Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Akhlak Dalam Pengajaran Menurut Al-Ghazali: Perspektif Filsafat Pengajaran

View through CrossRef
This research aims to examine the role of morals in education according to Al-Ghazali from the perspective of Islamic educational philosophy, with a focus on its relevance in forming the character of students. This research uses a qualitative method with a library research approach. Data was collected through analysis of Al-Ghazali's main works, such as Ihya' Ulum al-Din and Mizan al-'Amal, as well as other supporting literature related to the concept of morals and Islamic education. Data analysis was carried out descriptively-analytically to reveal the concept of morals in education and its application in character development. The results of the research show that Al-Ghazali views morals as the core of education, which functions as a means to achieve human perfection (insan kamil). Education designed based on Al-Ghazali's philosophy emphasizes the integration of science, spirituality and the formation of noble character. This concept emphasizes that education must not only be oriented towards intellectual abilities, but also towards the formation of strong morals. Al-Ghazali's thoughts have significant relevance in the development of modern Islamic education, especially in efforts to build a generation of character, civility and high morals. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran akhlak dalam pengajaran menurut Al-Ghazali dari perspektif filsafat pengajaran Islam, dengan fokus pada relevansinya dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui analisis terhadap karya-karya utama Al-Ghazali, seperti Ihya’ Ulum al-Din dan Mizan al-‘Amal, serta literatur pendukung lainnya yang berkaitan dengan konsep akhlak dan pengajaran Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengungkap konsep akhlak dalam pengajaran serta penerapannya dalam pengembangan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memandang akhlak sebagai inti dari pengajaran, yang berfungsi sebagai sarana untuk mencapai kesempurnaan manusia (insan kamil). Pengajaran yang dirancang berdasarkan filsafat Al-Ghazali menekankan pada integrasi antara ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan pembentukan karakter mulia. Konsep ini menegaskan bahwa pengajaran harus tidak hanya berorientasi pada kemampuan intelektual, tetapi juga pada pembentukan akhlak yang kokoh. Pemikiran Al-Ghazali memiliki relevansi yang signifikan dalam pengembangan pengajaran Islam modern, khususnya dalam upaya membangun generasi yang berkarakter, beradab, dan bermoral tinggi.
Title: Peran Akhlak Dalam Pengajaran Menurut Al-Ghazali: Perspektif Filsafat Pengajaran
Description:
This research aims to examine the role of morals in education according to Al-Ghazali from the perspective of Islamic educational philosophy, with a focus on its relevance in forming the character of students.
This research uses a qualitative method with a library research approach.
Data was collected through analysis of Al-Ghazali's main works, such as Ihya' Ulum al-Din and Mizan al-'Amal, as well as other supporting literature related to the concept of morals and Islamic education.
Data analysis was carried out descriptively-analytically to reveal the concept of morals in education and its application in character development.
The results of the research show that Al-Ghazali views morals as the core of education, which functions as a means to achieve human perfection (insan kamil).
Education designed based on Al-Ghazali's philosophy emphasizes the integration of science, spirituality and the formation of noble character.
This concept emphasizes that education must not only be oriented towards intellectual abilities, but also towards the formation of strong morals.
Al-Ghazali's thoughts have significant relevance in the development of modern Islamic education, especially in efforts to build a generation of character, civility and high morals.
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran akhlak dalam pengajaran menurut Al-Ghazali dari perspektif filsafat pengajaran Islam, dengan fokus pada relevansinya dalam pembentukan karakter peserta didik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research).
Data dikumpulkan melalui analisis terhadap karya-karya utama Al-Ghazali, seperti Ihya’ Ulum al-Din dan Mizan al-‘Amal, serta literatur pendukung lainnya yang berkaitan dengan konsep akhlak dan pengajaran Islam.
Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengungkap konsep akhlak dalam pengajaran serta penerapannya dalam pengembangan karakter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memandang akhlak sebagai inti dari pengajaran, yang berfungsi sebagai sarana untuk mencapai kesempurnaan manusia (insan kamil).
Pengajaran yang dirancang berdasarkan filsafat Al-Ghazali menekankan pada integrasi antara ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan pembentukan karakter mulia.
Konsep ini menegaskan bahwa pengajaran harus tidak hanya berorientasi pada kemampuan intelektual, tetapi juga pada pembentukan akhlak yang kokoh.
Pemikiran Al-Ghazali memiliki relevansi yang signifikan dalam pengembangan pengajaran Islam modern, khususnya dalam upaya membangun generasi yang berkarakter, beradab, dan bermoral tinggi.

Related Results

Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Umar Bin Ahmad Baradja dalam Kitab Akhlak Lil Banin Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak Masa Kini
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Umar Bin Ahmad Baradja dalam Kitab Akhlak Lil Banin Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak Masa Kini
Abstract. Human quality can not only be measured in terms of scientific excellence and expertise alone, but also measured by the quality of morals. High knowledge without being acc...
Pendidikan Akhlak Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali
Pendidikan Akhlak Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali
Tujuan penelitian untuk membahas tentang pendidikan akhlak menurut Imam Al-Ghazali. Jenis penelitian ini yakni penelitian kepustakaan (library research), bercorak historis faktual ...
Mistik Kebahagiaan Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali
Mistik Kebahagiaan Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali
Bahasa Mistik adalah bahasa yang digunakan untuk sesuatu yang tidak dapat dipahami oleh rasio, tetapi kadang-kadang mempunyai bukti yang empirik, bahasa tersebut diperoleh melalui ...
Implementasi Program “Anidzom ‘Alatarqiatil Akhlak” di Ponpes Modern Al- Ihsan Bandung
Implementasi Program “Anidzom ‘Alatarqiatil Akhlak” di Ponpes Modern Al- Ihsan Bandung
Abstract. This study aims to determine the implementation of the Anidzom 'Alatarqiatil Akhlak program, including the planning of the Anidzom 'Alatarqiatil Akhlak program, the imple...
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Filsafat Ilmu merupakan salah satu cabang khusus dari Filsafat yang memiliki kedudukan dan posisi yang strategis dalam membangun paradigma ilmu di Indonesia. Penelitian ini akan me...
Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya
Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya
Imam Al-Ghazali memberikan pengaruh yang cukup besar dalam perjalanan sejarah umat Islam, khususnya ketika beliau tidak sependapat dengan pandangan kaum filosof yang menyatakan bah...
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
Filsafat hukum adalah filsafat yang akan kita bahas dalam pembahasan kali ini, bukan filsafat yang lain entah itu filsafat agama, filsafat pengetahuan ataupun filsafat etika. Filsa...

Back to Top