Javascript must be enabled to continue!
Upacara Pernikahan Malam Tari Inai Masyarakat Melayu Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi
View through CrossRef
Cerita tokoh perjuangan Melayu Timur disebut masyarakat sebagai pendekar, berdasarkan hal tersebut diwujudkan ke dalam ide garapan Tari Inai yang diimplementasikan pada upacara pernikahan Malam Tari Inai. Dengan struktur gerak yang sederhana serta dipertunjukan secara individu oleh masing-masing penari yang menggambarkan pendekar Melayu Timur laki-laki dan perempuan. Setiap penari memerankan pendekar dengan gerak yang berbeda-beda sesuai karakteristik penari perankan yaitu gerak penari Pendekar Hang Tua, Pendekar Hang Jebar, Hang Kastu, Hang Leyu, Dan Pendekar Kandang Setia, Putri Zubaidah, Putri Pinang Masak, Putri Intan Berbudi, Putri Intan Terpilih, dan Putri Begubang. Semua penari menggunakan property kembang lilin yang menggambarkan upacara pada malam tersebut yaitu malam pemasangan inai pengantin perempuan dan laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, partisipan observasi, dan analisis data. Teori yang digunakan dalam menganalisis setiap bagian-bagian gerak Tari Inai yaitu teori struktural. Struktur merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sosial masyarakat. Sebab struktur sebagai tata hubung untuk mencapai tujuan dalam sebuah acara.
Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo
Title: Upacara Pernikahan Malam Tari Inai Masyarakat Melayu Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi
Description:
Cerita tokoh perjuangan Melayu Timur disebut masyarakat sebagai pendekar, berdasarkan hal tersebut diwujudkan ke dalam ide garapan Tari Inai yang diimplementasikan pada upacara pernikahan Malam Tari Inai.
Dengan struktur gerak yang sederhana serta dipertunjukan secara individu oleh masing-masing penari yang menggambarkan pendekar Melayu Timur laki-laki dan perempuan.
Setiap penari memerankan pendekar dengan gerak yang berbeda-beda sesuai karakteristik penari perankan yaitu gerak penari Pendekar Hang Tua, Pendekar Hang Jebar, Hang Kastu, Hang Leyu, Dan Pendekar Kandang Setia, Putri Zubaidah, Putri Pinang Masak, Putri Intan Berbudi, Putri Intan Terpilih, dan Putri Begubang.
Semua penari menggunakan property kembang lilin yang menggambarkan upacara pada malam tersebut yaitu malam pemasangan inai pengantin perempuan dan laki-laki.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, partisipan observasi, dan analisis data.
Teori yang digunakan dalam menganalisis setiap bagian-bagian gerak Tari Inai yaitu teori struktural.
Struktur merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sosial masyarakat.
Sebab struktur sebagai tata hubung untuk mencapai tujuan dalam sebuah acara.
Related Results
TARI TANDIK LAYAR DALAM UPACARA ADAT BAWANANG DI DESA MAPAT KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
TARI TANDIK LAYAR DALAM UPACARA ADAT BAWANANG DI DESA MAPAT KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
Penelitian ini berkenaan dengan Tari Tandik Layar Dalam Upacara Bawanang sebagai bagian dari upacara aruh adat bawanang. Penelitian ini dilakukan untuk menggali ingin mengetahui le...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EKSISTENSI TARI PERSEMBAHAN DI KUMPULAN SENI SERI MELAYU PADA MASA PANDEMI COVID-19
EKSISTENSI TARI PERSEMBAHAN DI KUMPULAN SENI SERI MELAYU PADA MASA PANDEMI COVID-19
Kumpulan Seni Seri Melayu adalah sanggar yang berlokasi di pusat Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Di Kumpulan Seni Seri Melayu ada salah satu tari tradisi yang sering ditampilkan yait...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
Analisis Ungkapan Tradisional Melayu Jambi: Kajian Hermeneutik
Analisis Ungkapan Tradisional Melayu Jambi: Kajian Hermeneutik
AbstrakSebagai bagian dari kebudayaan, ungkapan tradisional menarik untuk dikaji. Ungkapan tradisional sebagai khazanah tak benda mengandung nilai, makna, dan seni berbahasa masyar...
MUSIK DALAM UPACARA ADAT POSUO
MUSIK DALAM UPACARA ADAT POSUO
Musik merupakan salah satu aspek penting yang digunakan dalam berbagai upacara keagamaan dan budaya oleh masyarakat seperti upacara kelahiran, pernikahan, kematian dan upacara inis...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...

