Javascript must be enabled to continue!
NUMBER SENSE SISWA PADA MATERI EKSPONEN DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF-IMPULSIF
View through CrossRef
Number sense berperan penting dalam kehidupan sehari-hari yang dapat diperoleh dari pengalaman belajar sejak usia dini. Number sense merupakan kemampuan seseorang dalam memahami bilangan dan operasinya serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah secara fleksibel. Setiap individu memiliki number sense yang berbeda, salah satu penyebabnya adalah gaya kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan number sense siswa pada materi eksponen ditinjau berdasarkan gaya kognitif reflektif dan impulsif. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa bergaya kognitif reflektif dan satu siswa bergaya kognitif impulsif kelas X dengan peminatan Ilmu Pengetahuan Alam berjenis kelamin sama dan berkemampuan matematika setara. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Tes Gaya Kognitif (TGK), Tes Kemampuan Matematika (TKM), Tes Number Sense (TNS), dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, subjek reflektif dan impulsif mampu menjelaskan definisi eksponen akan tetapi subjek impulsif tidak mengetahui hubungan bentuk akar dengan eksponen. Kedua subjek mampu mengubah bentuk eksponen dengan nilai ekuivalen. Subjek reflektif mampu menggunakan sifat perkalian, pembagian, dan perpangkatan eksponen. Sedangkan subjek impulsif dapat menggunakan sifat perkalian dan perpangkatan eksponen meskipun membuat beberapa kesalahan. Subjek reflektif dan impulsif menggunakan metode perhitungan mental dan kertas. Subjek reflektif mampu memberi alternatif lain penyelesaian TNS, namun tidak dengan subjek impulsif. Subjek reflektif mengecek kembali jawabannya, sedangkan subjek impulsif tidak mengecek kembali padahal ia telah melakukan beberapa ketidaktelitian.
Kata Kunci: number sense, reflektif, impulsif, eksponen.
Title: NUMBER SENSE SISWA PADA MATERI EKSPONEN DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF-IMPULSIF
Description:
Number sense berperan penting dalam kehidupan sehari-hari yang dapat diperoleh dari pengalaman belajar sejak usia dini.
Number sense merupakan kemampuan seseorang dalam memahami bilangan dan operasinya serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah secara fleksibel.
Setiap individu memiliki number sense yang berbeda, salah satu penyebabnya adalah gaya kognitif.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan number sense siswa pada materi eksponen ditinjau berdasarkan gaya kognitif reflektif dan impulsif.
Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa bergaya kognitif reflektif dan satu siswa bergaya kognitif impulsif kelas X dengan peminatan Ilmu Pengetahuan Alam berjenis kelamin sama dan berkemampuan matematika setara.
Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Tes Gaya Kognitif (TGK), Tes Kemampuan Matematika (TKM), Tes Number Sense (TNS), dan pedoman wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian, subjek reflektif dan impulsif mampu menjelaskan definisi eksponen akan tetapi subjek impulsif tidak mengetahui hubungan bentuk akar dengan eksponen.
Kedua subjek mampu mengubah bentuk eksponen dengan nilai ekuivalen.
Subjek reflektif mampu menggunakan sifat perkalian, pembagian, dan perpangkatan eksponen.
Sedangkan subjek impulsif dapat menggunakan sifat perkalian dan perpangkatan eksponen meskipun membuat beberapa kesalahan.
Subjek reflektif dan impulsif menggunakan metode perhitungan mental dan kertas.
Subjek reflektif mampu memberi alternatif lain penyelesaian TNS, namun tidak dengan subjek impulsif.
Subjek reflektif mengecek kembali jawabannya, sedangkan subjek impulsif tidak mengecek kembali padahal ia telah melakukan beberapa ketidaktelitian.
Kata Kunci: number sense, reflektif, impulsif, eksponen.
Related Results
Analisis Berpikir Kritis Siswa Berdasarkan Gaya Kognitif dalam Menyelesaikan Masalah
Analisis Berpikir Kritis Siswa Berdasarkan Gaya Kognitif dalam Menyelesaikan Masalah
Kemampuan berpikir terutama berpikir kritis yang melibatkan kognitif seseorang sangat berpengaruh dalam menyelesaikan masalah pada abad 21. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki...
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL EKSPONEN
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL EKSPONEN
Salah satu materi matematika yang diajarkan di SMA ialah Eksponen. Materi eksponen penting dipelajari karena dibutuhkan sebagai prasyarat materi matematika lainnya, konsep dasar ma...
KEMAMPUAN LITERASI STATISTIS SISWA SMA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISTEMATIS DAN INTUITIF
KEMAMPUAN LITERASI STATISTIS SISWA SMA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISTEMATIS DAN INTUITIF
Kemampuan seseorang dalam memahami, menginterpretasi, mengevaluasi, dan mengomunikasikan data atau statistik disebut sebagai kemampuan literasi statistis yang dapat dipengaruhi ole...
Hambatan Berpikir Kritis Peserta Didik Dalam Memecahan Masalah Aritmatika Sosial Ditinjau Dari Gaya Kognitif
Hambatan Berpikir Kritis Peserta Didik Dalam Memecahan Masalah Aritmatika Sosial Ditinjau Dari Gaya Kognitif
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan berpikir kritis dalam memecahan masalah aritmatika sosial ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif. Metode penelitian y...
Pembelian Impulsif Melalui Online Shopping Pada Remaja Akhir Ditinjau Dari Kontrol Diri
Pembelian Impulsif Melalui Online Shopping Pada Remaja Akhir Ditinjau Dari Kontrol Diri
Pembelian impulsif merupakan salah satu perilaku konsumen yang mengarah ke arah yang negatif. Pembelian impulsif dapat terjadi akibat kontrol diri yang lemah. Penelitian ini bertuj...
Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Polya Ditinjau Dari Gaya Kognitif
Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Polya Ditinjau Dari Gaya Kognitif
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Empu Tantular Semarang. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil tes MFFT yang dikerja...
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
Kompetensi komunikasi siswa haruslah menjadi fokus utama guru karena termasuk dalam salah satu tujuan kurikulum 2013 dalam pembelajaran matematika. Komunikasi berperan penting dala...
Proses Koneksi Matematis Siswa Impulsif dan Reflektif dalam Menyelesaiakan Masalah Aljabar Berdasarkan Taksonomi SOLO
Proses Koneksi Matematis Siswa Impulsif dan Reflektif dalam Menyelesaiakan Masalah Aljabar Berdasarkan Taksonomi SOLO
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses koneksi matematis siswa yang memiliki gaya kognitif impulsive dan siswa reflektif dalam menyelesaikan masalah aljabar berd...

