Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN KUALITAS KELAS AWET LIMBAH BATANG KULIT POHON SAGU SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF BANGUNAN KAPAL
View through CrossRef
Abstrak Pemanfaatan kayu untuk keperluan struktur dalam jumlah besar dengan kualitas tinggi semakin sulit diperoleh. Hal ini menyebabkan harga kayu untuk keperluan material kapal sangat tinggi. Sehingga diperlukan material alternatif dalam membangun kapal kayu. Potensi Pohon Sagu sebagai sumberdaya alam lokal di Maluku oleh masyarakat lokal masih sebatas memanfaatkan pati sagunya sebagai bahan makan pokok dan daunnya sebagai atap rumah. Batang Kulit Pohon Sagu sejak jaman primitif telah digunakan pada kapal yang sederhana atau bagian interior konstruksi kapal namun material ini belum dikaji secara teknik., sedangkan Batang Kulit Pohon Sagu tidak dimanfaatkan dan dibiarkan sebagai limbah hasil pengolahan sagu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas kelas awet limbah Batang Kulit Pohon Sagu sebagai material alternatif bangunan kapal. Hasil analisa sifat kimia dari material Limbah Batang Kulit Pohon Sagu diperoleh nilai rata-rata kadar air berkisar antara 5,13% - 6,89%, Rata-rata Berat Jenis material Limbah Batang Kulit Pohon Sagu berkisar antara 0,75 kg/m3 – 0,95 kg/m3. Penentuan kelas awet yang dilakukan dengan menggunakan prosedur standar SNI 01-7207-2006 tentang uji ketahanan kayu dan produk kayu terhadap organisme perusak kayu dilaut.
Title: KAJIAN KUALITAS KELAS AWET LIMBAH BATANG KULIT POHON SAGU SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF BANGUNAN KAPAL
Description:
Abstrak Pemanfaatan kayu untuk keperluan struktur dalam jumlah besar dengan kualitas tinggi semakin sulit diperoleh.
Hal ini menyebabkan harga kayu untuk keperluan material kapal sangat tinggi.
Sehingga diperlukan material alternatif dalam membangun kapal kayu.
Potensi Pohon Sagu sebagai sumberdaya alam lokal di Maluku oleh masyarakat lokal masih sebatas memanfaatkan pati sagunya sebagai bahan makan pokok dan daunnya sebagai atap rumah.
Batang Kulit Pohon Sagu sejak jaman primitif telah digunakan pada kapal yang sederhana atau bagian interior konstruksi kapal namun material ini belum dikaji secara teknik.
, sedangkan Batang Kulit Pohon Sagu tidak dimanfaatkan dan dibiarkan sebagai limbah hasil pengolahan sagu.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas kelas awet limbah Batang Kulit Pohon Sagu sebagai material alternatif bangunan kapal.
Hasil analisa sifat kimia dari material Limbah Batang Kulit Pohon Sagu diperoleh nilai rata-rata kadar air berkisar antara 5,13% - 6,89%, Rata-rata Berat Jenis material Limbah Batang Kulit Pohon Sagu berkisar antara 0,75 kg/m3 – 0,95 kg/m3.
Penentuan kelas awet yang dilakukan dengan menggunakan prosedur standar SNI 01-7207-2006 tentang uji ketahanan kayu dan produk kayu terhadap organisme perusak kayu dilaut.
Related Results
ANALISIS KELAYAKAN DAN PERSPEKTIF PENGEMBANGAN PENGOLAHAN SAGU DI SULAWESI TENGGARA
ANALISIS KELAYAKAN DAN PERSPEKTIF PENGEMBANGAN PENGOLAHAN SAGU DI SULAWESI TENGGARA
<p><strong><em>Feasibility and Perspective Analysis of Sagu Processing Development in South Sulawesi</em></strong><em>.</em><em> <...
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik biobriket yang dihasilkan dari kombinasi limbah kulit batang sagu dan tempurung kelapa. Metode yang digunakan dalam pene...
JEJAK BUDAYA SAGU DAN TRADISI PENGELOLAAN HUTAN SAGU DI KAWASAN DANAU SENTANI, PAPUA
JEJAK BUDAYA SAGU DAN TRADISI PENGELOLAAN HUTAN SAGU DI KAWASAN DANAU SENTANI, PAPUA
Hutan sagu dijumpai di kawasan Danau Sentani, di Papua. Tanaman sagu ini sudah ada sejak nenek moyang etnis Sentani tiba pertama kali di kawasan danau ini, dan pengelolaan hutan sa...
Analisis Potensi Tanaman Sagu (Metroxylon sp) sebagai Bahan Pangan Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Papua Barat
Analisis Potensi Tanaman Sagu (Metroxylon sp) sebagai Bahan Pangan Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Papua Barat
Sagu merupakan salah satu komoditi sebagai bahan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sagu sebagai bahan pangan lokal ...
PENINGKATAN KUALITAS DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN GULA SAGU DI DESA TANJUNG PERANAP KECAMATAN TEBING TINGGI TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
PENINGKATAN KUALITAS DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN GULA SAGU DI DESA TANJUNG PERANAP KECAMATAN TEBING TINGGI TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Kabupaten Kepulauan Meranti adalah salah satu pusat produksi sagu terbesar di Provinsi Riau. Sagu dapat dikembangkan menjadi gula sagu. Gula sagu adalah inovasi produk baru dalam p...
SPATIAL STATISTICS FOR ESTIMATING SAGO STOCK IN WEST PAPUA, INDONESIA = Statistika Spasial untuk Estimasi Stok Sagu di Papua Barat, Indonesia
SPATIAL STATISTICS FOR ESTIMATING SAGO STOCK IN WEST PAPUA, INDONESIA = Statistika Spasial untuk Estimasi Stok Sagu di Papua Barat, Indonesia
Sagu sawit adalah salah satu Genus Metroxylon dari keluarga Palmae , yang mengakumulasi sejumlah besar pati di batangnya. Sebagai sumberdaya makanan bertepung, sagu bisa menjadi pe...
KARAKTERISTIK LIMBAH BIOMASSA KULIT BATANG SAGU SEBAGAI BAHAN BAKU ENERGI ALTERNATIF DI PROVINSI RIAU
KARAKTERISTIK LIMBAH BIOMASSA KULIT BATANG SAGU SEBAGAI BAHAN BAKU ENERGI ALTERNATIF DI PROVINSI RIAU
The availability of fossil energy is decreasing and one day will experience scarcity. For this reason, it is necessary to look for various alternative materials for new renewable e...
SISTEM PENENTUAN WAKTU SIMPAN TEPUNG SAGU DI KABUPATEN MERAUKE DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO
SISTEM PENENTUAN WAKTU SIMPAN TEPUNG SAGU DI KABUPATEN MERAUKE DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO
Sagu di kabupatem Merauke sebagai salah satu sumbermakanan pokok dan sekaligus tanaman endemik yang sangat berpotensi sebagai salah satu komoditi pangan domestik amaupun export. Na...

