Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMBANGUNAN TUGU SEBAGAI SIMBOL IDENTITAS UNTUK MENINGKATKAN CITRA DESA SIRNAJAYA

View through CrossRef
Desa Sirnajaya di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, memiliki potensi lingkungan dan budaya kebersamaan yang kuat, namun belum memiliki simbol fisik yang merepresentasikan identitas desa. Ketiadaan penanda tersebut mengakibatkan rendahnya daya tarik visual, minimnya titik orientasi, serta berkurangnya rasa kebanggaan masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui pembangunan tugu sebagai simbol identitas desa sekaligus landmark yang memperkuat citra wilayah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif terbatas dengan melibatkan mahasiswa dan perangkat desa dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan, perancangan, penyusunan anggaran, pelaksanaan, hingga serah terima hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tugu berhasil dibangun di lokasi strategis dengan desain yang memadukan nilai estetika dan budaya lokal. Selain menghasilkan produk fisik, program ini juga mendorong terciptanya kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, tukang, dan masyarakat sehingga memperkuat solidaritas sosial. Hambatan berupa keterbatasan waktu dan kondisi cuaca dapat diatasi melalui koordinasi yang baik dan penyesuaian jadwal. Secara keseluruhan, pembangunan tugu tidak hanya menyelesaikan permasalahan identitas desa, tetapi juga meningkatkan kebanggaan kolektif serta menumbuhkan semangat pembangunan berkelanjutan
Title: PEMBANGUNAN TUGU SEBAGAI SIMBOL IDENTITAS UNTUK MENINGKATKAN CITRA DESA SIRNAJAYA
Description:
Desa Sirnajaya di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, memiliki potensi lingkungan dan budaya kebersamaan yang kuat, namun belum memiliki simbol fisik yang merepresentasikan identitas desa.
Ketiadaan penanda tersebut mengakibatkan rendahnya daya tarik visual, minimnya titik orientasi, serta berkurangnya rasa kebanggaan masyarakat.
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui pembangunan tugu sebagai simbol identitas desa sekaligus landmark yang memperkuat citra wilayah.
Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif terbatas dengan melibatkan mahasiswa dan perangkat desa dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan, perancangan, penyusunan anggaran, pelaksanaan, hingga serah terima hasil.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tugu berhasil dibangun di lokasi strategis dengan desain yang memadukan nilai estetika dan budaya lokal.
Selain menghasilkan produk fisik, program ini juga mendorong terciptanya kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, tukang, dan masyarakat sehingga memperkuat solidaritas sosial.
Hambatan berupa keterbatasan waktu dan kondisi cuaca dapat diatasi melalui koordinasi yang baik dan penyesuaian jadwal.
Secara keseluruhan, pembangunan tugu tidak hanya menyelesaikan permasalahan identitas desa, tetapi juga meningkatkan kebanggaan kolektif serta menumbuhkan semangat pembangunan berkelanjutan.

Related Results

Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penelitian yang dilaksanakan di kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dimana fokus penelitian mengkaji tentang penguatan kelembagaan desa dalam mempersiapkan pelaksanaan musrenbang desa...
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
Steganografi dengan metode fraktal (fractal steganography) adalah teknik menyembunyikan informasi atau pesan, yang dapat berupa citra rahasia, dalam suatu citra sampul (cover image...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
POTENSI DESA JATIROKE SEBAGAI DESA WISATA
POTENSI DESA JATIROKE SEBAGAI DESA WISATA
Desa Jatiroke selama perkembangannya hingga saat ini mempunyai beberapa masalah. Yang pertama adalah belum dikelolanya berbagai potensi desa yang sebenarnya dapat dikembangkan deng...

Back to Top