Javascript must be enabled to continue!
Disain Meja Ergonomis Mesin Poles untuk Perajin Perak di Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah
View through CrossRef
Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, merupakan sentra kerajinan perak yang mulai terkenal apalagi dengan adanya jalur Bypass bandara internasional Lombok. Produk unggulan yaitu: Bros, cincin, giwang, tusuk konde, suweng (sejenis giwang), liontin, gelang, dan bros-liontin. Perhiasan-perhiasan itu berbahan kombinasi kulit kerang mutiara yang dibentuk jadi oval, bundar, lonjong, segiempat, segitiga, dan setengah bundar kemudian di ikat / dibingkai dengan ornamen perak dikombinasi dengan mutiara sehingga menghasilkan produk kerajinan berkelas. Mitra PPM BOPTN dalam kegiatan yang diusulkan adalah JENs Creative,,, dengan pemilik Pak Jaelani,,,Permasalahan yang ditemui di tempat UKM di bidang produksi yaitu posisi kerja bagian pemolesan produk dilakukan dengan duduk bersila di lantai, sehingga kurang nyaman untuk kondisi kerja dalam waktu lebih dari 1 jam, Program PPM BOPTN ini telah berhasil memberi solusi kepada UKM atas ketidak nyamanan kerja saat pemolesan kerajinan perak dengan merancangkan dan mendesain meja poles yang bisa digunakan dengan nyaman oleh karyawan kerajinan perak sehingga tidak perlu duduk bersila lagi tetapi bisa duduk santai diatas kursi plastik berhadapan dengan mesin poles diatas meja poles yang dilengkapi dengan wadah penampung sisa-sisa perak yang lepas saat pemolesan sehingga perak yang mahal tersebut bisa digunakan kembali menjadi bahan baku baru untuk membuat produk kerajinan perak yang lain. itu perlu dicarikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu merancang mesin poles yang dibuat berdasarkan konsep ergonomi dengan menggunakan data anthropometri dari karyawan sehingga didapatlah ukuran Meja Mesin poles Kerajinan perak yang di rancang dengan konsep ergonomi ( dimensi : Tinggi meja 55 cm, tinggi Tutup atas meja 50 cm Panjang Meja 72 cm lebar meja 42 cm, sudah dilengkapi dengan grinda poles Kata kunci ; mesin poles, ergonomi, kerajinan perak
Universitas Mataram
Title: Disain Meja Ergonomis Mesin Poles untuk Perajin Perak di Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah
Description:
Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, merupakan sentra kerajinan perak yang mulai terkenal apalagi dengan adanya jalur Bypass bandara internasional Lombok.
Produk unggulan yaitu: Bros, cincin, giwang, tusuk konde, suweng (sejenis giwang), liontin, gelang, dan bros-liontin.
Perhiasan-perhiasan itu berbahan kombinasi kulit kerang mutiara yang dibentuk jadi oval, bundar, lonjong, segiempat, segitiga, dan setengah bundar kemudian di ikat / dibingkai dengan ornamen perak dikombinasi dengan mutiara sehingga menghasilkan produk kerajinan berkelas.
Mitra PPM BOPTN dalam kegiatan yang diusulkan adalah JENs Creative,,, dengan pemilik Pak Jaelani,,,Permasalahan yang ditemui di tempat UKM di bidang produksi yaitu posisi kerja bagian pemolesan produk dilakukan dengan duduk bersila di lantai, sehingga kurang nyaman untuk kondisi kerja dalam waktu lebih dari 1 jam, Program PPM BOPTN ini telah berhasil memberi solusi kepada UKM atas ketidak nyamanan kerja saat pemolesan kerajinan perak dengan merancangkan dan mendesain meja poles yang bisa digunakan dengan nyaman oleh karyawan kerajinan perak sehingga tidak perlu duduk bersila lagi tetapi bisa duduk santai diatas kursi plastik berhadapan dengan mesin poles diatas meja poles yang dilengkapi dengan wadah penampung sisa-sisa perak yang lepas saat pemolesan sehingga perak yang mahal tersebut bisa digunakan kembali menjadi bahan baku baru untuk membuat produk kerajinan perak yang lain.
itu perlu dicarikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu merancang mesin poles yang dibuat berdasarkan konsep ergonomi dengan menggunakan data anthropometri dari karyawan sehingga didapatlah ukuran Meja Mesin poles Kerajinan perak yang di rancang dengan konsep ergonomi ( dimensi : Tinggi meja 55 cm, tinggi Tutup atas meja 50 cm Panjang Meja 72 cm lebar meja 42 cm, sudah dilengkapi dengan grinda poles Kata kunci ; mesin poles, ergonomi, kerajinan perak.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
APLIKASI MESIN EXTRUDER KAWAT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS PERAJIN PERAK “DHIMAS SILVER” DESA UNGGA, KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH
APLIKASI MESIN EXTRUDER KAWAT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS PERAJIN PERAK “DHIMAS SILVER” DESA UNGGA, KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Mitra PBM-PKM dalam kegiatan ini adalah Dhimas Silver dengan pemilik Pak Sarinda Farid Risky. Lokasi mitra ada di Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah. Produk un...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
JARINGAN SOSIAL PERAJIN GERABAH DALAM MEMPERTAHANKAN USAHA di GAMPONG ME MATANG PANYANG ACEH UTARA
JARINGAN SOSIAL PERAJIN GERABAH DALAM MEMPERTAHANKAN USAHA di GAMPONG ME MATANG PANYANG ACEH UTARA
This study examines the Social Network of Pottery Craftsmen in Maintaining Their Business (Study in Gampong Me Matang Panyang, Tanah Pasir District, North Aceh Regency). This study...
Inovasi Desain Meja Setrika Menggunakan Metode Model Kano dan Quality Function Deployment (QFD)
Inovasi Desain Meja Setrika Menggunakan Metode Model Kano dan Quality Function Deployment (QFD)
Menyetrika merupakan aktivitas yang paling melelahkan dan paling berisiko diantara proses kerja rumah tangga lainnya. Hal ini menyebabkan pekerja merasakan nyeri pada pinggang dan ...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...

