Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Membentuk karakter yang kokoh melalui pendidikan hati

View through CrossRef
Pada umumnya pendidikan karakter menyentuh ranah kognitif ,afektif, dan psikomotor, belum dilandasi kesadaran spiritual dan motivasi yang tinggi, akibatnya karakter yang terbentuk merupakan karakter yang rapuh, dan kebaikan perilakunya dilatarbelakangi oleh kepentingan pribadi. Pembentukan karakter berbasis pendidikan hati menawarkan solusi pendidikan karakter yang unggul dan mampu membentuk intensitas dan konsistensi karakter yang baik. Pendidikan hati merupakan dasar dari karakter yang kokoh dan konsisten, ketika hati telah melekat pada kebaikan, maka akan menjadi sumber motif spiritual yang menggerakkan perilaku dengan kecenderungan keikhlasan, dan akan mendorong seluruh potensi psikofisik untuk berbuat baik secara konsisten. Pendidikan karakter berbasis hati dikembangkan melalui: 1) Tahap prakondisi, yaitu proses mengenali kondisi hati, mengenalkan fungsi spiritual hati, melakukan pelurusan/pengobatan hati dari berbagai penyakit hati. 2) Tahap pembentukan, yaitu proses menumbuhkan kesadaran akan pentingnya karakter, menggunakan hati dalam menentukan perilaku dan menanamkan kepekaan untuk mengambil pelajaran dari perbuatan baik. 3) Tahap perawatan, yaitu proses penyelamatan hati dari potensi kerusakan dan menghindari pengaruh karakter negatif dari lingkungan. In general, character education touches the realm of cognitive, affective, and psychomotor domains, has not been based on high spiritual awareness and motivation, as a result the character formed is a fragile character, and the goodness of behavior is motivated by personal interests. The formation of character based on heart education offers superior character education solutions and is able to form good character intensity and consistency. Heart education is the basis of a solid and consistent character, when the heart is attached to goodness, it will become a source of spiritual motives that drive behavior with a sincere tendency, and will encourage all psychophysical potentials to do good consistently. Heart-based character education is developed through: 1) Preconditioning stage, namely the process of recognizing the condition of the heart, introducing the spiritual function of the heart, performing liver straightening/treatment of various liver diseases. 2) The formation stage, namely the process of growing awareness of the importance of character, using the heart in determining behavior and instilling sensitivity to take lessons from good deeds. 3) Treatment stage, namely the process of saving the liver from potential damage and avoiding the influence of negative characters from the environment.
Universitas Negeri Yogyakarta
Title: Membentuk karakter yang kokoh melalui pendidikan hati
Description:
Pada umumnya pendidikan karakter menyentuh ranah kognitif ,afektif, dan psikomotor, belum dilandasi kesadaran spiritual dan motivasi yang tinggi, akibatnya karakter yang terbentuk merupakan karakter yang rapuh, dan kebaikan perilakunya dilatarbelakangi oleh kepentingan pribadi.
Pembentukan karakter berbasis pendidikan hati menawarkan solusi pendidikan karakter yang unggul dan mampu membentuk intensitas dan konsistensi karakter yang baik.
Pendidikan hati merupakan dasar dari karakter yang kokoh dan konsisten, ketika hati telah melekat pada kebaikan, maka akan menjadi sumber motif spiritual yang menggerakkan perilaku dengan kecenderungan keikhlasan, dan akan mendorong seluruh potensi psikofisik untuk berbuat baik secara konsisten.
Pendidikan karakter berbasis hati dikembangkan melalui: 1) Tahap prakondisi, yaitu proses mengenali kondisi hati, mengenalkan fungsi spiritual hati, melakukan pelurusan/pengobatan hati dari berbagai penyakit hati.
2) Tahap pembentukan, yaitu proses menumbuhkan kesadaran akan pentingnya karakter, menggunakan hati dalam menentukan perilaku dan menanamkan kepekaan untuk mengambil pelajaran dari perbuatan baik.
3) Tahap perawatan, yaitu proses penyelamatan hati dari potensi kerusakan dan menghindari pengaruh karakter negatif dari lingkungan.
 In general, character education touches the realm of cognitive, affective, and psychomotor domains, has not been based on high spiritual awareness and motivation, as a result the character formed is a fragile character, and the goodness of behavior is motivated by personal interests.
The formation of character based on heart education offers superior character education solutions and is able to form good character intensity and consistency.
Heart education is the basis of a solid and consistent character, when the heart is attached to goodness, it will become a source of spiritual motives that drive behavior with a sincere tendency, and will encourage all psychophysical potentials to do good consistently.
Heart-based character education is developed through: 1) Preconditioning stage, namely the process of recognizing the condition of the heart, introducing the spiritual function of the heart, performing liver straightening/treatment of various liver diseases.
2) The formation stage, namely the process of growing awareness of the importance of character, using the heart in determining behavior and instilling sensitivity to take lessons from good deeds.
3) Treatment stage, namely the process of saving the liver from potential damage and avoiding the influence of negative characters from the environment.

Related Results

MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Mendidik Hati Membentuk Karakter: Wawasan Al-Qur’an
Mendidik Hati Membentuk Karakter: Wawasan Al-Qur’an
Manusia diciptakan Allah dalam bentuk yang baik dan keadaan sempurna. Baik dari aspek jasmani maupun aspek rohani. Aspek jasmani yaitu tubuh manusia yang dapat di lihat seperti mat...
MEMBENTUK KARAKTER SEJAK DINI: PERAN KELUARGA DAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK PRIBADI YANG BERKARAKTER
MEMBENTUK KARAKTER SEJAK DINI: PERAN KELUARGA DAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK PRIBADI YANG BERKARAKTER
Membentuk karakter sejak dini merupakan hal yang penting dalam membentuk pribadi yang berkarakter. Keluarga dan pendidikan memegang peran penting dalam membentuk karakter sejak din...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA
PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA
Sorotan tentang Pendidikan yang berbasis pada karakter sejak beberapa tahun lalu sudah mendapat menarik perhatian berbagai pihak. Beberapa pakar yang bependapat bahwa pendidikan ka...
PERAN PARENTING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH DASAR
PERAN PARENTING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH DASAR
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa kebutuhan awal peran parenting dalam pendidikan karakter sekolah dasar sebagai upaya strategi pembelajaran yang dapat membentuk kar...

Back to Top