Javascript must be enabled to continue!
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK MODELING DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Teknik Modeling Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Siswa Kelas VII SMP Santa Maria Penen. Target luaran penelitian ini diterbitkan dalam jurnal ISSN nasional tidak terakreditasi dan prosiding. Metode penelitian adalah Tekni Pemodelan.Permasalahan yang dikaji dalam artikel ini adalah bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis pengalaman pribadi setelah mengikuti pembelajaran menulis pengalaman pribadi melalui teknik pemodelan. Hal ini mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis pengalaman pribadi setelah mengikuti pembelajaran melalui teknik pemodelan. Teori yang dijadikan landasan adalah teori dari Tarigan (1994) yang mengemukakan bahwa teknik pemodelan dalam pembelajaran adalah cara guru mempersiapkan suatu karangan model yang akan dijadikan sebagai model atau contoh dalam menulis karangan baru. Kehadiran model akan menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar lebih menarik dan mengasyikkan serta siswa dapat berperan aktif dalam pembelajaran. Hasil penelitian yang akan diuraikan meliputi hasil tes dan nontes. Hasil penelitian ini diperoleh dari tiga tahap yaitu prasilus, siklus I, dan siklus II. Pada tahap prasiklus peneliti belum memberikan tes kemampuan menulis siswa, penulis hanya memberikan pengertian tentang menulis dan manfaatnya serta apa yang dimaksud menulis pengalaman pribadi melalui teknik pemodelan. Hasil tes siklus I dan siklus II adalah hasil tes menulis pengalaman pribadi setelah siswa mengikuti pembelajaran melalui teknik pemodelan. Pada siklus I, siswa yang antusias belajar menulis sebesar 37,04% dan meningkat pada siklus II sebesar 59,26%. Jika dibandingkan dengan antusias belajar siswa pada prasiklus, siswa yang memperhatikan penjelasan guru pada siklus I sebesar 44,44% dan pada siklus II meningkat sebesar 66,67%. Jika dibandingkan dengan prasiklus, siswa yang serius dalam mengikuti pembelajaran meningkat, pada siklus I sebesar 48,15% dan pada siklus II meningkat sebesar 62,96%. Jika dibandingkan dengan keseriusan belajar siswa pada prasiklus, siswa yang aktif dalam mengikuti pembelajaran pada siklus I meningkat sebesar 62,96% dan pada siklus II meningkat sebesar 70,37%. Jika dibandingkan dengan siswa yang aktif mengikuti pembelajaran pada prasiklus, respon siswa pada penjelasan guru pada siklus I meningkat sebesar 55,56% jika dibandingkan dengan respon siswa pada prasiklus. Setelah penggunaan teknik pemodelan pada menulis pengalaman pribadi pada siklus I dan siklus II, siswa termotivasi selamaproses pembelajaran berlangsung siswa aktif mengerjakan tugas yang diberikan peneliti.
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan
Title: PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK MODELING DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Teknik Modeling Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Siswa Kelas VII SMP Santa Maria Penen.
Target luaran penelitian ini diterbitkan dalam jurnal ISSN nasional tidak terakreditasi dan prosiding.
Metode penelitian adalah Tekni Pemodelan.
Permasalahan yang dikaji dalam artikel ini adalah bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis pengalaman pribadi setelah mengikuti pembelajaran menulis pengalaman pribadi melalui teknik pemodelan.
Hal ini mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis pengalaman pribadi setelah mengikuti pembelajaran melalui teknik pemodelan.
Teori yang dijadikan landasan adalah teori dari Tarigan (1994) yang mengemukakan bahwa teknik pemodelan dalam pembelajaran adalah cara guru mempersiapkan suatu karangan model yang akan dijadikan sebagai model atau contoh dalam menulis karangan baru.
Kehadiran model akan menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar lebih menarik dan mengasyikkan serta siswa dapat berperan aktif dalam pembelajaran.
Hasil penelitian yang akan diuraikan meliputi hasil tes dan nontes.
Hasil penelitian ini diperoleh dari tiga tahap yaitu prasilus, siklus I, dan siklus II.
Pada tahap prasiklus peneliti belum memberikan tes kemampuan menulis siswa, penulis hanya memberikan pengertian tentang menulis dan manfaatnya serta apa yang dimaksud menulis pengalaman pribadi melalui teknik pemodelan.
Hasil tes siklus I dan siklus II adalah hasil tes menulis pengalaman pribadi setelah siswa mengikuti pembelajaran melalui teknik pemodelan.
Pada siklus I, siswa yang antusias belajar menulis sebesar 37,04% dan meningkat pada siklus II sebesar 59,26%.
Jika dibandingkan dengan antusias belajar siswa pada prasiklus, siswa yang memperhatikan penjelasan guru pada siklus I sebesar 44,44% dan pada siklus II meningkat sebesar 66,67%.
Jika dibandingkan dengan prasiklus, siswa yang serius dalam mengikuti pembelajaran meningkat, pada siklus I sebesar 48,15% dan pada siklus II meningkat sebesar 62,96%.
Jika dibandingkan dengan keseriusan belajar siswa pada prasiklus, siswa yang aktif dalam mengikuti pembelajaran pada siklus I meningkat sebesar 62,96% dan pada siklus II meningkat sebesar 70,37%.
Jika dibandingkan dengan siswa yang aktif mengikuti pembelajaran pada prasiklus, respon siswa pada penjelasan guru pada siklus I meningkat sebesar 55,56% jika dibandingkan dengan respon siswa pada prasiklus.
Setelah penggunaan teknik pemodelan pada menulis pengalaman pribadi pada siklus I dan siklus II, siswa termotivasi selamaproses pembelajaran berlangsung siswa aktif mengerjakan tugas yang diberikan peneliti.
Related Results
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS XI KRB SMK NEGERI 1 REMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS XI KRB SMK NEGERI 1 REMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018
AbstrakKeterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu mendapat perhatian dalam pembelajaran di sekolah. Salah satu keterampilan menulis adalah menulis ...
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
Berdasarkan hasil analisis temuan data penelitian di atas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan pokok sebagai berikut:1. Cara mengembangkan pembelajaran menulis komunikatif MKW...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pengajaran menulis teks eksposisi melalui pendekatan berbasis teks (Genre Based A...
Kemampuan Menulis Cerita Di SD
Kemampuan Menulis Cerita Di SD
Abstrak : Kemampuan Menulis Cerita Di SD. Menulis merupakan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki oleh siswa Sekolah Dasar. Dengan memiliki kemampuan menulis, siswa dapat mengko...
Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Media Gambar
Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Media Gambar
Keterampilan menulis merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah. Kegiatan menulis menjadikan siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran ...
Pemahaman dan Habituasi untuk Membangun Kompetensi Menulis Praktis dan Ilmiah
Pemahaman dan Habituasi untuk Membangun Kompetensi Menulis Praktis dan Ilmiah
Keterampilan menulis membutuhkan kompetensi dan keterampilan berbahasa yang kompleks. Keterampilan menulis ini setidaknya membutuhkan keterampilan menyimak dan membaca. Karena memb...

