar belakang penulis melakukan penelitian ini dari permasa...
EFEKTIVITAS PEMBINAAN ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN KASUS NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KLAS II PEKANBARU
EFEKTIVITAS PEMBINAAN ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN KASUS NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KLAS II PEKANBARU
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah Fluktuasi Anak Didik Pemasyarakatan tindak pidana Narkotika beberapa tahun belakangan ini mengalami naik turun secara signifikan. Ber...
MANAJEMEN PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER VOICE OF PUJA DI SDN PUCANG JAJAR SURABAYA
MANAJEMEN PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER VOICE OF PUJA DI SDN PUCANG JAJAR SURABAYA
Voice of Puja merupakan ekstrakurikuler paduan suara SDN Pucang Jajar, dalam keberlangsungannya memiliki manajemen pembinaan yang perlu untuk ditinjau melalui sebuah penelitian. Pe...
POLA PENDIDIKAN ANAK PADA KELUARGA KURANG MAMPU DI DESA ONDO-ONDOLU KECAMATAN BATUI KABUPATEN BANGGAI
POLA PENDIDIKAN ANAK PADA KELUARGA KURANG MAMPU DI DESA ONDO-ONDOLU KECAMATAN BATUI KABUPATEN BANGGAI
Fakta di Desa Ondo-OndoluKecamatan Batui menunjukkan suatu kondisi dimana masih ada orang tua warga masyarakat yang kehidupan ekonominya berkecukupan dan lebih mapan, akan tetapi a...
Peran Pendidikan Non Formal dalam Pembinaan Akhlak Remaja
Peran Pendidikan Non Formal dalam Pembinaan Akhlak Remaja
Pendidikan non formal memiliki peran penting dalam pembinaan akhlak remaja. Berbeda dengan pendidikan formal yang berlangsung dalam lingkungan sekolah yang terstruktur, pendidikan ...

Back to Top