Javascript must be enabled to continue!
Konsep Kebahagiaan Al Ghazali (Aspek dan Cara Meraihnya)
View through CrossRef
Ada tiga alasan mengapa penting mengkaji kebahagiaan, khususnya konsep kebahagiaan al-Ghazali (1059 M – 1111 M). Pertama, mencapai kebahagiaan adalah dambaan setiap orang. Kedua, kebahagiaan dapat memberikan kekebalan pada seseorang sehingga menjadi kuat menghadapi tekanan yang berat. Ketiga, dengan mengetahui dari sisi psikologi dapat membantu manusia dalam mengontrol diri untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep kebahagiaan al-Ghazali (1059 M – 1111 M) dalam lingkup aspek dan cara meraihnya. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan atau library research. Hasil didapatkan bahwasannya (1) Kebahagiaan dalam pandangan al-Ghazali (1059 M – 1111 M) adalah tercapainya kebersihan dalam jiwa dan hati. (2) Aspek kebahagiaan menurut Al Ghazali (1059 M – 1111 M) yaitu aspek nafsu, aspek rasional, aspek hati, aspek cinta kepada Allah. (3) Adapun cara meraih kebahagiaan yaitu dengan memahami empat pengetahuan, yaitu pengetahuan tentang diri sendiri, pengetahuan tentang tuhan, penguasaan pengetahuan diri sendiri dan tuhan, serta pengetahuan tentang akhirat. Penelitian ini memberikan sedikit kontribusi penting dengan memberikan data lengkap mengenai konsep kebahagiaan menurut Al-Ghazali (1059 M – 1111 M). Oleh karena itu, peneliti menyarakan penelitian lebih lanjut yang dapat menghubungkan atau mengkomparasian kebahagiaan dalam pemikiran Al-Ghazali (1059 M – 1111 M) dengan tokoh lainnya.
Title: Konsep Kebahagiaan Al Ghazali (Aspek dan Cara Meraihnya)
Description:
Ada tiga alasan mengapa penting mengkaji kebahagiaan, khususnya konsep kebahagiaan al-Ghazali (1059 M – 1111 M).
Pertama, mencapai kebahagiaan adalah dambaan setiap orang.
Kedua, kebahagiaan dapat memberikan kekebalan pada seseorang sehingga menjadi kuat menghadapi tekanan yang berat.
Ketiga, dengan mengetahui dari sisi psikologi dapat membantu manusia dalam mengontrol diri untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep kebahagiaan al-Ghazali (1059 M – 1111 M) dalam lingkup aspek dan cara meraihnya.
Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan atau library research.
Hasil didapatkan bahwasannya (1) Kebahagiaan dalam pandangan al-Ghazali (1059 M – 1111 M) adalah tercapainya kebersihan dalam jiwa dan hati.
(2) Aspek kebahagiaan menurut Al Ghazali (1059 M – 1111 M) yaitu aspek nafsu, aspek rasional, aspek hati, aspek cinta kepada Allah.
(3) Adapun cara meraih kebahagiaan yaitu dengan memahami empat pengetahuan, yaitu pengetahuan tentang diri sendiri, pengetahuan tentang tuhan, penguasaan pengetahuan diri sendiri dan tuhan, serta pengetahuan tentang akhirat.
Penelitian ini memberikan sedikit kontribusi penting dengan memberikan data lengkap mengenai konsep kebahagiaan menurut Al-Ghazali (1059 M – 1111 M).
Oleh karena itu, peneliti menyarakan penelitian lebih lanjut yang dapat menghubungkan atau mengkomparasian kebahagiaan dalam pemikiran Al-Ghazali (1059 M – 1111 M) dengan tokoh lainnya.
Related Results
Mistik Kebahagiaan Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali
Mistik Kebahagiaan Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali
Bahasa Mistik adalah bahasa yang digunakan untuk sesuatu yang tidak dapat dipahami oleh rasio, tetapi kadang-kadang mempunyai bukti yang empirik, bahasa tersebut diperoleh melalui ...
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN KEBAHAGIAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN IIK RIAU
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN KEBAHAGIAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN IIK RIAU
Introduction Santri who attend Islamic boarding schools, require them to live far apart from their parents and families. And this condition can be a barrier for these students to a...
Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya
Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya
Imam Al-Ghazali memberikan pengaruh yang cukup besar dalam perjalanan sejarah umat Islam, khususnya ketika beliau tidak sependapat dengan pandangan kaum filosof yang menyatakan bah...
Agama Menjamin Kebahagiaan
Agama Menjamin Kebahagiaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebahagiaan dan agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kebahagiaan Mahasiswa Suku Bugis-Makassar
Kebahagiaan Mahasiswa Suku Bugis-Makassar
Kebahagiaan menjadi motif paling dasar dari segala sesuatu yang dikerjakan individu. Kompleksitas permasalahan yang dialami memengaruhi dinamika kebahagiaan mahasiswa. Penelitian i...
Kebahagiaan Remaja Panti Asuhan
Kebahagiaan Remaja Panti Asuhan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana para remaja panti asuhan menggambarkan kebahagiaan mereka walaupun mereka tidak tinggal bersama keluarga mereka. Responden penel...
KONSEP DAN PERSPEKTIF TAUHIDIK DALAM MENINGKATKAN KEBAHAGIAAN KENDIRI
KONSEP DAN PERSPEKTIF TAUHIDIK DALAM MENINGKATKAN KEBAHAGIAAN KENDIRI
World Happiness Report 2019 revealed that Malaysia is the 80th happiest country out of 156 countries in the world. It recorded that there is a significant drop in rank, from rank 3...

