Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Pemberian Kombinasi Rumput Alam, Lamtoro dan Daun Turi terhadap Konsumsi Ransum, PBBH dan Konversi Pakan pada Ternak Kambing Kacang Betina Lokal
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian kombinasi hijauan rumput alam, lamtoro dan daun turi terhadap pertubuhan ternak kambing kacang betina lokal, dimana ternak kambing yang digunakan adalah sebanyak 16 ekor yang berumur antara 6–9 bulan dengan kisaran berat badan awal antara ± 10–21 kg. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Adapun perlakuan yang diuji terdiri dari r0 (100% rumput alam), r1 (40% rumput alam, 30% Lamtoro, 30% daun turi), r2 (30% rumput alam, 35% Lamtoro, 35% daun turi), r3 (20% rumput alam, 40% Lamtoro, 40% daun turi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsumsi ransum rumput alam, lamtoro dan daun turi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai konsumsi ransum percobaan (r3 : 8021,83 g/ekor/minggu), pada variabel pertambahan bobot badan (r3 : 241,17 g/ekor/minggu) dan pada variabel konversi pakan (r3 : 7,33%). Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian 20% rumput alam, 40% lamtoro, 40% daun turi memberikan hasil terbaik terhadap semua variabel yang diuji cobakan. ©2016 dipublikasikan oleh JAS.
Title: Pengaruh Pemberian Kombinasi Rumput Alam, Lamtoro dan Daun Turi terhadap Konsumsi Ransum, PBBH dan Konversi Pakan pada Ternak Kambing Kacang Betina Lokal
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian kombinasi hijauan rumput alam, lamtoro dan daun turi terhadap pertubuhan ternak kambing kacang betina lokal, dimana ternak kambing yang digunakan adalah sebanyak 16 ekor yang berumur antara 6–9 bulan dengan kisaran berat badan awal antara ± 10–21 kg.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan.
Adapun perlakuan yang diuji terdiri dari r0 (100% rumput alam), r1 (40% rumput alam, 30% Lamtoro, 30% daun turi), r2 (30% rumput alam, 35% Lamtoro, 35% daun turi), r3 (20% rumput alam, 40% Lamtoro, 40% daun turi).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsumsi ransum rumput alam, lamtoro dan daun turi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai konsumsi ransum percobaan (r3 : 8021,83 g/ekor/minggu), pada variabel pertambahan bobot badan (r3 : 241,17 g/ekor/minggu) dan pada variabel konversi pakan (r3 : 7,33%).
Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian 20% rumput alam, 40% lamtoro, 40% daun turi memberikan hasil terbaik terhadap semua variabel yang diuji cobakan.
©2016 dipublikasikan oleh JAS.
Related Results
Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene
Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene
Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan pengusulan pembetukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan pada tahun 2016 untuk dapat mengo...
Penambahan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) pada Ransum Terhadap Performa Ayam Kampung Super
Penambahan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) pada Ransum Terhadap Performa Ayam Kampung Super
ABSTRAK
Pengaruh positif dari pemberian daun pepaya adalah ternak lebih sehat terutama ternak ayam kampung. Pemberian daun pepaya mulai dari fase starter dapat ...
Pengaruh Kombinasi Ekstrak Serat Buah Lontar dan Ekskreta Ayam terhadap Pemanfaatan Serat pada Ternak Kambing yang Mengkonsumsi Bothriochloa pertusa
Pengaruh Kombinasi Ekstrak Serat Buah Lontar dan Ekskreta Ayam terhadap Pemanfaatan Serat pada Ternak Kambing yang Mengkonsumsi Bothriochloa pertusa
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi ekstrak serat buah lontar dan ekskreta ayam terhadap pemanfaatan serat pada ternak kambing yang mengkonsumsi ru...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Penggunaan Tepung Limbah Roti Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam Broiler
Penggunaan Tepung Limbah Roti Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam Broiler
Limbah roti cukup potensial untuk digunakan dalam ransum broiler karena mengandung gross energi yang cukup tinggi (4217 Kkal/kg). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pe...
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MULTINUTRIEN BLOK TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR KAMBING KACANG
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MULTINUTRIEN BLOK TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR KAMBING KACANG
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan multinutrien blok terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar kambing Kacang. Penelitian menggunaka...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...

