Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERSEMBAHAN TARIAN PANANGSANG DALAM RITUAL PENYEMBUHAN MASYARAKAT BAJAU LAUT

View through CrossRef
Masyarakat Bajau Laut di daerah Semporna mempunyai pelbagai jenis upacara ritual termasuk ritual penyembuhan yang menjadi pegangan turun-temurun kehidupan bermasyarakat mereka. Keharmonian dan keseimbangan terhadap alam ghaib menjelaskan hubungan kukuh masyarakat ini terhadap kuasa magis dan unsur semangat roh yang mencetuskan kreativiti dan keupayaan luar biasa bagi menghasilkan falsafah budaya masyarakat yang bersifat tabu. Sehubungan itu, makalah ini mengkaji elemen persembahan tarian yang menjadi penghubung antara dunia realiti dan dunia ghaib dengan menumpukan struktur persembahan pada peringkat menurun yang dikenali sebagai persembahan Panangsang dalam pelaksanaan ritual yang dilakukan. Hal ini berkaitan dengan strukur persembahan yang melibatkan fenomena dalam ruang dan masa, meliputi alam fizikal dan alam ghaib serta kedudukan manusia dalam ruang menurun tersebut. Penelitian ini menggunakan kaedah kualitatif yang memiliki perincian interpretasi. Pengumpulan data adalah berdasarkan observasi dalam kajian lapangan dan temu bual untuk mendapatkan maklumat secara terperinci yang telah dijalankan dalam kalangan masyarakat Bajau Laut yang menetap di Kampung Gelam-Gelam, Pulau Bum-Bum, Semporna, Sabah. Hasil analisis menunjukkan keseimbangan dan keharmonian masyarakat ini terhadap alam nyata dan alam ghaib adalah sangat penting untuk menjamin kesejahteraan hidup mereka.
Title: PERSEMBAHAN TARIAN PANANGSANG DALAM RITUAL PENYEMBUHAN MASYARAKAT BAJAU LAUT
Description:
Masyarakat Bajau Laut di daerah Semporna mempunyai pelbagai jenis upacara ritual termasuk ritual penyembuhan yang menjadi pegangan turun-temurun kehidupan bermasyarakat mereka.
Keharmonian dan keseimbangan terhadap alam ghaib menjelaskan hubungan kukuh masyarakat ini terhadap kuasa magis dan unsur semangat roh yang mencetuskan kreativiti dan keupayaan luar biasa bagi menghasilkan falsafah budaya masyarakat yang bersifat tabu.
Sehubungan itu, makalah ini mengkaji elemen persembahan tarian yang menjadi penghubung antara dunia realiti dan dunia ghaib dengan menumpukan struktur persembahan pada peringkat menurun yang dikenali sebagai persembahan Panangsang dalam pelaksanaan ritual yang dilakukan.
Hal ini berkaitan dengan strukur persembahan yang melibatkan fenomena dalam ruang dan masa, meliputi alam fizikal dan alam ghaib serta kedudukan manusia dalam ruang menurun tersebut.
Penelitian ini menggunakan kaedah kualitatif yang memiliki perincian interpretasi.
Pengumpulan data adalah berdasarkan observasi dalam kajian lapangan dan temu bual untuk mendapatkan maklumat secara terperinci yang telah dijalankan dalam kalangan masyarakat Bajau Laut yang menetap di Kampung Gelam-Gelam, Pulau Bum-Bum, Semporna, Sabah.
Hasil analisis menunjukkan keseimbangan dan keharmonian masyarakat ini terhadap alam nyata dan alam ghaib adalah sangat penting untuk menjamin kesejahteraan hidup mereka.

Related Results

THE VULNERABILITY OF BAJAU LAUT AS STATELESS PEOPLE IN SABAH
THE VULNERABILITY OF BAJAU LAUT AS STATELESS PEOPLE IN SABAH
ABSTRACT The Bajau Laut, or Sea Bajau or also often referred to with the derogatory label Palauh by other communities, are known to be living within their ancestral domain of the S...
EKSISTENSI TARI PERSEMBAHAN DI KUMPULAN SENI SERI MELAYU PADA MASA PANDEMI COVID-19
EKSISTENSI TARI PERSEMBAHAN DI KUMPULAN SENI SERI MELAYU PADA MASA PANDEMI COVID-19
Kumpulan Seni Seri Melayu adalah sanggar yang berlokasi di pusat Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Di Kumpulan Seni Seri Melayu ada salah satu tari tradisi yang sering ditampilkan yait...
Amalan “Kejawen” dalam Menghasilkan Seni Permainan Kuda Kepang di Negeri Johor
Amalan “Kejawen” dalam Menghasilkan Seni Permainan Kuda Kepang di Negeri Johor
Tarian kuda kepang adalah tari tradisi masyarakat Jawa. Proses ritual dilakukan sebelum persembahan tarian kuda kepang untuk mewujudkan keadaan mabuk dan terjadinya permainan kuda ...
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Kumpulan cerpen Nelayan itu Berhenti Melaut karya Safar Banggai merupakan kumpulan dari 12 cerpen yang hampir seluruhnya erat dengan latar laut dan kemaritiman. Penceritaan yang di...
PEMERINTAHAN TRADISIONAL SEMASA ZAMAN SULTAN ABDUL MOMIN DI SUNGAI TUARAN (1877-1885)
PEMERINTAHAN TRADISIONAL SEMASA ZAMAN SULTAN ABDUL MOMIN DI SUNGAI TUARAN (1877-1885)
Sungai Tuaran terletak di sebelah pantai barat Borneo Utara sejak dua atau tiga abad yang lalu. Nama Sungai Tuaran telah wujud pada era pemerintahan Sultan Abdul Momin seperti dije...
The Black Mass as Play: Dennis Wheatley's The Devil Rides Out
The Black Mass as Play: Dennis Wheatley's The Devil Rides Out
Literature—at least serious literature—is something that we work at. This is especially true within the academy. Literature departments are places where workers labour over texts c...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...
Tinjauan Teologis tentang Tarian dan Manfaatnya bagi Pertumbuhan Rohani
Tinjauan Teologis tentang Tarian dan Manfaatnya bagi Pertumbuhan Rohani
Dance is strongly connected to life, freedom, salvation, restoration and victory over the enemies. The Bible uses the word dance for the first time in the verse when Miriam took he...

Back to Top