Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EVALUASI KEKUATAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG (Studi Kasus : Bangunan Gedung SMPN 19 Samarinda, Kalimantan Timur)

View through CrossRef
Gedung SMPN 19 Samarinda dibangun pada tahun 2013 dengan masa pengerjan 1 tahun. Gedung SMPN 19 Samarinda dibangun untuk menggantikan gedung lama yang sudah tidak layak pakai dan sering terkena banjir. Akan tetapi pada saat masa perawatan, gedung mengalami penurunan pada sisi selatan. Analisa struktur yang digunakan menggunakan aplikasi ETABS 2015, struktur beton memakai SKSNI 2847-2013. Penelitian ini diawali dengan pengumpulan data sekunder, rekapitulasi kondisi gedung, pengujian NDT (Non Destructive Test). Pengujian NDT terdiri dari pengujian hammer test dan dari hasil pengujian akan digunakan utnuk input material struktur pada ETABS 2015. Analisa ETABS dimulai dengan pemodelan struktur sesuai dengan gambar kerja, kemudian memasukan pembebanan sesuai dengan PPIUG 1993. Dari hasil analisa ETABS 2015 didapatkan beban aksial pada pondasi yang mengalami penurunan 19330.64 Kg lebih besar daripada kapasitas daya dukung pondasi rencana 16301.80 Kg. Untuk itu dilakukan perbaikan struktur pondasi dengan menambahkan pondasi bored pile dengan kedalaman 2m yang ditempatkan disisi bangunan kemudian dibuat menyatu pada gedung utama. Pada struktur balok dan kolom yang mengalami keretakan dilakukan perbaikan dengan metode coating untuk kerusakan ringan dan metode grouting untuk kerusakan sedang.
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Bung Hatta
Title: EVALUASI KEKUATAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG (Studi Kasus : Bangunan Gedung SMPN 19 Samarinda, Kalimantan Timur)
Description:
Gedung SMPN 19 Samarinda dibangun pada tahun 2013 dengan masa pengerjan 1 tahun.
Gedung SMPN 19 Samarinda dibangun untuk menggantikan gedung lama yang sudah tidak layak pakai dan sering terkena banjir.
Akan tetapi pada saat masa perawatan, gedung mengalami penurunan pada sisi selatan.
Analisa struktur yang digunakan menggunakan aplikasi ETABS 2015, struktur beton memakai SKSNI 2847-2013.
Penelitian ini diawali dengan pengumpulan data sekunder, rekapitulasi kondisi gedung, pengujian NDT (Non Destructive Test).
Pengujian NDT terdiri dari pengujian hammer test dan dari hasil pengujian akan digunakan utnuk input material struktur pada ETABS 2015.
Analisa ETABS dimulai dengan pemodelan struktur sesuai dengan gambar kerja, kemudian memasukan pembebanan sesuai dengan PPIUG 1993.
Dari hasil analisa ETABS 2015 didapatkan beban aksial pada pondasi yang mengalami penurunan 19330.
64 Kg lebih besar daripada kapasitas daya dukung pondasi rencana 16301.
80 Kg.
Untuk itu dilakukan perbaikan struktur pondasi dengan menambahkan pondasi bored pile dengan kedalaman 2m yang ditempatkan disisi bangunan kemudian dibuat menyatu pada gedung utama.
Pada struktur balok dan kolom yang mengalami keretakan dilakukan perbaikan dengan metode coating untuk kerusakan ringan dan metode grouting untuk kerusakan sedang.

Related Results

IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyeleng...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Perencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa di negara Indonesia menjadi suatu hal yang sangat penting mengingat sebagian besar wilayah Indonesia terletak dalam wilayah gempa d...
EVALUASI STRUKTUR GEDUNG SDN 07/10 PARAK JUAR KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR
EVALUASI STRUKTUR GEDUNG SDN 07/10 PARAK JUAR KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR
Gedung SD N 07/10 yang terletak di Parak Juar Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar menjadi sorotan untuk saya yang akan melakukan penelitian yang berkaitan dengan bangunan ged...
ANALISIS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS: THE ROYAL IDI HOTEL)
ANALISIS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS: THE ROYAL IDI HOTEL)
Pemeliharaan bangunan gedung merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan dimana pemeliharaan dapat meningkatkan umur pakai dari bangunan tesebut. Di Indonesia peraturan tentan...
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Bertingkat di Jakarta Menggunakan Pushover Analysis
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Bertingkat di Jakarta Menggunakan Pushover Analysis
Gempa bumi menjadi bencana yang sering terjadi di Indonesia salah satunya di wilayah DKI Jakarta. Gempa bumi diasumsikan sebagai beban lateral yang nantinya didistribusikan ke semu...
Evaluasi Gedung Workshop Teknik Konstruksi dan Perumahan di SMKN 2 Samarinda
Evaluasi Gedung Workshop Teknik Konstruksi dan Perumahan di SMKN 2 Samarinda
Bangunan Gedung/Bengkel Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP/BKP) di SMKN 2 Samarinda merupakan salah satu bangunan sekolah yang cukup tua, yaitu usia ± 38 tahun. Gedung workshop i...
ANALISIS PERIODA BANGUNAN DINDING GESER DENGAN BASE ISOLATOR AKIBAT GAYA GEMPA
ANALISIS PERIODA BANGUNAN DINDING GESER DENGAN BASE ISOLATOR AKIBAT GAYA GEMPA
Bangunan yang hancur oleh gempa dapat dicegah dengan memperkuat struktur bangunan terhadap gaya gempa yang bekerja padanya. Perkuatan bangunan dapat dilakukan dengan memperkaku ban...

Back to Top