Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kritik Nietzsche Terhadap Kebahagiaan Eudaimonia Sokrates

View through CrossRef
Dalam paragraf keempat “Problem Sokrates”, Nietzsche mengkritik Sokrates atas rumusan “rasio = keutamaan = kebahagiaan” sebagai persamaan yang paling aneh dan bertentangan dengan naluri. Rumusan ini menyatakan, hanya dengan rasio, manusia dapat menentukan Kebenaran dan dengan begitu menjamin hidup yang berkeutamaan serta menjamin kebahagiaannya. Nietzsche melihat adanya masalah, karena dengan begitu segala macam bentuk naluri, insting, atau hasrat manusia disingkirkan demi mencapai Keutamaan dan akhirnya Kebahagiaan. Nietzsche memperlihatkan Kebahagiaan adalah perasaan munculnya kuasa atas kontradiksi dalam diri manusia. Di bagian lainnya, Nietzsche menunjukkan adanya keterikatan antara rasa sakit (pain) dan kesenangan (pleasure), yang menjadi penegasan selanjutnya bahwa tidak ada Kebahagiaan tanpa penolakan terhadap Kebahagiaan itu sendiri. Penelitian ini akan membahas etika eudaimonia yang bermula dari Sokrates dan kemudian dikembangkan oleh Platon. Selanjutnya, penulis akan memaparkan kritikan Nietzsche terhadap konsep Kebahagiaan dalam etika eudaimonia dengan mengulas konsep Kebahagiaan menurut Nietzsche.
Jurnal Online Dekonstruksi
Title: Kritik Nietzsche Terhadap Kebahagiaan Eudaimonia Sokrates
Description:
Dalam paragraf keempat “Problem Sokrates”, Nietzsche mengkritik Sokrates atas rumusan “rasio = keutamaan = kebahagiaan” sebagai persamaan yang paling aneh dan bertentangan dengan naluri.
Rumusan ini menyatakan, hanya dengan rasio, manusia dapat menentukan Kebenaran dan dengan begitu menjamin hidup yang berkeutamaan serta menjamin kebahagiaannya.
Nietzsche melihat adanya masalah, karena dengan begitu segala macam bentuk naluri, insting, atau hasrat manusia disingkirkan demi mencapai Keutamaan dan akhirnya Kebahagiaan.
Nietzsche memperlihatkan Kebahagiaan adalah perasaan munculnya kuasa atas kontradiksi dalam diri manusia.
Di bagian lainnya, Nietzsche menunjukkan adanya keterikatan antara rasa sakit (pain) dan kesenangan (pleasure), yang menjadi penegasan selanjutnya bahwa tidak ada Kebahagiaan tanpa penolakan terhadap Kebahagiaan itu sendiri.
Penelitian ini akan membahas etika eudaimonia yang bermula dari Sokrates dan kemudian dikembangkan oleh Platon.
Selanjutnya, penulis akan memaparkan kritikan Nietzsche terhadap konsep Kebahagiaan dalam etika eudaimonia dengan mengulas konsep Kebahagiaan menurut Nietzsche.

Related Results

Analisis Perbandingan Thomas Aquinas dan Al-Farabi dalam Konsep Kebahagiaan untuk Membentuk Negara Ideal
Analisis Perbandingan Thomas Aquinas dan Al-Farabi dalam Konsep Kebahagiaan untuk Membentuk Negara Ideal
Penulisan artikel ini bermula bedasarkan kesalahpahaman manusia modern dalam mengartikan konsep kebahagiaan yang sesungguhnya. Masyarakat modern menganggap bahwa kebahagiaan bersif...
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
Art criticism is a process of evaluating and inputting a work of art. The purpose of doing art criticism is to provide improvements to a work of art to make it even better. The met...
Zuhdi_Paper
Zuhdi_Paper
Kebahagiaan merupakan suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kecukupan, kesengangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, ketentraman dan juga ketenangan secara lahir dan...
EUDAIMONIA AND EUDAIMONIC WELL-BEING BEHAVIORS
EUDAIMONIA AND EUDAIMONIC WELL-BEING BEHAVIORS
There is increasing recognition for eudaimonic well-being as an important component of our psychological well-being. In contrast to happiness and “feeling good”, eudaimonia, as “do...
Konsep Kebahagiaan Perspektif Thomas Aquinas
Konsep Kebahagiaan Perspektif Thomas Aquinas
Bahagia merupakan sesuatu hal yang lumrah dibicarakan dalam kehidupan manusia, karena semua manusia pasti memiliki orientasi dalam kehidupannya yaitu kebahagiaan. Berbicara mengena...
Potret Kebahagiaan Negara-Negara di Dunia
Potret Kebahagiaan Negara-Negara di Dunia
Kebahagiaan adalah tujuan utama manusia. Semua orang memiliki harapan yang ingin dicapai untuk memenuhi kepuasan dalam kehidupannya. Bhutan menjadi Negara pertama yang menggunakan ...
Konsep Kebahagiaan Al Ghazali (Aspek dan Cara Meraihnya)
Konsep Kebahagiaan Al Ghazali (Aspek dan Cara Meraihnya)
Ada tiga alasan mengapa penting mengkaji kebahagiaan, khususnya konsep kebahagiaan al-Ghazali (1059 M – 1111 M). Pertama, mencapai kebahagiaan adalah dambaan setiap orang. Kedua, k...
KEBAHAGIAAN DALAM RUANG KESEHARIAN MANUSIA
KEBAHAGIAAN DALAM RUANG KESEHARIAN MANUSIA
Secara ingstingtif manusia adalah makhluk yang mencari kesenangan. Sehingga tidak ada orang yang menolak kebahagiaan dalam hidupnya. Kebahagiaan adalah tujuan peziarahan hidup manu...

Back to Top